Catleiya menatap pantulan dirinya di jendela mobil sedan mewah yang membawanya membelah jalanan Jakarta. Wajah cantiknya dipoles riasan natural, kontras dengan gaun berpotongan elegan yang sengaja ia pilih untuk memberikan kesan wanita penurut. Padahal, di dalam dadanya, badai penolakan sedang berkecamuk. "Leiya, Papa mohon kali ini saja. Perusahaan Adhitama Group benar-benar berada di ambang kebangkrutan dua bulan lalu. Jika keluarga Wilson tidak menyuntikkan dana segar dan membeli sebagian saham kita, hari ini kita tidak akan punya apa-apa lagi," suara William Adhitama terdengar bergetar dari kursi depan, menyiratkan beban berat seorang kepala keluarga. Sara Adhitama, sang mama, menggenggam tangan Catleiya dari samping. "Mama tahu ini tidak adil untuk kamu, Sayang. Menikah di usia dua puluh lima dengan pria yang belum pernah kamu temui.... tapi Dayana adalah sahabat baik Mama. Dia menjamin putranya adalah pria yang bertanggung jawab." Catleiya menghela napas panjang. Jiwa ceri
Última actualización : 2026-09-13 Leer más