Ketegangan di ballroom perlahan mereda seiring musik kembali mengalun dan tamu-tamu mulai kembali ke obrolan masing-masing, meski beberapa masih sesekali melirik penasaran ke arah Sienna dan Damian.Julian berdiri sejenak mengamati keduanya, menyadari ada sesuatu yang berbeda dari cara Damian menatap Sienna—sebuah kekhawatiran tulus yang jauh dari sekadar menjaga reputasi keluarga."Sienna," Julian akhirnya membuka suara, senyum tipis terukir di bibirnya meski ada kesedihan samar yang tersembunyi di baliknya. "Karena kamu sudah bersama Damian. Aku permisi dulu, ada beberapa kolega yang harus aku temui."Sienna menoleh, menatap Julian dengan raut tidak enak hati. "Julian, terima kasih banyak sudah membantu tadi."Julian mengangguk, tersenyum tulus. "Jaga dirimu baik-baik, Sienna. Tapi jika kamu membutuhkanku, aku akan selalu datang untukmu."Julian melangkah pergi, membaur dengan kerumunan tamu lain, meski sebenarnya ada rasa tak rela. Namun, di situasi sekarang, Damian lebih berhak un
Last Updated : 2026-10-09 Read more