Kalau ngomongin Ah Mantap Nas Ramli, sosoknya emang bikin penasaran ya. Aku inget banget pertama kali nemuin kontennya sekitar 2019-2020 di TikTok, pas lagi demam konten-konten receh tapi relatable. Nas Ramli ini unik karena gaya becandanya yang khas banget—pakai logat Medan yang medok dan delivery jokes-nya super spontan.
Awalnya sih kontennya lebih ke sketsa pendek parodi kehidupan sehari-hari, terus pelan-pelan mulai viral karena banyak yang nyambung sama humornya. Yang bikin beda, dia nggak cuma ngandelin lucu-lucuan aja, tapi juga ada 'greget' di setiap actingnya. Kayaknya titik baliknya pas konten 'Ah Mantap' jadi trending, sampe akhirnya jadi trademark-nya. Sekarang mah udah merambah ke YouTube bahkan jadi bintang iklan!
Pernah nggak sih nemuin seseorang di timeline terus langsung ketawa gegara gaya bicaranya? Itulah Nas Ramli buatku. Kira-kira dua tahun lalu, aku mulai sering liat videonya muncul di FYP TikTok. Gaya ngomongnya yang ceplas-ceplos itu langsung nempel di kepala.
Perjalanannya lucu juga—dari sekadar respond komentar random sampe bikin skenario utuh. Yang paling keren itu bagaimana dia bisa bikin konten yang technically sederhana tapi engagementnya gila. Kayak video 'Ah Mantap' 15 detik aja bisa dapet jutaan view. Kuncinya mungkin di authenticity-nya; orang bisa liat bahwa Nas Ramli emang kayak gitu beneran, bukan sekadar acting.
Nas Ramli itu contoh klasik bagaimana platform digital bisa ngubah hidup seseorang dalam sekejap. Dari yang awalnya cuma iseng bikin konten, sekarang jadi salah satu selebgram paling dicari. Aku perhatiin karir online-nya mulai serius sekitar 2020, pas konten-konten lokal lagi naik daun.
Yang bikin aku respect, dia konsisten banget ngembangin karakter 'Ah Mantap' itu. Nggak cuma stuck di satu format, tapi eksplorasi dari TikTok ke platform lain dengan natural. Ada fase di mana kontennya mulai lebih produksi, kolaborasi sama brand gede, bahkan sempet trending karena duet sama seleb lain. Prosesnya emang nggak instan—butuh waktu sampe orang-orang akhirnya ngeh bahwa Nas Ramli itu bukan cuma fenomena sesaat.
2026-07-05 12:02:56
16
Lihat Semua Jawaban
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Buku Terkait
Ah! Mantap Mas Ramli
Miss Luxy
9.8
4.0M
"Ramli, hamili istriku, aku akan membayarmu dua puluh kali lipat dari gajimu!"
Ramli, duda anak tiga dari desa, terpaksa bekerja untuk CEO kaya. Namun, kedua majikannya terus bertengkar karena lima tahun ini, mereka tidak dikaruniai anak. Ramli yang butuh uang, tepaksa harus melakukan kerjasama. Perlahan, Vina mulai merasa nyaman dan ketagihan dengan sang pelayan. Hingga akhirnya mereka terjebak dalam hubungan yang sangat rumit. Apalagi saat Vina tahu sang suami telah mengkhianati dirinya dengan memiliki selingkuhan.
Yang lebih mengejutkan adalah, Ramli sebenarnya bukan pelayan biasa hingga semua orang terkejut!
Roni, pemuda desa yang merantau ke Jakarta demi mengubah nasib, tak pernah menyangka hidupnya akan berubah begitu cepat. Ketampanan dan sikap polosnya justru membuat banyak wanita terpikat—mulai dari ibu kos cantik yang kesepian, wanita karier yang menggoda, hingga janda-janda muda yang haus perhatian.
Awalnya Roni hanya ingin bekerja dan hidup sederhana. Namun pesona para wanita itu menyeretnya ke dalam hubungan-hubungan terlarang yang penuh godaan dan rahasia.
Sheravina Danilova, seorang model seksi blasteran Rusia, terpaksa menikah dengan Kevin Alejandro Bagaskara, duda 40 tahun yang merupakan mantan suami dari Selena bibi Sheravina karena sebuah insiden satu malam. Kevin adalah seorang chef sekaligus pemilik restoran, baik, jujur, tampan dan juga sangat mapan. Namun sayangnya tak bisa memberikan keturunan kepada Selena sehingga membuat Selena menceraikannya.
Erin Kayonna kembali ke kota asalnya setelah kesehatan kedua orang tuanya mulai menurun. Dengan tabungan dari pekerjaannya sebagai Sports Physiotherapist di ibu kota, Erin membuka klinik fisioterapi olahraga kecil bersama seorang temannya.
Namun, kepulangan itu membawanya kembali ke masa lalu yang selama sepuluh tahun dia coba lupakan.
Ketika Erin datang ke sekolah lamanya untuk menawarkan kerja sama layanan fisioterapi bagi para atlet muda di sana, dia justru bertemu kembali dengan Rama Mahanta.
Pria yang dulu dia tinggalkan.
Pria yang masih percaya bahwa Erin telah mengkhianatinya.
Saat Erin berusaha menghindar, takdir terus mendekatkannya pada Rama.
Apa yang terjadi jika takdir memberikan mereka kesempatan kedua? Akankah Erin tetap menolak saat Rama tidak pernah berniat melepaskannya?
Kamila, seorang Make Up Artist berdedikasi, dipecat setelah difitnah oleh Maleta, saingan liciknya. Kehilangan pekerjaannya, Kamila menemukan harapan baru di TLM Entertainment, agensi idol paling bergengsi. Namun, posisinya tergantung pada satu orang—Kaelen, idol ternama sekaligus pemilik perusahaan yang menyimpan dendam karena pernah diputuskan Kamila di masa SMK. Dengan senyum sinis dan hati yang penuh luka, Kaelen menyambutnya dengan ejekan tajam, "Ingin melamar pekerjaan, atau melamarku?" Bisakah Kamila mengatasi masa lalunya dan membuktikan keahliannya, atau akan terjebak di antara cinta lama dan ambisi barunya?
Rahma seorang wanita sederhana dan pekerja keras. Setelah sang suami di-PHK ia rela menjadi ART demi membantu mengepulkan asap dapur keluarga kecilnya.
Namun, ia menjadi sangat murka saat mendapati suami tengah berbuat tak senonoh dengan adik kandungnya.
Bagaimana kisahnya? Baca, yuk?
Ada sesuatu yang begitu autentik dari Mas Ramli yang bikin kontennya langsung nempel di kepala. Awalnya nemuin videonya lewat rekomendasi algoritma, dan dalam hitungan menit, aku udah scroll ke bawah buat cari lebih banyak. Gaya bicaranya yang ceplas-ceplos tapi penuh makna, plus ekspresi wajahnya yang bisa bikin ketawa sekaligus merenung, itu kombinasi sempurna. Konten viralnya sering banget bahas kehidupan sehari-hari dengan sudut pandang unik—misalnya ngomongin 'resep' mengatasi overthinking pakai analogi bikin martabak, atau kritik sosial pakai guyonan soal harga cabe. Yang bikin beda? Ia nggak cuma lucu, tapi juga nyentil persoalan nyata.
Dari semua kontennya, yang paling sering dibahas komunitas online adalah seri 'Ngopi Dulu'—di situ ia bahas topik berat kayak mental health atau relasi keluarga dengan gaya santai kayak lagi ngobrol di warung kopi. Kerennya, ia selalu sisipin pesan tanpa kesan menggurui. Aku suka banget sama episode di mana ia bilang, 'Jangan takut gagal, takutnya nggak pernah mulai.' Simple, tapi bikin semangat lagi buat yang lagi down.
Aku masih inget banget pertama kali nemuin konten Mas Ramli di timeline media sosial. Waktu itu sekitar pertengahan 2020, ketika banyak orang lagi bete di rumah karena pandemi. Gaya bicaranya yang khas pake 'Ah mantap' langsung nyantol di kepala. Kontennya sederhana tapi somehow bikin ketawa - biasanya tentang kehidupan sehari-hari yang relatable banget.
Yang bikin cepat viral mungkin karena timing-nya pas banget. Orang butuh hiburan ringan di situasi stressful, dan Mas Ramli muncul dengan konten yang genuine tanpa pretensi. Awalnya viral di TikTok, kemudian merambat ke Twitter dan Instagram lewat repost-an netizen. Lucunya, banyak yang mulai niru gaya bicaranya sampe jadi semacam meme hidup.