“Sejak kapan kau berselingkuh dengan Bu Citra?”Ratih menopang dagunya, seraya menunggu jawaban dari Danang yang diam mematung, tidak menyangkal. Tak lama, Ratih pun mengeluarkan ponsel kedua milik Danang. Danang terbelalak ketika Ratih menggenggam ponsel yang selama ini ia sembunyikan dari Ibu.Ratih tersenyum mengejek,“Terima kasih ya, Pak, transferannya.”“Aku kangen, Pak. Bapak tidak bisa menginap hari ini?”“Bagaimana kalau Bu Ratih tahu?” Ratih membacakan beberapa pesan teks yang Citra kirim ke Danang. Pesan teks mesra yang bahkan tidak pernah Danang lakukan ke Ratih. Terlihat air muka Danang menegang, seraya berusaha mencari jawaban yang tepat untuk menjawab pertanyaan Ratih. Plung. Tanpa berpikir panjang, Ratih pun melempar ponsel tersebut ke kuah opor ayam yang berlemak. Mengotori kemeja rapi warna abu muda yang Danang kenakan malam itu.“Kau terlalu membesar-besarkan masalah,” tukas Danang sembari memicingkan matanya. “Ingat umur. Kau sudah tidak pantas lagi bertingkah se
Last Updated : 2026-10-09 Read more