Dari semua yang dia kerjakan tahun ini, mungkin yang paling personal adalah proyek kolaborasinya dengan komunitas difabel bikin audiobook cerita rakyat. Aris sendiri yang jadi narator utama, tapi yang bikin beda adalah penggunaan descriptive audio buat teman-teman tunanetra. Jarang banget lihat konten kreator mainstream yang willing to invest time di niche project kayak gini.
Kalau ngomongin karya terbaru, Aris Faris tahun ini kayaknya lagi demen banget main di wilayah konten audio-visual. Salah satu yang sering dibahas komunitas adalah serial mini 'Kabar Kabur'-nya di YouTube — formatnya unik, mirip dokumenter fiksi tentang urban legend Indonesia tapi dibungkus pakai humornya yang khas. Yang menarik, proyek ini melibatkan banyak kreator lokal baru, mulai dari penulis cerita sampai animator.
Aku baru ngeh kalau di pertengahan 2023 kemarin, Aris ternyata jadi kurator buat festival seni digital 'Pertukaran Sinyal' di Bandung. Di sana dia bikin instalasi interaktif tentang bagaimana kita konsumsi informasi di media sosial. Lucu aja liat orang yang biasanya dikenal lewat konten santai ternyata punya side yang conceptual gini. Proyek ini kurang mendapat spotlight media besar sih, tapi menurutku justru menunjukkan perkembangan personalnya sebagai kreator.
Ada sesuatu yang bikin penasaran dari sosok Aris Faris belakangan ini. Tahun 2023 ini, dia lagi serius banget ngembangin podcast 'Sama-Sama' bareng suara-suara inspiratif dari berbagai latar belakang. Yang keren, formatnya nggak cuma ngobrol doang — ada segmen eksperimen sosialnya juga, kayak episode 'Jualan Es Teh di Kereta' yang viral itu.
Selain itu, di Instagramnya sering banget muncul konten kolaborasi kreatif sama musisi indie atau seniman jalanan. Kayaknya dia lagi fase eksplorasi konten yang lebih humanis dan deket sama kehidupan sehari-hari. Justru karena nggak terlalu over-produced, malah ada charm-nya sendiri.
2026-07-10 17:01:06
16
すべての回答を見る
コードをスキャンしてアプリをダウンロード
関連書籍
Istri Rahasia
Erna Azura
10
72.1K
Namira, gadis berparas cantik itu memiliki kepribadian sederhana seperti namanya yang hanya satu suku kata.
Masa kecil Namira kelam, setelah kematian ibundanya dia harus mengurus sang ayah sendirian yang terkena strook.
Namira dipaksa menjadi dewasa sebelum waktunya.
Entah apa dosanya di kehidupan yang lalu atau mungkin ada dosa kedua orang tuanya yang membuat Namira selalu dirundung derita hingga saat dia berpikir akan lepas dari kesengsaraan karena telah memiliki pekerjaan tetap di sebuah perusahaan besar—suatu tragedi mengerikan malah menimpanya.
Tiga orang pemimpin di perusahaan tempat dia bekerja melecehkannya secara bergantian di sebuah apartemen milik salah satu di antara mereka.
Dia harus keluar dari pekerjaan karena ancaman si pelaku dan menanggung trauma besar yang menghancurkan mental hingga dia berniat untuk bunuh diri.
Tapi tanpa disangka-sangka, di detik terakhir nyawanya akan melayang—seorang pria bernama Reyshaka Khalis Byantara yang merupakan pemilik perusahaan tempatnya dulu bekerja datang menolong.
Bukan tanpa alasan, pria tampan yang masih lajang di usia tiga puluh tahun itu ingin memastikan agar Namira tidak membuat laporan ke Kepolisian yang akan menghancurkan nama baik perusahaan karena si pelaku adalah para petinggi di bawah pimpinannya.
Reyshaka dengan baik hati menawarkan sebuah kompensasi yaitu menikahi Namira untuk memberikan status dan memulihkan kondisi psikisnya sampai sembuh tapi setelah Namira sehat jiwa dan raganya, pria itu akan menceraikan Namira.
Apakah Namira bersedia menerima tawaran dari Reyshaka di saat dia tahu kalau di masa lalu ada kejadian kelam serupa yang menimpa ibunda Resyshaka yang ternyata pelakunya adalah ayah Altezza Rizki Putra-ayahanda tercinta dari Namira.
Aisyah Az-Zahra, seorang gadis muda yang terjebak dalam pernikahan yang diatur oleh ibunya, harus menghadapi perjuangan yang sulit. Menikah dengan Gus Faiz dalam keadaan yang tidak ia inginkan, Aisyah merasa terjebak dalam peran sebagai istri dan ibu muda. Konflik pun muncul saat Aisyah merasa belum siap menghadapi tanggung jawab tersebut, terutama setelah kepergian ibunya yang meninggalkannya dalam kehampaan.
Demi menebus kesalahan sang mama di masa lalu serta untuk mengetahui identitas ayah kandungnya ketika fakta lain mengenai dirinya yang selama ini dirahasiakan diungkap oleh mamanya, Aghnia rela menggantikan posisi sang kakak untuk menikah dengan sahabat mendiang kakeknya.
Setelah tahu tentang asal-usul ayahnya yang ternyata dari kalangan terpandang membuat Aghnia menyembunyikan kembali identitasnya tersebut dan memilih menjalani pernikahannya bersama Aryan yang merupakan pemain cinta alias playboy.
Tapi wanita itu malah terjebak cinta segitiga dengan Arion yang merupakan cucu pertama dari kakek Haris sekaligus saudara sepupu Aryan. Bisa dibilang sosok Arion merupakan pria idaman Aghnia karena pria itu baik, ramah, dan juga sangat perhatian kepadanya.
Selain itu, kehidupan keluarga Athaya sendiri sangatlah rumit hingga Aghnia harus menyaksikan perang dingin yang terjadi di antara anak-anak kakek Haris yang berusaha memperebutkan warisan, kepemilikan saham, dan juga pengelolaan perusahaan.
Haruskah Aghnia menceraikan Aryan dan hidup dengan Arion yang jelas-jelas memiliki kriteria sebagai suami idaman?
Atau lebih baik meninggalkan keduanya dan memulai hidup bersama ayah kandungnya walau identitas tentang dirinya sebagai anak hasil di luar nikah kapan saja bisa terbongkar?
"Setelah urusan di sini selesai, aku akan segera kembali."
Frada terpaksa melanggar ucapannya sendiri kala mendengar sahabat lamanya menderita lenyakit langka dan itu disebabkan oleh dirinya. Belum lagi pertemuannya dengan Noval Adriansyah, cinta pertamanya kian membuat hatinya terbelenggu.
Terlebih, keluarga lamanya malah membuat masalah dengannya. Frada yang awalnya berencana memaafkan dan membiarkan keluarga itu, berubah haluan. Frada akan balas dendam kepada mereka yang menyakitinya dulu.
"Lepaskan pakaianmu. Buka lebar kakimu."
"... Apa? Kenapa?"
Suara itu memecah keheningan, dan jantungku berdebar kencang. Aku langsung refleks menutupi perutku.
Itu adalah ulang tahun pertama pernikahanku dengan Alex, Sang Ketua Mafia Keluarga Riswaga.
Aku sedang hamil dan ingin memberinya kejutan.
Tetapi sekretarisnya yang bernama Lila, malah menutup mataku dan membawaku ke tempat yang asing ini.
"Nyonya, berhentilah bersikap seperti korban. Merayu pria itu memang keahlianmu, bukan?"
"Malam ini, di rumah lelang ilegal ini, kau akan menjadi barang terakhir yang dilelang."
Rasa dingin menjalar di punggungku, dan suaraku pun bergetar.
"Apa kau gila? Aku Nyonya Keluarga Riswaga dan aku sedang mengandung pewaris keluarga ini! Alex akan membunuhmu ...."
Lila mencibir dan melepas penutup mataku.
Cahaya yang menyilaukan menyinari diriku. Aku menyipitkan mata, dan perlahan, seorang pria yang duduk di bagian VIP mulai terlihat ....
Itu Alex!
Aku menatapnya tak percaya saat dia perlahan mematikan cerutu di tangannya.
"Hamil? Anak haram siapa yang kau kandung itu?"
"Ini anakmu!" teriakku.
"Pembohong!"
Dia mengangkat tangan, dan sebuah laporan dilemparkan ke arah kakiku.
Huruf tebal bertuliskan: Kemungkinan hubungan darah: 0%, seakan membakar perih mataku.
Dia lalu mendekat dan mencengkeram daguku.
"Lila benar. Wanita sepertimu itu busuk sampai ke akar-akarnya."
"Cintaku tak pernah cukup untuk memuaskan keserakahanmu."
"Dan aku, Alex, tak akan pernah sudi membesarkan anak haram pria lain!"
Kemudian hari, dia akhirnya mengetahui anak itu adalah darah dagingnya sendiri.
Untuk pertama kalinya, pria yang selalu begitu tenang, angkuh, dan terkendali itu berlutut di hadapanku dengan suara bergetar.
"Celia, aku mohon padamu ... meskipun kau tak bisa memaafkanku, kumohon, izinkan aku menebus kesalahanku."
Namun ... hatiku sudah tak merasakan apa pun lagi untuknya.
Aisy dan Aldi adalah dua sejoli yang menjalin persahabatan dengan erat. Mereka berdua saling memahami dan juga saling menyayangi mulai dari kelas 1 hingga duduk di bangku kelas 6 SD. Lulusan sekolah tidak lama lagi, mereka berencana melanjutkan sekolah dalam satu sekolah SMP yang sama. Namun takdir telah berkehendak lain atas keduanya. Aldi diminta orang tuanya agar masuk ke pondok pesantren di Kalimantan, sementara Aisy dikirim ke kota untuk tinggal bersama neneknya dan melanjutkan sekolah di sana.
Atas perpisahan itu, mereka masih bisa saling berkomunikasi walau hanya saling berkirim surat. Namun hal tersebut tak berlangsung lama, sedikit demi sedikit Aldi mulai berubah dan tak membalas surat-surat dari Aisy, hal inilah yang membuat Aisy penasaran, berprasangka buruk dan menimbulkan kebencian atas Aldi yang tak pernah lagi meresponnya.
Ada sesuatu yang menarik dari Fitri Soh tahun ini—dia baru saja meluncurkan serial podcast tentang perkembangan industri kreatif di Indonesia. Bukan sekadar wawancara biasa, tapi benar-benar menyelami proses kreatif para seniman, mulai dari musisi indie sampai sutradara film pendek. Aku sempat mendengarkan episode pertamanya yang ngobrol bareng komposer 'Geez & Ann', dan cara dia mengangkat cerita di balik layar bikin aku kayak menemukan harta karun.
Selain itu, Fitri juga aktif jadi kurator untuk festival seni digital di Bali. Projek ini menggabungkan instalasi AR dengan musik live, dan menurutku ini salah satu terobosan paling segar di 2023. Dia bilang di Instagram Story-nya bahwa ini langkah kecil buat bikin seni digital lebih 'rasional' buat penikmat biasa.
Ada sesuatu yang segar dari Fachra akhir-akhir ini, dan rasanya seperti angin segar di tengah banjir konten hiburan yang monoton. Dia baru saja meluncurkan proyek kolaborasi dengan seniman indie untuk adaptasi visual novel 'Laut Bercerita' karya Leila S. Chudori—sebuah karya sastra yang sudah lama dinanti-nanti oleh fans untuk dihidupkan dalam bentuk interaktif. Fachra bertindak sebagai creative director, menyatukan elemen ilustrasi moody dengan narasi yang dalam.
Yang bikin project ini menarik adalah bagaimana dia mempertahankan nuansa puitis novel aslinya sambil menambahkan layer interaktivitas yang membuat pembaca merasa lebih terlibat. Misalnya, ada mekanisme 'memori碎片' di mana pemain harus menyusun kembali kilasan ingatan karakter utama. Bukan sekadar adaptasi biasa, tapi eksperimen storytelling yang berani.
Baru saja melihat kabar terbaru tentang Zaqia Firdaus, dan rasanya seperti menemukan harta karun! Di tahun 2024 ini, dia sedang mengerjakan proyek kolaborasi musik dengan beberapa artis indie lokal yang cukup mengejutkan. Katanya, ini akan menjadi semacam eksperimen fusion antara elemen tradisional Jawa dengan aransemen elektronik modern. Aku sudah mendengar cuplikan demonya lewat akun SoundCloud-nya, dan vibe-nya sangat segar—seperti gabungan antara 'Lathi' dan 'Langit Abu-Abu' tapi dengan sentuhan yang lebih personal.
Selain itu, Zaqia juga dikabarkan terlibat dalam proyek dokumenter pendek tentang seniman jalanan di Yogyakarta. Dari bocoran fotonya di Instagram, project ini terlihat sangat intim dan penuh warna. Kayaknya dia sedang eksplor sisi visual storytelling-nya juga. Jadi penasaran, karena biasanya karyanya selalu punya kedalaman emosi yang nggak biasa.
Aris Faris memang aktor serba bisa yang mulai banyak dilirik sejak membawakan karakter-karakter unik di layar lebar. Salah satu film paling memorable bagiku adalah 'Imperfect: Karier, Cinta & Timbangan' (2019) di mana dia beradu akting dengan Jessica Mila. Chemistry mereka bikin adegan-adegan romantis jadi terasa natural sekaligus lucu. Lalu ada 'Milea: Suara dari Dilan' (2020) sebagai teman dekat Dilan yang sering nyelipin jokes receh tapi bikin suasana cair. Yang terbaru, aku baru nonton 'Takut Ga Sih...' (2023) di mana Aris main sebagai sutradara muda yang ketiban hantu—campuran horror dan komedinya pas banget!
Yang menarik, Aris juga sering muncul di film pendek dan web series seperti 'Cek Toko Sebelah the Series' (2019) versi digitalnya. Aktingnya fleksibel banget, dari drama berat sampai slapstick comedy kayak di 'Guru-Guru Gokil' (2021) tetap smooth. Kayaknya dia emang punya timing komedi alami yang jarang ditemuin di aktor lokal lain.
Ada sosok yang bikin aku penasaran banget di dunia kreatif Indonesia: Aris Faris. Dia bukan sekadar content creator biasa, tapi punya kemampuan nyeleneh mengolah konten jadi sesuatu yang fresh. Awalnya aku tahu dia dari video-video parodi yang bikin ngakak, tapi lama-lama sadar kualitas produksinya itu nggak main-main. Yang bikin dia beda itu cara berpikirnya out of the box - dari sketsa komedi sampai konten edukatif dibungkus dengan gaya yang nggak boring.
Terus tiba-tiba dia muncul di berbagai platform dengan konsep berbeda. Di YouTube ada 'Faris Feeds' yang ngobrolin topik random tapi dalam, di Instagram dia bikin konten visual keren, bahkan pernah kolaborasi sama brand besar. Kayaknya dia paham banget cara connect dengan anak muda tanpa harus ikut arus mainstream. Kalau diperhatiin, konten-kontennya itu selalu ada 'roh' kreativitas yang jarang ditemuin di creator lain.