"Naomi, kamu tidak bercanda, kan?" Sienna memastikan dengan suara bergetar, memastikan pendengarannya tidak salah dengar."Aku serius, Sienna! Tempat ini penuh sekali sekarang," Suara Naomi terdengar panik dari seberang panggilan. "Kamu sebaiknya cepat ke sini!""Baik, aku segera ke sana sekarang!"Sienna mengakhiri sambungan telepon dengan napas memburu. Rasa kantuk yang tersisa di matanya sirna seketika. Tanpa membuang waktu, dia beranjak dari tepi ranjang, menyambar pakaian kasual secara acak, dan berganti baju serba tergesa-gesa. Bahkan untuk sekadar memoles wajahnya pun tak sempat, dia hanya mengikat rambutnya asal-asalan, menyambar tas, dan berlari keluar dari rumahnya menuju jalan raya untuk mencari taksi.Sepanjang perjalanan menuju panti asuhan, pikiran dipenuhi kepanikan luar biasa. Apa yang sebenarnya terjadi?Begitu taksi berhenti di depan gerbang panti, Sienna langsung turun dan melangkah cepat masuk ke dalam rumah.Langkahnya mendadak terhenti tepat di ambang pintu uta
Zuletzt aktualisiert : 2026-09-27 Mehr lesen