Baru beberapa hari lalu aku nemuin kabar seru di Twitter tentang Damar Ardiansyah! Ternyata di 2024 ini dia lagi sibuk banget ngembangin proyek animasi indie bertajuk 'Lara'. Dari cuplikan konsep yang sempat dibocorin, animasinya kental banget nuansa folklore Jawa tapi dikemas dengan visual yang modern. Katanya sih bakal tayang di platform streaming lokal, tapi entah kapan tepatnya. Yang bikin penasaran, katanya bakal ada kolaborasi sama musisi ternama buat soundtracknya!
Aku personally udah nggak sabar nunggu ini, apalagi setelah lihat beberapa karya Damar sebelumnya yang selalu ngangkat budaya lokal dengan cara yang segar. Kayaknya bakal jadi salah satu konten animasi Indonesia yang patut ditunggu tahun ini.
Di grup diskusi filmmaker muda, sempet ramai bahas bahwa Damar lagi ngumpulin tim buat workshop keliling se-Jawa bareng komunitas lokal. Projek non-film ini katanya fokus pada mentorship buat filmmaker pemula dengan pendekatan yang lebih praktikal. Uniknya, workshopnya nggak cuma ngajarin teknik tapi juga ngangkat isu preservasi cerita rakyat melalui medium visual. Keren sih menurutku, jarang-jarang ada yang mau bagi ilmu langsung ke akar rumput gini.
Ada temen yang kerja di production house cerita kalau Damar ternyata juga jadi creative consultant untuk serial web baru adaptasi novel 'Pulang'. Meskipun nggak full terjun sebagai sutradara, katanya dia sangat involved dalam proses visual storytelling-nya. Serial ini kabarnya bakal tayang pertengahan tahun dan sudah mulai shooting di beberapa lokasi di Jawa Timur. Yang menarik, katanya Damar insist untuk mempertahankan nuansa sastra asli novelnya sambil bikin adaptasinya lebih 'cinematic'. Jadi penasaran gimana hasil kolaborasinya nanti!
Dari obrolan di komunitas pecinta film pendek, ada yang bilang Damar lagi garap dokumenter eksperimental tentang kehidupan urban di Jakarta. Katanya bakal pakai teknik cinematografi yang nggak biasa, campuran antara footage mentah dan animasi frame by frame. Beberapa kru yang terlibat sempat bilang kalau proyek ini lebih personal buat Damar, mungkin karena dia pengen eksplor sisi lain dari gaya berceritanya. Yang jelas, apapun output akhirnya, pasti menarik buat ditonton!
2026-07-22 11:45:40
3
Leer todas las respuestas
Escanea el código para descargar la App
Related Books
Kembalinya Hasrat Sang CEO
Planet Zamzan
0
1.5K
Damar kembali hidup setelah mengalami kecelakaan. Menjadi seorang penguasaha sukses bernama Arman Wijaya. Namun, di balik meja eksekutif, ia menemukan korupsi, pengkhianatan, dan permainan kekuasaan yang lebih berbahaya dari yang ia bayangkan. Di tengah itu, Rachel hadir, sekretaris cerdas dengan masa lalu yang penuh rahasia. Saat keduanya semakin dekat, cinta dan ambisi bertabrakan.
Sementara Wilona, istri Arman, tak tinggal diam melihat suaminya jatuh ke pelukan wanita lain. Dengan konspirasi yang mengancam dari segala sisi, Damar harus memilih antara mempertahankan perusahaan dan keluarganya? Atau mengikuti hatinya yang mulai goyah?
Dinara Jeandra tak pernah mengharapkan kisah romansa manis untuk hidupnya karena dia tak percaya lagi pada cinta. Dia tak memerlukan kisah muluk- muluk picisan untuk memenuhi harinya karena satu- satunya yang Dinara kejar sekarang adalah kestabilan hidup.
Namun siapa sangka tetangga baru Dinara adalah mantan 'mas crush' yang sempat meninggalkan kesan pahit di masa SMA-nya? Bertemu lagi dengan Sandi Arsena adalah sebuah kesialan baginya karena menggoyahkan banyak rencana hidup sempurna yang telah disusun sebelumnya.
Bagi Sandi Arsena yang suka misteri, Dinara terlalu misterius. Dia penuh kejutan yang mendebarkan sekaligus menyenangkan. Dia seolah berjalan pelan untuk membuka kotak pandora. Dengan sekelumit sisa kisah masa lalu yang rumit, dapatkah keduanya berdamai dan menyelesaikan kisah lama mereka?
Raden Damar Soemitro, duda beranak satu, dipaksa orangtuanya menikah kembali. Dia bahkan dijodohkan dengan adik mendiang istrinya. Frustrasi, ia menawarkan kerjasama pura-pura pacaran pada mahasiswinya, Kinanti, yang kebetulan ingin pamer pada mantannya. Meski awalnya kaget, Kinanti setuju dengan kontrak enam bulan itu.
Lantas, bagaimana kisah keduanya? Telebih, cinta perlahan tumbuh di tengah masa kontrak tanpa mereka sadari....
Ambisi membalaskan dendam kematian kedua orang tuanya membuat Danuranda melewati perjalanan panjang. Hingga mempertemukan dia dengan teman, sahabat, cinta dan penghianatan.Bergabungnya Danuranda dengan pasukan Kerajaan Banten adalah awal dari perjalanan Danuranda dalam mengarungi Dunia Persilatan Nusantara.Semua hanya fiktif belaka, khayalan seorang pujangga yang selalu di sakiti ...
"Jika pihak kedua memutuskan kontrak secara sepihak maka harus mengganti denda sebesar 2M."
Zira terpaksa menjalani kontrak kerja sama dengan Aidan, mantan kekasih sekaligus sutradara kenamaan yang kini menjadi sorotan dunia, karena adiknya yang baik hati membangun rumah untuk orang lain menggunakan semua uangnya.
Seiring berjalannya waktu, perasaan lama yang terpendam mulai bersemi kembali. Namun, di tengah sorotan kamera, gosip tak berujung, dan gemerlap dunia hiburan, mampukah mereka menemukan jalan untuk bertahan? Ataukah kisah cinta ini akan hancur sebelum sempat dimulai kembali?
Dunia persilatan selalu penuh dengan dendam. Bahkan meski tinggal jiwanya saja, beberapa pendekar tetap memiliki api dendam membara. Itulah yang dialami pendekar tua bernama Wangun Genta Pati. Dia harus menemukan tubuh untuk dijadikan tempat reinkarnasi.Seorang bayi tidak beruntung dilahirkan dari rahim perempuan tua sekarat. Namanya Wangsa, seorang pemuda dengan hati dan jiwa yang bersih.Namun sayang, tubuhnya terpilih jadi wadah balas dendam Wangun Genta Pati. Perseteruan dua jiwa satu tubuh semakin keruh dan dari sinilah petualangan Wangsa dimulai. Apa Arya berhasil meredam dendam Wangun Genta Pati, atau malah ikut terbakar api balas dendam yang membara?Cover : pinterest
Baru-baru ini, I Gede Ary Suta ramai dibicarakan karena keterlibatannya dalam proyek film indie berjudul 'Kala'. Film ini mengangkat tema mistis dengan latar budaya Bali, dan Ary dikabarkan tidak hanya menjadi sutradara tetapi juga menulis naskahnya sendiri. Kabarnya, dia menghabiskan waktu hampir dua tahun untuk riset mendalam tentang mitologi lokal sebelum memulai produksi. Yang menarik, film ini menggunakan banyak aktor pemula asli Bali untuk menjaga autentisitas. Dari beberapa cuplikan yang beredar, visualnya sangat cinematik dengan nuansa warna earthy yang konsisten. Proyek ini disebut-sebut sebagai upayanya untuk membawa cerita rakyat Indonesia ke kancah internasional tanpa kehilangan esensi lokal.
Selain 'Kala', Ary juga sedang menggarap serial dokumenter tentang seni ukir tradisional Bali untuk platform streaming global. Dia mengaku terinspirasi setelah melihat minat dunia terhadap 'The Sympathizer' yang memadukan budaya Vietnam dengan cerita universal. Proyek ini dikerjakan paralel dengan filmnya, melibatkan antropolog dan seniman senior sebagai konsultan. Kedua karya ini menunjukkan kecenderungannya untuk menggali identitas budaya melalui medium visual, sekaligus membuktikan bahwa konten lokal bisa memiliki daya tarik global jika dikemas dengan kreativitas tinggi.
Ada sesuatu yang bikin penasaran dari sosok Aris Faris belakangan ini. Tahun 2023 ini, dia lagi serius banget ngembangin podcast 'Sama-Sama' bareng suara-suara inspiratif dari berbagai latar belakang. Yang keren, formatnya nggak cuma ngobrol doang — ada segmen eksperimen sosialnya juga, kayak episode 'Jualan Es Teh di Kereta' yang viral itu.
Selain itu, di Instagramnya sering banget muncul konten kolaborasi kreatif sama musisi indie atau seniman jalanan. Kayaknya dia lagi fase eksplorasi konten yang lebih humanis dan deket sama kehidupan sehari-hari. Justru karena nggak terlalu over-produced, malah ada charm-nya sendiri.
Tahun ini Dita Karang benar-benar membuat gebrakan dengan proyek kolaborasinya bersama musisi indie ternama. Mereka sedang menggarap album mini bertema 'urban melancholy' yang menggabungkan elemen pop elektronik dengan lirik-lirik personal tentang kehidupan kota. Beberapa teaser lagu sudah beredar di platform streaming dan langsung mendapat respons positif dari pendengar setianya.
Yang menarik, Dita juga terlibat dalam penulisan seluruh lirik dan sebagian aransemen musik. Proyek ini menunjukkan sisi baru dari kreativitasnya yang selama ini mungkin belum banyak terekspos. Selain album, kabarnya dia juga sedang mempersiapkan tur kecil-kecilan ke beberapa kota besar untuk mempromosikan karya terbarunya ini.