“Pak Jon, jangan di sini, nanti ketahuan, loh. Kalau ada yang lewat, gimana?”“Tenang, semua aman. Kalau ada yang sampai lihat, nggak akan berani lapor sama Puspa.”Suara berisik itu terdengar oleh Budi yang sedang berjalan menuju ruangan Bosnya. Hari sudah malam dan suasana sepi hingga suara yang lirih itu tedengar di telinga Budi. “Heh, itu suara siapa? Kok, kayak kenal?”Lampu ruangan memang menyala, tadinya Budi kira itu karena memang pak Jono memanggilnya untuk bicara empat mata untuk membahas tentang surat kematian dan asuransi kakek Bono yang baru saja meninggal.Budi mendekat, mencondongkan telinga sebelah kirinya ke arah pintu untuk memastikan suara itu. Suaranya semakin lama semakin keras, dan desahan si wanita semakin terdengar sedang keenakan di dalam sana.“Aah! Pak! Tadi, bukannya Bapak panggil Mas Bud? Nanti dia ke sini, terus—”“Udah, nggak papa. Dia itu lagi sedih kehilangan kakek Bono yang sudah akrab sama dia. Pasti masih nangis di rumah itu, atau langkahnya berat
Última actualización : 2026-09-24 Leer más