“Adrian, buka pintunya.”Suara itu terdengar lagi.Jelas.Terlalu jelas.Alya menatap Adrian.Pria itu berdiri kaku di depan pintu besi, seolah seluruh tubuhnya kehilangan tenaga.“Daniel...” bisiknya.“Adrian.”Alya meraih lengannya.“Jangan buka.”Adrian tidak menjawab.Di luar, suara itu terdengar semakin keras.“Adrian! Aku tahu kau ada di dalam.”Raka mendekati pintu.“Kalau benar itu Daniel, kenapa dia tidak masuk?”“Karena pintunya dikunci dari luar,” jawab Adrian.“Justru itu.”Raka menatapnya serius.“Kalau dia yang mengunci kita, berarti dia tidak ingin kita keluar.”Alya merasakan jantungnya berdegup semakin cepat.Semuanya terasa seperti jebakan.Seseorang membawa mereka ke ruangan ini.Seseorang meninggalkan flash drive.Seseorang memutar rekaman.Dan sekarang seseorang menggunakan suara Daniel untuk membuat mereka panik.“Ini bukan Daniel,” kata Alya.Adrian menoleh.“Bagaimana kau bisa yakin?”“Karena orang yang benar-benar mengenal Daniel tidak akan memanggilmu dengan
Last Updated : 2026-09-18 Read more