Sarah tengah duduk bersantai di sofa apartemennya ketika ponselnya bergetar. Ia kemudian mengambil ponsel yang tergeletak di atas meja, di mana terlihat sebuah nomor tidak dikenal muncul pada layar. Sarah mengangkatnya.“Turunlah. Aku di bawah apartemenmu. Ayo kita kencan.” Sarah langsung bangkit dari sofa. “Adrian?!” "Kamu ada di depan apartemenku?” Sarah berjalan mendekati jendela dan melihat ke bawah. Namun, ia tidak melihat Adrian di mana pun. “Jangan bercanda, deh,” katanya sedikit ketus. “Ya sudah, aku saja yang naik.” “Jangan!” Sarah spontan melarang. Ia menghela napas sebelum melanjutkan, “Enggak usah. Biar aku yang turun. Tunggu di sana.” Sarah langsung memutuskan panggilan. Ia berdiri sambil menatap ponselnya dengan kesal. Orang ini sebenarnya maunya apa, sih? Sarah mondar-mandir sebentar. Ia benar-benar tidak habis pikir kenapa Adrian bisa tiba-tiba muncul tanpa memberi kabar terlebih dahulu. Namun, karena tidak ingin membuatnya menunggu terlalu lama, Sarah akhirnya
Terakhir Diperbarui : 2026-10-06 Baca selengkapnya