"Karena kau milikku."Kata-kata itu menggantung di udara, seperti gema yang tidak mau pergi. Evelyn menatap Dominic, matanya hijau yang tajam menelusuri wajah pria itu, mencari sesuatu, apa pun, yang bisa memberitahunya bahwa kata-kata itu berarti lebih dari sekadar klaim kepemilikan.Tapi yang ia temukan hanyalah dingin, Evelyn tau, seorang Dominic Harrington tidak mungkin mencintainya. Pria itu hanya ingin memanfaatkan keberadaannya untuk menghindari perjodohan."Aku milikmu, setidaknya sampai perjanjian diantara kita usai." ucap Evelyn.Dominic tidak berkata apa-apa. Ia hanya menatap Evelyn lama, lalu berbalik, melangkah menuju pintu restoran. "Ayo. Mobil sudah menunggu."Evelyn mengikutinya. Langkahnya cepat, tapi tidak terlalu dekat. Ia menjaga jarak, menjaga tembok yang selama ini ia bangun ketika Dominic mengatakan bahwa Evelyn ada di bawah perlindungannya.Di dalam mobil, keheningan terasa menyesakkan. Evelyn menatap keluar jendela, melihat lampu-lampu kota yang berkelebat. Ia
Last Updated : 2026-09-08 Read more