Apa Format Penulisan Gelar Dokter Yang Benar Sesuai Aturan?

2026-05-23 21:19:01
139
Partager
Quiz sur ton caractère ABO
Fais ce test rapide pour savoir si tu es Alpha, Bêta ou Oméga.
Odorat
Personnalité
Mode d’amour idéal
Désir secret
Ton côté obscur
Commencer le test

2 Réponses

Lucas
Lucas
Pemberi Saran Wartawan
Baru kemarin aku diskusi sama temen yang baru lulus kedokteran tentang penulisan gelar ini. Menurut dia, yang bener itu 'dr.' ditulis kecil semua plus titik, bukan 'Dr' apalagi 'DR'. Bedakan sama gelar doktor ya, yang pakai 'Dr.' (kapital awal). Ini penting biar nggak misleading, soalnya beda banget tanggung jawabnya antara dokter umum sama doktor akademik. Aku juga baru tahu ternyata nggak boleh tulis gelar dokter sebelum nama di paspor, itu aturan internasional.
2026-05-27 00:35:17
8
Piper
Piper
Pembaca Insinyur
Gelar dokter itu sebenarnya punya aturan baku yang sering banget dilupakan orang. Di Indonesia, gelar 'dr.' (dokter) itu khusus untuk lulusan pendidikan profesi dokter, bukan sarjana kedokteran. Jadi kalau lihat nama seseorang dan ada tulisan 'dr. Budi', itu artinya dia sudah menyelesaikan koas dan berhak praktik. Tapi kadang masih ada yang salah kaprah nyebut sarjana kedokteran pakai gelar 'dr.', padahal seharusnya 'S.Ked' dulu sebelum lanjut profesi.

Nah, penulisannya juga harus pakai titik setelah 'dr' karena itu singkatan. Kalau di luar negeri beda lagi sistemnya, kayak di AS yang pakai 'MD' (Medical Doctor) atau di Jerman pakai 'Dr. med.' yang setara PhD. Lucunya, di acara-acara formal sering banget salah tulis, ada yang nulis 'DR' kapital semua atau malah lupa titik. Padahal ini basic banget buat dunia medis. Aku sendiri sering notice hal-hal kayak gini karena punya banyak teman di bidang kesehatan.
2026-05-27 02:24:20
11
Toutes les réponses
Scanner le code pour télécharger l'application

Livres associés

Autres questions liées

Apakah penulisan gelar dokter menggunakan Dr. atau dr.?

3 Réponses2026-05-20 10:16:37
Beberapa waktu lalu sempat ada diskusi seru di grup komunitas penulis tentang penulisan gelar dokter ini. Ternyata aturannya cukup spesifik! Untuk gelar dokter dalam konteks akademik (S3) kita pakai 'Dr.' dengan huruf D kapital dan titik di belakangnya. Misalnya Dr. Budi Santoso yang sudah menyelesaikan doktor. Sedangkan untuk dokter praktik medis, penulisannya 'dr.' dengan huruf d kecil plus titik, contoh dr. Anita Wijaya. Lucunya, banyak orang—termasuk aku dulu—sering tertukar karena mengira keduanya sama. Padahal perbedaannya signifikan lho. Doktor (Dr.) lebih ke bidang akademik, sementara dokter (dr.) itu profesional kesehatan. Aku pernah baca novel 'Antologi Rasa' karya Ika Natassa yang salah kaprah dalam penulisan gelar ini, dan langsung dikomentari pedas oleh netizen yang paham konvensi penulisan. Sejak itu aku selalu cek lagi kalau mau nulis gelar dokter di artikel atau postingan forum.

Bagaimana aturan penulisan gelar ganda di nama seseorang?

3 Réponses2026-05-20 19:15:54
Baru kemarin aku ngobrol sama temen yang kerja di HRD, dan dia cerita soal aturan penulisan gelar ganda ini. Ternyata nggak bisa asal tumpuk aja, ada urutannya! Gelar akademik ditulis duluan sesuai jenjang pendidikan, dari diploma, sarjana, magister, sampai doktor. Misal: Dr. (Doktor) John Doe, S.T., M.M. Kalau ada gelar profesi kayak dokter atau insinyur, itu ditulis setelah gelar akademik. Yang lucu, dia bilang pernah ada CV yang gelarnya ditulis kayak pohon natal - S.E., S.Kom., M.M., Dr., sampai nggak muat di kertas! Oh iya, tanda baca juga penting. Titik setelah singkatan gelar wajib, tapi koma cuma dipake buat misahin gelar yang setara. Terus yang bikin pusing itu kalau ada gelar dari luar negeri, kadang harus disesuain sama aturan Indonesia. Pokoknya ribet sih, tapi penting biar terlihat profesional.

Apakah cara menulis gelar dokter dengan tanda titik?

4 Réponses2026-05-24 10:48:41
Ada hal-hal kecil dalam kehidupan sehari-hari yang sering bikin penasaran, seperti cara penulisan gelar dokter. Ternyata, aturan penulisannya cukup sederhana: gelar 'dr.' ditulis dengan tanda titik di belakangnya karena itu singkatan dari 'dokter'. Ini beda dengan gelar doctoral seperti 'Dr.' (Doctor of Philosophy) yang titiknya setelah huruf 'r' juga. Awalnya aku sering keliru karena mengira penulisannya sama. Tapi setelah ngecek beberapa sumber resmi, termasuk pedoman penulisan gelar dari kampus ternama, baru paham kalau untuk dokter umum atau dokter spesialis di Indonesia, formatnya memang 'dr.'. Jadi ingat-ingat aja, titik cuma ada di belakang 'dr'-nya, bukan di tengah atau di akhir nama. Kalau lihat di resep atau nama dokter di rumah sakit, biasanya sudah sesuai aturan ini.

Bagaimana cara penulisan gelar yang benar di Indonesia?

3 Réponses2026-05-20 03:49:44
Ngomongin soal gelar akademik di Indonesia, rasanya ada aturan tidak tertulis yang sering bikin bingung. Misalnya, waktu lihat undangan resmi atau nama dosen di kampus, kadang ada yang pakai titik, ada yang enggak. Dari pengamatan aku, gelar sarjana seperti S.E. (Sarjana Ekonomi) atau S.H. (Sarjana Hukum) biasanya pakai titik, sementara untuk magister seperti M.Pd. (Magister Pendidikan) juga sama. Tapi anehnya, gelar dokter spesialis malah sering tanpa titik, contohnya Sp.PD untuk spesialis penyakit dalam. Yang lucu, beberapa orang justru kreatif bikin format sendiri. Ada yang nulis 'S.E, M.M'—ini jelas salah karena koma gak dipakai untuk memisahkan gelar. Menurut Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia, seharusnya titik sebagai tanda singkatan dan koma hanya untuk memisahkan nama dengan gelar. Contoh penulisan benar: Dr. Andi Wijaya, S.E., M.M. Kalau mau praktis, cek aturan kampus atau institusi terkait karena kadang mereka punya standar sendiri.

Di mana letak kesalahan umum dalam penulisan gelar akademik?

3 Réponses2026-05-20 02:00:41
Mengamati kebiasaan penulisan gelar akademik di berbagai dokumen, sering kali ditemui kesalahan yang sebenarnya bisa dihindari dengan pemahaman dasar. Salah satu yang paling umum adalah penempatan gelar di belakang nama tanpa koma, misalnya 'John Doe S.H.' alih-alih 'John Doe, S.H.' Ini terkesan sepele, tapi sebenarnya cukup penting untuk menunjukkan pemisah yang jelas antara nama dan gelar. Kesalahan lain yang kerap terjadi adalah penggunaan singkatan yang tidak standar. Misalnya, menulis 'S.Kom' untuk Sarjana Komputer, padahal seharusnya 'S.Kom.' dengan titik di akhir. Atau menambahkan gelar ganda dengan format tidak konsisten seperti 'S.E., MM' yang seharusnya diseragamkan penulisannya. Detail-detail kecil ini sering diabaikan karena dianggap tidak substansial, padahal memengaruhi kesan profesionalisme dokumen.

Aturan penulisan SAG dalam format naskah standar?

2 Réponses2026-05-18 11:28:28
Menulis naskah SAG itu seperti menyusun puzzle dengan aturan main yang ketat tapi juga memberi ruang kreativitas. Format standarnya biasanya dimulai dengan judul di tengah halaman, diikuti oleh nama penulis di bawahnya. Setiap adegan harus diawali dengan slugline yang mencakup INT./EXT., lokasi, dan waktu. Nama karakter ditulis kapital saat pertama muncul, lalu dialognya ditempatkan di bawah dengan margin tertentu. Yang sering bikin bingung adalah aturan spesifik seperti font Courier New ukuran 12, margin 1 inch, dan spasi ganda. Tapi justru disiplin ini yang bikin naskah terlihat profesional. Satu tips dari pengalaman pribadi: software seperti Final Draft atau Celtx bisa bantu otomatisasi formatting, tapi memahami dasarnya tetap penting. Terakhir, jangan lupa nomor halaman di kanan atas—detail kecil yang sering terlupa!

Bagaimana cara menulis gelar sarjana yang benar?

4 Réponses2026-05-24 22:45:29
Ada sesuatu yang selalu bikin aku penasaran sejak lulus kuliah: kenapa sih penulisan gelar sarjana bisa bikin orang bingung? Ternyata, aturannya cukup sederhana. Gelar Sarjana Humaniora ditulis 'S.Hum.', Sarjana Komputer 'S.Kom.', dan seterusnya. Singkatannya selalu diawali huruf besar, titik di setiap huruf, dan tanpa spasi. Yang sering salah itu penulisan gelar ganda. Misalnya, kalau seseorang punya dua gelar sarjana, cukup tulis 'S.Hum., S.Kom.' dengan koma sebagai pemisah. Oh iya, jangan lupa gelar diletakkan setelah nama, bukan sebelum nama seperti gelar dokter. Dulu aku sempat salah tulis CV karena kebiasaan lihat orang pake gelar di depan nama!

Apa format penulisan footnote dari buku sesuai standar?

3 Réponses2026-03-24 03:17:35
Ada beberapa gaya penulisan footnote untuk buku yang umum digunakan, tergantung pada pedoman gaya yang diikuti. Salah satu yang paling populer adalah gaya Chicago Manual of Style (CMS). Dalam CMS, footnote biasanya mencantumkan nama pengarang, judul buku (dalam huruf miring atau garis bawah), tempat publikasi, penerbit, tahun terbit, dan nomor halaman. Contohnya: John Doe, 'Judul Buku' (Jakarta: Penerbit ABC, 2023), 45. Format ini sangat detail dan memastikan pembaca bisa melacak sumber dengan mudah. Selain CMS, ada juga MLA (Modern Language Association) dan APA (American Psychological Association). MLA lebih sering digunakan di bidang humaniora, sementara APA lebih umum di ilmu sosial. Perbedaan utama terletak pada urutan informasi dan penggunaan tanda baca. Misalnya, MLA menempatkan tahun terbit di akhir, sedangkan APA meletakkannya setelah nama pengarang. Pemilihan format seringkali bergantung pada disiplin ilmu atau preferensi penerbit.

Penulisan gelar sarjana dan magister apa saja yang sering salah?

3 Réponses2026-05-20 11:30:10
Ada beberapa kesalahan umum dalam penulisan gelar sarjana dan magister yang sering bikin geleng-geleng kepala. Misalnya, gelar 'Sarjana Ekonomi' yang seharusnya ditulis 'S.E.' justru banyak yang menulis 'SE' tanpa titik. Nah, ini salah karena singkatan gelar itu selalu pakai titik di antara hurufnya. Contoh lain adalah gelar 'Magister Manajemen' yang seharusnya 'M.M.' tapi sering ditulis 'MM' atau bahkan 'M.M' cuma titik satu. Lucunya, ada juga yang nulis 'S.Kom' untuk Sarjana Komputer—padahal seharusnya 'S.Kom.' dengan titik di akhir. Kesalahan-kesalahan kayak gini sering muncul di CV, dokumen resmi, bahkan di media sosial. Padahal, detail kecil seperti ini bisa pengaruh ke profesionalisme seseorang.

Bagaimana cara menulis gelar sarjana yang benar di Indonesia?

1 Réponses2026-05-23 03:14:15
Menulis gelar sarjana di Indonesia memang punya aturan tertentu yang kadang bikin bingung, terutama buat yang baru lulus atau belum terbiasa. Secara umum, format penulisan gelar mengikuti pedoman dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, tapi praktiknya sering ditemukan variasi tergantung kebutuhan formal atau informal. Nggak perlu ribet, yang penting paham dasar-dasarnya dulu. Gelar sarjana (S1) biasanya ditulis di belakang nama dengan singkatan spesifik sesuai bidang studi. Contohnya, 'S.Pd.' untuk Sarjana Pendidikan, 'S.E.' untuk Sarjana Ekonomi, atau 'S.Kom.' untuk Sarjana Komputer. Penulisan yang benar itu pakai titik setelah setiap huruf singkatan, dan nggak ada spasi antar huruf. Jadi, 'S.Pd.' betul, sementara 'S. Pd.' atau 'SPd' itu kurang tepat. Kalau gelar ditulis di depan nama (misalnya dalam surat resmi), formatnya jadi 'Sarjana Pendidikan' tanpa singkatan, seperti 'Sarjana Pendidikan Andi Wijaya'. Yang sering jadi pertanyaan adalah penulisan gelar ganda atau kombinasi dengan profesi. Misalnya, seseorang lulusan S1 Akuntansi dan S1 Hukum bisa menulis 'S.E., S.H.' setelah namanya. Urutannya biasanya disesuaikan dengan tingkat relevansi atau preferensi pribadi. Untuk gelar dari luar negeri, penulisannya mengikuti standar negara asal tapi sering disesuaikan dengan format Indonesia dalam dokumen resmi. Contoh, 'B.A.' (Bachelor of Arts) kadang ditulis sebagai 'S.Hum.' (Sarjana Humaniora) agar lebih familiar. Ejaan nama sendiri juga perlu diperhatikan. Gelar ditulis persis setelah nama lengkap tanpa diselipki kata apapun. Contoh penulisan salah: 'Andi Wijaya, S.Pd.' (koma sebelum gelar) atau 'Andi Wijaya gelar S.Pd.'. Format benar: 'Andi Wijaya S.Pd.'. Kalau ada gelar akademik dan profesi (seperti dokter atau insinyur), gelar akademik ditulis setelah gelar profesi: 'dr. Andi Wijaya S.Pd.' untuk dokter yang juga sarjana pendidikan. Di dunia digital atau media sosial, penulisan gelar sering lebih fleksibel. Banyak yang memilih hanya mencantumkan gelar utama atau bahkan menghilangkannya sama sekali tergantung konteks. Tapi untuk dokumen resmi seperti CV, surat lamaran kerja, atau publikasi akademik, konsistensi format itu penting. Sering-sering cek contoh di situs kampus atau lembaga resmi biar nggak keliru.
Découvrez et lisez de bons romans gratuitement
Accédez gratuitement à un grand nombre de bons romans sur GoodNovel. Téléchargez les livres que vous aimez et lisez où et quand vous voulez.
Lisez des livres gratuitement sur l'APP
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status