“Gimana tadi, apa udah kamu tanyain ke Pak Arga?” tanya Bram saat dia bertemu istrinya setelah pulang kantor.“Belum, Mas,” jawab Kanaya ragu, takut sebentar lagi semburan suaminya akan keluar.“Belum? Kok belum sih? Trus kamu ngapain aja dari tadi di sana, hah?!” sembur Bram lengkap dengan wajah kesalnya.Kanaya sampai berjingkat karena kaget. Dia tidak menyangka kalau suaminya akan semarah ini, pada dirinya.Kanaya memegangi dengan kuat baju ganti suaminya yang baru dia ambil dari dalam lemari.“Aku ... aku tadi sibuk, Mas. Aku gak sempet,” jawab Kanaya yang kembali harus berbohong.“Sibuk? Emang sibuk apa kamu, hah?”“Ya kerja, Mas. Aku ... aku kan harus belajar lagi. Jadi tadi kerjaku agak lama.” Kanaya berusaha membuat alasan yang paling masuk akal.Bram menatap geram ke istrinya. Rasanya, mimpinya akan segera mendapat jawaban dari Arga, harus dia tahan dulu karena ketololan istrinya.Bram menatap tajam ke istrinya. “Makanya, jangan sok sombong mau kerja. Sekarang kerja beneran,
Última atualização : 2026-10-14 Ler mais