LOGINAlya Pratama hanya membutuhkan uang untuk menyelamatkan rumah peninggalan ibunya ketika seorang miliarder menawarkan kontrak pernikahan selama satu tahun. Adrian Mahendra adalah pria dingin yang seharusnya menjadi orang asing baginya, tetapi setiap tatapan dan sentuhannya terasa terlalu familiar. Saat rahasia masa lalu mulai terbongkar, Alya menyadari bahwa Adrian bukan pertama kalinya menjadi suaminya—dan pria itu ternyata telah mencarinya selama tujuh tahun. Namun sebelum Alya mengetahui alasan sebenarnya di balik pernikahan mereka, seseorang dari masa lalu kembali untuk menghancurkan mereka sekali lagi.
View More“Dan dalam video itu…”Pria berseragam itu berhenti sejenak.“…terlihat jelas siapa yang sebenarnya berdiri di samping Alya saat Noah lahir.”Alya menahan napas.“Putar.”Rafael langsung menatapnya.“Alya, kamu yakin?”“Aku sudah terlalu lama tidak tahu apa pun tentang hidupku sendiri.”Alya mengulurkan tangannya.“Sekarang aku ingin melihat semuanya.”Pria itu menyerahkan ponselnya kepada Raka.Raka menghubungkannya ke layar kecil di dalam ruangan.Video mulai diputar.Gambar pertama terlihat buram.Sebuah lorong rumah sakit.Jam digital menunjukkan pukul 02.17.Seorang perempuan berlari melewati kamera.Kemudian kamera mengarah ke sebuah ruangan.Alya langsung mengenali pintunya.“Itu ruang bersalin.”Mira berdiri di sampingnya.“Iya.”Video berlanjut.Seorang dokter keluar dari ruangan.Di belakangnya terdengar tangisan bayi.Alya menutup mulut.Tangisan itu terdengar sangat jelas.Kemudian pintu terbuka.Seorang pria masuk.Wajahnya belum terlihat.Rafael tiba-tiba membeku.Alya m
“…tidak pernah mengalami kecelakaan.”Alya menatap pria berseragam itu dengan wajah pucat.“Apa maksud Anda?”Pria itu menutup dokumen di tangannya.“Seperti yang saya katakan. Tidak ada kecelakaan.”“Lalu kenapa saya kehilangan ingatan?”“Karena seseorang membuat Anda kehilangan ingatan.”Alya menoleh kepada ayahnya.Pria itu hanya diam.“Papa?”Tidak ada jawaban.Alya melangkah mendekatinya.“Kamu tahu?”“Aku tahu.”“Sejak kapan?”“Sejak malam itu.”“Dan kamu tetap membiarkan aku percaya bahwa semuanya karena kecelakaan?”Ayah Alya menundukkan kepala.“Aku tidak punya pilihan.”Alya tertawa kecil.“Semua orang selalu mengatakan itu.”Dia mengusap air matanya.“Tidak ada yang pernah punya pilihan. Tapi aku yang harus hidup dengan semua kebohongan kalian.”Rafael mendekat.“Alya, dengarkan aku.”Alya langsung mengangkat tangannya.“Jangan.”Rafael berhenti.“Aku belum selesai marah kepada kalian semua.”Noah memegang tangan Alya.“Mama…”Alya menatap anak itu dan langsung melembut.“T
“Akulah ayah Noah.”Alya merasa seluruh tubuhnya membeku.Dia menatap pria yang berdiri di ujung tangga itu tanpa berkedip.Wajahnya tidak asing.Justru terlalu familiar.Alya pernah melihat wajah itu dalam foto lama yang tersimpan di rumah keluarganya.Seseorang yang selama ini selalu disebut sudah meninggal.“Papa…”Satu kata itu keluar begitu saja dari bibir Alya.Pria itu berhenti.Matanya langsung tertuju kepada Alya.“Iya.”Alya mundur selangkah.“Tidak mungkin.”Mira menangis.“Dia seharusnya sudah meninggal.”Pria itu menatap Mira.“Victor membuat kalian semua percaya begitu.”Victor langsung mengangkat senjata.“Diam.”Rafael segera berdiri di depan Alya.“Jangan mendekat.”Pria itu tersenyum tipis.“Rafael.”Rafael menegang.“Kamu masih sama.”“Aku tidak akan membiarkanmu menyentuh Alya.”“Setelah semua yang kamu lakukan?”Rafael terdiam.Alya langsung menatapnya.“Apa maksudnya?”Rafael tidak menjawab.Pria itu justru berjalan turun satu anak tangga.“Rafael tahu semuanya.”
“Aku yang melahirkannya.”Alya tidak bergerak.Kalimat itu terasa seperti menghantam seluruh tubuhnya.“Tidak.”Perempuan itu menatap Alya.“Aku tahu kamu akan mengatakan itu.”“Siapa kamu?”Perempuan itu tersenyum tipis.“Namaku Selena.”Mira langsung maju.“Jangan percaya dia.”Selena menoleh.“Kamu masih sama seperti dulu, Mira.”“Diam.”“Kamu selalu berusaha melindungi Alya.”Mira mengepalkan tangan.“Karena aku tahu apa yang sebenarnya terjadi.”Victor melangkah mendekat.“Cukup.”Selena menatap Victor.“Bukankah sudah waktunya semuanya terbuka?”Victor tidak menjawab.Alya memandang mereka satu per satu.“Kenapa kalian semua mengenalnya?”Rafael menjawab pelan.“Karena Selena adalah bagian dari masa lalu keluarga kalian.”“Bagian apa?”Selena tersenyum.“Adikmu.”Alya terdiam.“Maksudmu?”“Dulu kamu punya tiga saudara.”Alya menatap Mira.“Mira bilang kami hanya punya satu saudara lagi.”Selena tertawa kecil.“Mira tidak pernah tahu aku masih hidup.”Mira langsung membantah.“Ak












Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.