William baru saja akan membuka mulutnya untuk mengatakan sesuatu, namun Zoya lebih dulu bersuara, "Nora, jangan marah sama William. Tante Clara lah yang mengundang kami makan malam bersama hari ini." Wanita berambut pendek itu tersenyum ceria, Nora bisa melihat bahwa Zoya sangat menikmati ekspresinya yang berubah murung. Saat itu, ibu mertuanya, Clara Marchetti, ikut menatap Nora. Tatapannya tampak dingin dan tidak sabar. Padahal, Clara dulu sangat baik dan hangat kepadanya. Entah kenapa, selama setahun belakangan, sikap ibu mertuanya sedikit berubah. Sekarang, setelah melihat Zoya yang tampak begitu akrab dengannya, Nora seketika paham dengan perubahan ibu mertuanya. Tanpa sadar, sudut bibir Nora terangkat sedikit, menyunggingkan senyuman tipis penuh sindiran. "Nora, duduklah. Jangan menatapku dan Zoya seperti musuh. Yang lalu biarlah berlalu, kenapa kamu tidak bisa melepaskan masa lalu?" "Tante Clara benar. Dan lagi, biar ku ulangi, kalau nggak ada kejadian hari itu,
Última actualización : 2026-10-29 Leer más