Di antara segala lelah dan sesak selama menjadi tunangan Jarvis, acara-acara publik seperti inilah yang dulu menghibur Kaia ketika ia masih bodoh akan cinta.Di hadapan orang lain, Jarvis akan bersikap manis dan penuh cinta.Kaia tak bisa memungkiri kehangatan yang menjalar di dadanya, juga geliat kecil di perutnya setiap kali Jarvis merangkulnya mesra atau melontarkan pujian dengan lihai, seolah-olah Kaia adalah perempuan yang paling ia gilai.Dulu, ia selalu berharap sikap itu bukan sekadar sandiwara. Bahwa suatu hari nanti, Jarvis akan memperlakukannya dengan cara yang sama bahkan ketika tidak ada siapa pun yang menyaksikan.Namun, setelah percakapan sebelum-sebelumnya, Kaia semakin sulit mempercayai harapan itu.Pria itu terang-terangan tidak ingin mengakhiri pertunangan mereka, meski tahu dirinya sendiri tidak menginginkan Kaia.Dan malam ini, pria itu terang-terangan membawa Mika ke acara keluarga mereka.“Selama acara, tetap sama saya. Jangan ke mana-mana.”Kaia menoleh, menung
Última actualización : 2026-10-28 Leer más