Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kesombonganmu Kubayar Tunai

Kesombonganmu Kubayar Tunai

Benda persegi panjang bercat putih, dengan tinggi kurang lebih dua meter itu bagai menyeringai kala melihat tubuh Damar yang sedikit gemetar. "Darma! Ini gue Damar," teriak Damar setelah ia membuka pintunya. Aroma lembab langsung menyerbu penciuman Damar setelah pintu terbuka. Hawa dingin yang berasal dari alat pendingin pun membuat tubuh lelaki itu sedikit bergidik. "Darma! Lo di mana?" Namun, suara Damar hanya memantul di dinding. Seseorang yang ia harapkan jawabannya belum terlihat.
1048.8K viewsCompletedAdded to Library 1.8K Times as gedung damar
Read
+Library
Istri Sementara untuk Tuan Terkutuk

Istri Sementara untuk Tuan Terkutuk

Happy Reading. "Cucu?" Gedung utama Hilike, Arron terlihat tidak ingin jauh dari Damara. Ia terus melingkarkan satu tangannya pada pinggang Damara yang sedang marah saat sedang bicara dengan ayahnya—tangan wanita itu menyilang, kerutan terlihat dengan sangat jelas saat alis Damara menyatu, menatap tajam ke arah pria tua yang sedang menyeduh kopi.
104.9K viewsCompletedAdded to Library 166 Times as gedung damar
Read
+Library
Aku Tak Ingin Menjadi Yang Kedua.

Aku Tak Ingin Menjadi Yang Kedua.

ujar Damar meringis, menahan sakit karna di tarik keras. "Ehh maaf Mas, sengaja." Nisa terbahak. Chandra hanya geleng-geleng melihat anaknya yang iseng dari dulu. "Mas. Mbok Darmi minta anter pulang kampung, kamu mau kan anter?" Tanya Nisa. "Ke mana?" tanya Damar. "Ke Sumatra." "Jauh amat? Bukannya si Mbok orang jawa?" "Iya, tapi kan terus nikah sama siapa itu Pah? Yang pernah renov kolam renang itu ya, Pah?"
1025.4K viewsCompletedAdded to Library 659 Times as gedung damar
Read
+Library
The Last Queen

The Last Queen

Mpu Geger ingin melihat putrinya hidup bahagia bersama orang yang ia cintai. Beberapa hari kemudian, Damar baru saja pulang dari berburu bersama Parwan. Ia sedikit terkejut karena di rumahnya ada Mpu Geger sedang berbincang dengan ayahnya. Dari tatap mata kedua orang tua itu nampaknya mereka telah menunggu kedatangannya. Entah apa yang terjadi sampai Mpu Geger rela jauh-jauh mendatangi rumahnya seperti itu. Damar khawatir kalau ia telah membuat kesalahan dalam membuat pedang. Bahan baku untuk membuat satu pedang harganya lumayan mahal, jika ia melakukan kesalahan dalam pembuatannya maka pedang itu tak akan ada gunanya lagi karena orang-orang kerajaan biasanya sangat teliti dalam pemilihan ku
5.9K viewsCompletedAdded to Library 230 Times as gedung damar
Read
+Library
Sebatas Pengantin Pengganti

Sebatas Pengantin Pengganti

"Ini Damar, sahabat aku dari kecil sekaligus anaknya Om Gilang, sahabat Papa." "Terus?" "Kemarin pas beli bubur, aku enggak sengaja ketemu dia," ungkap Aludra tanpa ada yang ditutup-tutupi karena memang tak ada sesuatu yang macam-macam. "Dia tuh awalnya kuliah di luar negeri dan katanya udah pulang dua minggu lalu. Sekarang Damar tinggal di Bandung, ngurusin proyek katanya. Sebulanan kalau enggak salah."
9.730.9K viewsCompletedAdded to Library 988 Times as gedung damar
Read
+Library
Sekretarisku Jilbaber

Sekretarisku Jilbaber

ucapnya serius. Aku mencubit pinggang Mas Damar, ia menghindari cubitanku seraya tertawa jahil. Mas Damar merangkulku sambil melihat pemandangan yang indah dari ketinggian 99meter, kami bisa melihat laguna dan pulau-pulau Murano dan Pegunungan Dolomite.
9.8167.0K viewsCompletedAdded to Library 4.5K Times as gedung damar
Read
+Library
JODOH TAK TEPAT WAKTU

JODOH TAK TEPAT WAKTU

Sepertinya suaminya itu sedang cemburu. "Memang Damar siapa? Aku kok nggak tau ya kamu punya teman dekat yang namanya Damar?" tanya Fahri lagi. Diam-diam Adel mengulum senyum. Fix, Fahri memang cemburu, pikirnya membatin. "Damar itu tetangga flatku di Paris, dia temen kuliahnya Kinanti," Fahri hanya ber-oh panjang. "Kamu cemburu ya?" todong Adel tiba-tiba.
1020.6K viewsCompletedAdded to Library 577 Times as gedung damar
Read
+Library
Aku Lelah Denganmu, Mas!

Aku Lelah Denganmu, Mas!

Seharian ini Rizwan tak bisa fokus bekerja, ingin segera keluar dan bertemu Damar. Di waktu istirahat, Rizwan segera menuju ke tempat Damar bekerja. Rizwan berharap bisa bertemu dan Damar bisa bertanggung jawab atas keadaan Rina saat ini. Kini Rizwan sudah berada di depan gedung megah milik Damar. Gedung yang terkenal dengan perusahaan termaju bahkan memiliki beberapa cabang di beberapa kota. Rizwan segera menemui resepsionis untuk meminta waktu bertemu Damar. Dari kejauhan Damar melihat sosok Rizwan, sepertinya tahu jika lelaki selisih empat tahun tahun lebih muda itu sedang mencarinya.
1020.7K viewsCompletedAdded to Library 767 Times as gedung damar
Read
+Library
Manusia 30 Triliun

Manusia 30 Triliun

Namun, ketika sudah waktunya untuk bertempur, Damar masih ingin mengonfirmasi sekali lagi dengan ayahnya, agar tidak merusak keseluruhan rencananya karena kesalahan kecil. Kali ini, Damar tidak kembali ke rumahnya di kompleks kecil dalam perkotaan, melainkan dia pergi ke villa pribadi di pinggiran kota. Villa keluarga Darius terletak di sebelah jalan pegunungan. Setelah vila dibangun di bawah jurang, mereka secara khusus mempekerjakan orang untuk memperbaiki jalan untuk menutupinya.
8.4225.4K viewsOngoingAdded to Library 9.0K Times as gedung damar
Show Reviews (31)
Read
+Library
Penghujung Cerita
hahaha sedikit lag aku mendapat 101% kerna udah selesai baca akhirnya gini dong kami mahu kevin menunjukkan balas dendamnya Fani selesai sekarang tinggal mantap sama pengikutnya serta si bodoh kejar mobil lupa namanya maaf tinggal beritahu siapa si kevin aslinya perkenalkan dong elmira pada keluarga
Eriyanti Eriyanti
klw menurutku rada mirip ceritanya Gerald, aku lupa judulnya apa tp tokoh utamanya Gerald. cm beda nama tokoh, tempat n sedikit lebih ringkas yg ini... aku br baca smpe bab 8 sih, blm slsai.. tp akan aku slsaikan nnti aku review lagi ya.. semangat thorr
Read All Reviews
Terjerat Pesona Mama Temanku

Terjerat Pesona Mama Temanku

Ia segera masuk ke ruangan Arif untuk melapor. “Laporan, Komandan. Bu Sarah sudah aman di rumahnya,” lapor Barjo, suaranya tegas. Arif mengangguk. "Bagus. Kamu bisa istirahat." Setelah Barjo pergi, Arif menatap Adit, Surya, dan Ahmad yang sudah siap dengan perlengkapan mereka. "Jadi, rencananya begini," Arif memulai, menunjuk sebuah peta di meja. "Markas Damar itu ada di bekas pabrik di pinggir kota. Gedungnya kosong, tapi ada banyak penjaga."
9.9123.4K viewsCompletedAdded to Library 4.9K Times as gedung damar
Show Reviews (21)
Read
+Library
Fahira
Keren ceritanya. Semuanya campur aduk, lucu, seru, menegangkan, ada adegan dewasa, romantis, penuh intrik, dan ternyata banyak plot twist. Jg ternyata ada cerita masa kelam/ trauma yg melatarbelakangi psikologis para tokohnya.
pipovernandes
Adakah penyesalan membuatmu berhenti? Atau kamu percaya adanya hal yang baik setelah sesalmu? Dino sangat takut. Anak yatim piatu penghuni panti asuhan itu harus berdamai dengan kata "berpisah", semua karena adopsi. "Hidup terkadang tak sesuai keinginan kita." Dino mengingat ucapan ibu asuhnya.
Read All Reviews
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status