Bagaimana Cid Kagenou Membangun Persona Pahlawan Bayangan?

2026-01-21 09:17:55 78

3 Answers

Declan
Declan
2026-01-24 01:14:58
Mata-mata teater dalam diriku langsung menyala melihat gimana Cid merakit identitas pahlawan bayangan.

Yang pertama harus dicatat adalah bahwa Cid membangun persona itu sebagai sebuah sandiwara yang sangat terstruktur — bukan sekadar kostum dan nama keren. Di 'The Eminence in Shadow' dia menciptakan mitos: latar belakang, musuh bayangan, ritual, dan simbol-simbol kecil yang bisa dipakai berulang. Semua elemen itu dipentaskan dengan tujuan supaya cerita itu hidup di kepala orang lain. Dia paham betul nilai konsistensi; setiap gerak, kata sandi, dan teka-teki kecil memperkuat aura misterius yang dia incar.

Selain itu ada sisi psikologisnya. Cid sengaja menampilkan diri sebagai orang biasa atau bahkan lemah di depan publik supaya ekspektasi orang rendah. Dengan begitu, setiap tindakan rahasianya terasa dua kali lebih mengejutkan. Dia juga memanfaatkan jaringan — rekrutmen yang terarah, anggota yang diberi peran, dan informasi yang sengaja disebarkan — sehingga legenda itu terlihat organik. Intinya: kombinasi performance art, storytelling yang rapi, dan kontrol informasi membuat persona pahlawan bayangan terasa nyata. Dari sudut pandang penggemar, bagian paling menarik adalah bagaimana permainan pura-pura itu seringkali bertabrakan dengan kenyataan, sehingga batas antara sandiwara dan tindakan heroik menjadi kabur.
Henry
Henry
2026-01-26 06:52:07
Ada sisi nerdy yang aku suka dari caranya Cid membangun legenda — praktis, licik, dan penuh selera sandiwara.

Untuk memecahnya: pertama, dia menulis cerita yang bisa dipercaya. Bukan cerita ngawur, melainkan mitologi mini dengan musuh, motif, dan cara bertarung yang konsisten. Orang lain bisa ikut memainkan peran karena semuanya sudah punya tempat dalam narasi itu. Kedua, dia mengatur penampilan. Bukan cuma kostum, tapi juga gestur, kode kata, dan atmosfer yang dia ciptakan setiap kali ‘‘memanggil’’ diri sebagai pahlawan bayangan; itu membentuk persepsi orang lebih cepat daripada kata-kata panjang.

Ketiga, dia pintar memanfaatkan kebingungan publik—menyamar sebagai orang biasa di siang hari, lalu melakukan hal-hal dramatis di balik layar. Kontras itu memberi efek sinematik yang membuat mitosnya menyebar. Meski lucu karena kadang dia sendiri menganggap semua ini cuma bermain-main, jebakan paling cerdasnya adalah membuat orang lain percaya dan bertindak seolah-olah legenda itu nyata. Dari sisi penonton muda yang doyan teori konspirasi, proses ini terasa seperti menonton sutradara yang sempurna mengorkestrasi sebuah drama gelap.
Isaac
Isaac
2026-01-26 21:48:41
Sederhana: dia bikin cerita, lalu hidup di dalamnya.

Cid memulai dengan membangun alasan dan struktur — mitos tentang ancaman gelap, peran yang jelas untuk dirinya sendiri, dan simbol-simbol yang mudah diingat. Dengan latar itu, setiap tindakan kecil bisa diartikan sebagai bagian dari kisah besar. Tekniknya kombinasi antara teater (kostum, dialog, ritual), pengelolaan citra publik (berlagak biasa di depan umum), dan rekayasa sosial (menyebar rumor, memberi peran pada orang lain). Hasilnya adalah sebuah persona yang bukan sekadar topeng: ia menjadi lensa yang mengubah cara orang melihat kejadian di sekitarnya.

Yang paling menarik buatku adalah kontradiksi antara niat awal Cid—yang seringkali cuma ingin main peran—dengan konsekuensi nyata ketika orang lain mulai bertindak berdasarkan legenda itu. Persona pahlawan bayangan jadi kuat karena ada struktur naratif yang solid, eksekusi performatif, dan kemampuan untuk membiarkan orang lain mengisi kekosongan mitos itu.
View All Answers
Scan code to download App

Related Books

Persona
Persona
Gilang Angkasa dikenal memiliki kepribadian yang sangat baik, bahkan nyaris tanpa cela. Dia juga memiliki fisik menarik dan wajah yang menawan. Citranya yang demikian membuat orang-orang sekitarnya senang terhadapnya. Tak sedikit kaum hawa yang diam-diam menaruh hati padanya tak terkecuali Safira Riana, gadis lugu yang belum pernah jatuh cinta. Singkat cerita Safira dan Gilang menjalin hubungan. Dan Safira Riana baru mengetahui, di balik pribadinya yang mendekati sempurna itu, Gilang memiliki kebiasaan buruk yang tak diketahui banyak orang. Sikap buruk Gilang itu yang menjadi salah satu masalah yang menjadi penentu sejauh mana hubungan keduanya bertahan. Banyak godaan yang datang dari luar mau pun dari dalam diri keduanya untuk mempertahankan hubungan mereka. Lalu bagaimanakah kisah selanjutnya? Dapatkah Safira mengubah Gilang? Bisakah Gilang meninggalkan kebiasaan buruknya itu? Mampukah hubungan keduanya bertahan? Ini bukanlah cerita yang kalian harapkan. Seperti kisah dua remaja yang saling mencintai dan berakhir bahagia atau kisah persahabatan yang indah dan penuh warna-warni. Tapi mereka juga memiliki kisah persahabatan dan cinta segitiga. (Jangan komentar kalau belum baca sampai habis) Copyright2021, by Aprillia D
10
76 Chapters
Membangun Cinta
Membangun Cinta
Menikahi orang yang kamu cintai adalah hal terindah. Tapi, bagaimana jika orang yang kamu cintai itu tidak pernah mencintaimu. Menjalani rumah tangga dengan cinta yang bertepuk sebelah tangan.
Not enough ratings
11 Chapters
Bagaimana Mungkin?
Bagaimana Mungkin?
Shayra Anindya terpaksa harus menikah dengan Adien Raffasyah Aldebaran, demi menyelamatkan perusahaan peninggalan almarhum ayahnya yang hampir bangkrut. "Bagaimana mungkin, Mama melamar seorang pria untukku, untuk anak gadismu sendiri, Ma? Dimana-mana keluarga prialah yang melamar anak gadis bukan malah sebaliknya ...," protes Shayra tak percaya dengan keputusan ibunya. "Lalu kamu bisa menolaknya lagi dan pria itu akan makin menghancurkan perusahaan peninggalan almarhum papamu! Atau mungkin dia akan berbuat lebih dan menghancurkan yang lainnya. Tidak!! Mama takakan membiarkan hal itu terjadi. Kamu menikahlah dengannya supaya masalah selesai." Ibunya Karina melipat tangannya tegas dengan keputusan yang tak dapat digugat. "Aku sudah bilang, Aku nggak mau jadi isterinya Ma! Asal Mama tahu saja, Adien itu setengah mati membenciku! Lalu sebentar lagi aku akan menjadi isterinya, yang benar saja. Ckck, yang ada bukannya hidup bahagia malah jalan hidupku hancur ditangan suamiku sendiri ..." Shayra meringis ngeri membayangkan perkataannya sendiri Mamanya Karina menghela nafasnya kasar. "Dimana-mana tidak ada suami yang tega menghancurkan isterinya sendiri, sebab hal itu sama saja dengan menghancurkan dirinya sendiri. Yahhh! Terkecuali itu sinetron ajab, kalo itu sih, beda lagi ceritanya. Sudah-sudahlah, keputusan Mama sudah bulat! Kamu tetap harus menikah dangannya, titik enggak ada komanya lagi apalagi kata, 'tapi-tapi.' Paham?!!" Mamanya bersikeras dengan pendiriannya. "Tapi Ma, Adien membenc-" "Tidak ada tapi-tapian, Shayra! Mama gak mau tahu, pokoknya bagaimana pun caranya kamu harus tetap menikah dengan Adien!" Tegas Karina tak ingin dibantah segera memotong kalimat Shayra yang belum selesai. Copyright 2020 Written by Saiyaarasaiyaara
10
51 Chapters
Bagaimana Denganku
Bagaimana Denganku
Firli menangis saat melihat perempuan yang berada di dalam pelukan suaminya adalah perempuan yang sama dengan tamu yang mendatanginya beberapa hari yang lalu untuk memberikannya dua pilihan yaitu cerai atau menerima perempuan itu sebagai istri kedua dari suaminya, Varel Memilih menepi setelah kejadian itu Firli pergi dengan membawa bayi dalam kandungannya yang baru berusia delapan Minggu Dan benar saja setelah kepergian Firli hidup Varel mulai limbung tekanan dari kedua orang tuanya dan ipar tak sanggup Varel tangani apalagi saat tahu istrinya pergi dengan bayi yang selama 2 tahun ini selalu menjadi doa utamanya Bagaimana Denganku?!
10
81 Chapters
Bukan Pahlawan
Bukan Pahlawan
Ayana Maheswari seorang Bidan yang bertugas di sebuah desa di lereng sebuah gunung. Suatu malam setelah menolong seorang ibu yang mengalami perdarahan setelah melahirkan diperkosa oleh orang tak dikenal. Padahal dia akan menikah tiga bulan lagi dengan tunangan yang sangat dicintainya, Rizwan. Untungnya Rizwan bisa menerima kejadian itu meski sikapnya pada Ayana mulai berubah. Ayana menjadi sangat putus asa ketika mendapati dirinya hamil akibat perkosaan yang dilakukan orang yang tak diketahui siapa bahkan pihak kepolisian pun tidak bisa menemukan pelaku karena saat kejadian tidak ada saksi dan dia juga dibuat tidak sadar karena dibius. Hubungan Ayana dan Rizwan pun berantakan karena Rizwan tidak mau menerima kehamilan Ayana. Rizwan memutuskan hubungan pertunangan mereka dan membatalkan rencana pernikahan mereka yang sudah di depan mata kalau Ayana tidak menggugurkan bayi yang ada di dalam kandungannya. Ayana berada dalam dilema. Menjadi istri Rizwan adalah impiannya sejak mereka menjalin hubungan tapi dia juga tak tega menggugurkan calon bayi yang ada di dalam kandungannya meski dia tak tahu siapa ayah bayi itu.
10
22 Chapters
Menantu Pahlawan Negara
Menantu Pahlawan Negara
Di malam pernikahan, dia dipaksa keluarganya untuk pergi ke medan perang, serta meninggalkan istrinya sendiri. Setelah tiga tahun perang berdarah, pria itu akhirnya kembali dengan prestasi besar. Namun, dia ternyata diracuni sampai menjadi seorang idiot. Untungnya, dia berhasil diselamatkan oleh istrinya. Dengan tekanan dari keluarga dan cemooh dari dunia .... Malam ini, dia akhirnya sadar!
8.8
3562 Chapters

Related Questions

Bagaimana Cid Kagenou Memilih Anggota Untuk Organisasi Rahasianya?

3 Answers2025-09-16 09:16:37
Kalian pasti pernah merasa kagum melihat bagaimana seseorang merekrut tim yang tampak sempurna, dan inilah analogi yang sering aku pakai buat jelasin cara Cid Kagenou memilih anggota. Untukku, ia bukan sekadar memilih karena kemampuan tempur semata — dia lebih jeli pada kombinasi potensi, kecocokan peran, dan kemampuan menjaga rahasia. Dia mencari orang yang punya skill unik, tapi juga latar yang membuat mereka mudah dipercaya oleh dunia luar; orang yang bisa berperan sebagai warga biasa di siang hari dan melakukan hal kelam di malam hari. Di lapangan, Cid sering menguji calon anggota lewat insiden yang diarahkan—bukan selalu tanding langsung, tapi situasi yang memaksa mereka memilih antara ego atau misi. Reaksi mereka terhadap tekanan, seberapa cepat mereka berpikir, dan apakah mereka punya naluri untuk menjaga cerita tetap rapi jadi bahan timbangannya. Selain itu, ia sangat menghargai loyalitas yang bukan sekadar kata: tindakan kecil yang menunjukkan seseorang benar-benar memahami pentingnya rahasia seringkali lebih bermakna daripada menunjukkan bakat besar di depan umum. Yang paling menarik bagiku adalah bagaimana Cid membangun kembali harga diri atau tujuan tiap orang yang dia rekrut. Ada unsur manipulasi, iya, tapi juga pemberian makna — dia memberi mereka ruang agar identitas gelapnya masuk akal. Jadi bukan hanya soal memilih yang kuat, melainkan memilih yang bisa bertumbuh dalam kerangka legenda yang ia ciptakan. Itu kunci kenapa organisasi rahasianya terasa rapi dan menakutkan sekaligus personal.

Siapa Musuh Terbesar Cid Kagenou Di Anime Dan Novelnya?

3 Answers2025-09-16 09:16:54
Setiap kali obrolan tentang musuh Cid muncul, aku selalu kebawa ikut ngebela karakter ini sampai lupa waktu. Kalau lihat dari cerita yang ditayangkan di anime, musuh paling nyata yang langsung ketara adalah kultus gelap yang sering disebut 'Diabolos' atau sekte yang memang jadi fokus utama. Di situ Cid dan organisasinya, 'Shadow Garden', kelihatan paling sering berantem sama kelompok-kelompok yang menyembah entitas gelap—pemimpin sekte, komandan-komandan kuat, dan makhluk-makhluk yang muncul karena ritual mereka. Anime ngasih banyak adegan aksi melawan figur-figur ini, jadi kesan musuh terbesar jatuh ke pihak yang nyata dan kelihatan: kultus + entitas gelap di baliknya. Beda lagi kalau baca novelnya lebih jauh: novel memperluas skala ancaman. Ada lapisan-lapisan konspirasi, kekuatan-kekuatan supranatural yang lebih kuno, dan misteri di balik asal-usul 'Diabolos' itu sendiri. Jadi menurutku, musuh terbesar di novel bukan cuma sekadar organisasi antagonis, tapi juga entitas kosmik dan konsekuensi dari perbuatan-perbuatan besar yang terungkap pelan-pelan. Intinya, di anime lawan yang kelihatan jelas; di novel, ancamannya terasa lebih dalam dan lebih rumit, sampai pada titik yang bikin Cid harus ngadepin kenyataan bahwa main-mainnya punya konsekuensi serius. Aku suka gimana kedua format itu nunjukin dua sisi konflik yang sama tapi dengan bobot yang berbeda.

Mengapa Cid Kagenou Menyimpan Rahasia Identitas Aslinya?

3 Answers2025-09-16 09:19:42
Ada sesuatu yang selalu membuatku tertawa geli tiap kali memikirkan Cid: dia benar-benar menjalankan hidupnya seperti sandiwara panjang yang hanya dia sendiri yang tahu naskahnya. Di dunia 'The Eminence in Shadow' dia menyimpan identitas asli karena itu adalah bagian dari permainan strategisnya—bukan sekadar untuk bertahan, melainkan untuk mengendalikan narasi. Dengan pura-pura lemah atau biasa-biasa saja, Cid bisa bergerak bebas tanpa menarik perhatian musuh atau pihak berbahaya. Selain itu, menyamar memberinya kebebasan bereksperimen; dia bisa menilai reaksi orang lain, menguji loyalitas, dan mengumpulkan informasi yang akan sangat sulit didapat jika dia pamer kekuatan. Kalau aku menilai secara psikologis, ada unsur kepuasan personal juga: Cid bukan cuma ingin menang, dia ingin menjadi legenda yang bekerja dari balik layar. Menyimpan rahasia memperkuat mystique organisasi yang dia dirikan—bayangkan efek dramatis saat identitas aslinya akhirnya terungkap. Di sisi lain, ini juga soal perlindungan: teman-teman dan jaringan yang ia bentuk akan menjadi target jika identitasnya diketahui. Jadi, kombinasi pragmatisme, ego permainan, dan rasa tanggung jawab membuatnya memilih hidup dalam bayang-bayang. Aku senang melihat bagaimana cerita mengeksplorasi konsekuensi pilihan itu, karena selain aksi dan humor, ada lapisan keintiman tentang siapa yang kita pilih untuk kita tunjukkan pada dunia.

Kapan Cid Kagenou Mulai Menyadari Kekuatannya Yang Sebenarnya?

3 Answers2025-09-16 03:03:52
Setiap kali kubuka ulang adegan-adegan awal, aku selalu tertawa kecil melihat bagaimana kebingungan Cid berubah jadi kepastian berlapis—bukan tiba-tiba, tapi kumat-mingguan dan kocak. Di dunia 'The Eminence in Shadow' ia memulai sebagai otaku yang bereinkarnasi dan sengaja pura-pura jadi orang biasa sambil melatih diri. Awalnya Cid berpikir semua itu cuma latihan peran: kecepatan, kemampuan siasat, dan sedikit sihir buat tampak keren dalam drama bayangan yang ia mainkan sendirian. Realitas menampar pelan. Kalau diingat-ingat, titik ketika ia mulai benar-benar menyadari sesuatu bukan momen dramatis sekali, melainkan rangkaian kejadian—ia menghadapi makhluk yang seharusnya sulit ditaklukkan tapi bisa ditundukkan tanpa berkeringat, reaksi orang-orang di sekitarnya yang bereaksi berlebihan, dan yang paling penting, ketika hal-hal yang ia anggap rekayasa etiketingan benar-benar berfungsi di luar kendalinya. Bayangan yang cuma ia jadikan permainan tiba-tiba punya kehendak sendiri dan efek yang nyata, dan situasi itu bikin Cid berhenti sejenak memikirkan skenario dan mulai menghitung kemampuan. Jadi, buatku momen itu adalah proses kesadaran: dari anggapan ‘aku cuma berakting’ ke pengakuan ‘oh, ini nyata dan aku lebih berbahaya dari yang kupikir’. Menariknya, Cid malah sering santai sih—ia tetap seloroh dan pura-pura meremehkan diri, tapi kita yang nonton tahu kalau tiap candaan menyimpan kapabilitas yang mengerikan. Aku suka gimana penulis menampilkan transisi ini; terasa alami dan lucu sekaligus gelap.

Bagaimana Cid Kagenou Menutupi Tindakannya Dari Teman-Temannya?

3 Answers2025-09-16 18:16:02
Ada satu trik kecil yang selalu membuatku tertawa tiap kali mengingat adegan-adegannya: Cid benar-benar jago akting dan pengelolaan panggung. Aku sering membayangkan dia seperti aktor yang sengaja memilih peran paling payah di depan teman-temannya — orang biasa, agak ceroboh, dan tidak mengundang kecurigaan. Dari percakapan sehari-hari sampai ekspresi wajah, dia menjaga citra itu dengan teliti. Saat memang harus bergerak sebagai 'bayangan', dia memanfaatkan waktu di luar jam sosial: latihan larut malam, perjalanan misterius yang dijelaskan sebagai tugas kecil, atau sekadar tidur di rumah teman lalu bangun diam-diam. Teknik ini bekerja karena sekelompok orang cenderung percaya pada narasi sederhana; Cid mengeksploitasi itu. Selain pura-pura tak tahu, dia pakai sistem delegasi yang rapi. Banyak aksi publik yang sebenarnya dilakukan oleh orang-orang yang setia padanya — anggota yang diberi peran untuk menutupi jejak. Ada juga jeda sensoris: luka yang tiba-tiba muncul bisa dijelaskan sebagai kecelakaan, barang yang hilang disalahkan pada kelalaian, dan bukti yang bisa mengungkap identitasnya sengaja disingkirkan. Aku suka bagaimana strategi ini terasa realistis namun tetap keren: kombinasi sandiwara, timing, dan orang-orang yang rela menjadi bagian dari pertunjukan membuat rahasianya hampir tak tertembus, dan itulah yang bikin ceritanya asyik untuk diikuti.

Apa Hubungan Cid Kagenou Dengan Karakter Wanita Utama?

3 Answers2025-09-16 21:44:46
Hubungan Cid Kagenou dengan wanita utama sering terasa seperti lapisan-lapisan topeng yang perlahan terkelupas, dan bagi aku itu justru yang membuatnya seru untuk diikuti. Di permukaan Cid terlihat dingin, main-main, dan hampir sinis: dia sengaja membentuk persona ‘shadowy boss’ dan sering mengejek atau meremehkan perhatian romantis yang mungkin muncul. Namun di balik itu dia sangat protektif dan perhatian dalam caranya sendiri—bukan tipe yang pamer perasaan, melainkan yang melakukan tindakan kecil dan strategis untuk melindungi orang-orang di sekitarnya. Contohnya, interaksinya dengan karakter seperti 'Alexia Midgar' (dan juga anggota-anggota yang dekat dengannya) sering berakhir dengan momen di mana dia menolong mereka tanpa mau mengakui sisi lunaknya. Kalau dinikmati dari sudut pandang penggemar romantis, hubungan mereka bukan tentang ekspresi cinta yang manis, melainkan chemistry yang dibangun lewat saling memahami dan saling menguji. Aku suka bagaimana cerita ini mengeksplorasi dinamika kekuatan: bukan semata dominasi, tapi juga saling ketergantungan — Cid butuh mereka untuk melegitimasi sebagian rencananya, dan mereka, meski terpesona, juga mendapatkan ruang untuk tumbuh. Itu membuat setiap adegan yang tampak sepele jadi penuh makna dan memancing emosi tanpa harus berteriak-teriak. Aku selalu nunggu momen-momen kecil itu dengan antusias, karena itu yang paling manusiawi dalam serial seperti 'The Eminence in Shadow'.

Apa Tujuan Cid Kagenou Membentuk Cult Of Shadow?

3 Answers2025-09-16 11:40:54
Melihat Cid bermain-main dengan bayang-bayang dari sudut pandang seorang penonton yang suka teori konspirasi, aku selalu merasa motivasinya bercampur antara narsisme dan idealisme yang aneh. Pertama, dia ingin menjadi arsitek di balik panggung: bukan sekadar pahlawan yang berdiri di depan, tapi sosok yang menggerakkan banyak hal tanpa dilihat. Membentuk Cult of Shadow memberinya struktur untuk melatih agen, mengumpulkan informasi, dan menjalankan rencana-rencana rumit yang mustahil dilakukan sendirian. Bukan hanya soal kekuasaan, tapi soal kontrol narasi—dia menciptakan musuh, skenario, dan bahkan mitos supaya tindakannya punya konteks, seolah hidupnya menjadi cerita yang ia tulis sendiri. Kedua, ada unsur permainan dan pelarian. Cid mencari sensasi jadi mastermind yang misterius; bagi dia, mimpi itu juga cara untuk merasa berarti. Dalam praktiknya, Cult of Shadow berfungsi sebagai laboratorium: anggota dilatih, taktik diuji, dan ide-idenya diuji di lapangan. Kadang tujuan mulia—melindungi orang yang dia pedulikan atau menekan ancaman—bertemu dengan kesenangan personal. Itu kombinasi berbahaya tapi juga membuat ceritanya sangat menarik untuk diikuti. Aku selalu terpesona melihat bagaimana rencana yang tampak konyol di awal ternyata punya dampak nyata bagi dunia di sekitarnya.

Apa Perbedaan Cid Kagenou Antara Versi Anime Dan Novel?

3 Answers2025-09-16 15:23:59
Dengerin ini: Cid Kagenou di versi anime dan di versi novel terasa seperti dua interpretasi dari karakter yang sama, tapi dengan fokus yang sangat berbeda. Dalam novel, aku merasa dibawa masuk ke kepala Cid — ada lapisan metanarasi dan monolog internal yang panjang, di mana kebodohan pura-pura, rencana-rencana dramatisnya, dan selera humornya mendapat ruang penuh untuk berkembang. Novel menyuguhkan detail-detail kecil tentang bagaimana dia merancang organisasi bayangan, trait kepribadiannya yang sarkastik, dan bagaimana dia menilai orang lain dengan cepat. Semua itu bikin Cid terasa lebih kompleks dan kadang lebih gelap. Sementara itu, anime memilih menonjolkan sisi visual dan timing komedinya. Eksekusi adegan, ekspresi wajah, dan suara pengisi membuat momen-momen lucu jadi lebih langsung kena. Namun karena tempo yang lebih padat, beberapa penjelasan dan subplot yang panjang di novel disingkat atau dilewatkan, sehingga motivasi atau rincian kecil dari kejeniusan Cid kadang terasa samar. Visual efek magic dan adegan aksi diberi sorotan yang bikin Cid tampak lebih flamboyan dan berenergi—sesuatu yang bikin anime gampang dinikmati tapi mengurangi beberapa nuansa kejinya. Di hati aku, kalau pengin paham penuh siapa Cid dan kenapa dia melakukan hal-hal absurd itu, baca novel; tapi kalau mau pengalaman yang cepat, lucu, dan penuh gaya, nonton anime. Keduanya sah-sah saja dinikmati berdampingan, karena masing-masing menampilkan sisi Cid yang unik dan saling melengkapi.
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status