"Kamu masih tanya kenapa harus kamu? Seriusan kamu tanya begini, Ras?" cecar Fahri dengan mulut penuh makanan. "Ya iyalah, Mas. Aku serius!" tutur Laras sembari menatap lurus ke arah sang suami. "Kan Ibu juga bisa masak urap. Terus ada Rika yang bisa bantuin Ibu. Tapi kenapa harus repot-repot ke sini dan suruh aku masak? Kan malah jadi buang waktu." "Lagian, masak apa tadi, urap?" tanya Laras. "Bahan-bahannya emang udah ada? Kok, Ibu pake nyuruh aku segala." "Ya kamu beli di pasar kaget, lah! Pake duit belanja harian!" jawab Fahri santai. "Kelapa parut, sayur-sayuran, sama bumbu dapur kan murah. Jangan bikin malu aku di depan Ibu. Kayak seolah aku nggak pernah kasih kamu duit." "Duit belanja dari kamu hari ini kan cuma tiga puluh ribu, sama seperti hari biasanya," ujar Laras pelan. "Itu ya cuma cukup buat makan kita nanti malam, Mas. Kalo sama buat bikin urap, ya jelas nggak cukup, lah!" Fahri meletakkan sendoknya hingga berdentang keras di atas piring. "Laras! Kamu bisa ngga
Last Updated : 2026-10-22 Read more