Aku Tak Membenci Hujan

Kuis Kepribadian ABO
Ikuti kuis singkat untuk mengetahui apakah Anda Alpha, Beta, atau Omega.
Aroma
Kepribadian
Pola Cinta Ideal
Keinginan Rahasia
Sisi Gelap Anda
Mulai Tes
Ketika Hujan Tak Lagi Reda
Ketika Hujan Tak Lagi Reda
Baru setelah membaca catatan harian di akun anonim milik Juan Biantara tentang pertemuan kembali setelah sekian lama, Olivia Nismara akhirnya sadar bahwa selama tiga tahun pernikahan mereka, pria itu ternyata selalu mencintai adiknya. Di hari ketika dokter memvonis usianya tidak akan bertahan lebih dari sebulan, Juan justru sedang menghadiri acara makan hotpot bersama sang cinta sejati, yang juga adik Olivia. Dia membalikkan ponsel dan membiarkan panggilan dari Olivia terabaikan di atas meja dengan santai. Juan berkata, "Melda jarang pulang. Bulan ini aku mau lebih banyak menemaninya." Saat Olivia menjalani kemoterapi hingga muntah dan pingsan, Juan menulis di buku hariannya, [Aku mengajaknya berjalan di sepanjang jalan rindang di almamater kami. Rasanya seperti kembali ke masa lalu.] Ketika rasa sakit membuat Olivia sampai memuntahkan darah di hadapannya, pria itu malah pergi tergesa-gesa. "Anjing peliharaan Melda sakit. Aku harus membawanya ke dokter." Malam pergantian tahun, Olivia meninggal sendirian di kamar rumah sakit. Sementara Juan sedang bersulang bersama keluarganya di bawah gemerlap kembang api. Saat membuka mata lagi, Olivia mendapati dirinya kembali ke titik balik takdirnya. Juan menerobos hujan dengan mata memerah, berusaha meraih dirinya. "Olivia, di kehidupan ini aku nggak bakal mengecewakanmu lagi!" Namun, Olivia hanya berbalik dengan tenang. "Tuan Juan, permisi. Kehidupanmu itu, aku nggak berniat ikut menjalaninya lagi."
|
22 Bab
Aku Tak Membencimu
Aku Tak Membencimu
Demi melunasi hutang sang ibu, Ayyara Faderica terpaksa harus menerima perjodohan dengan Kieran Bimantara, putra sahabat ibunya sekaligus CEO di tempatnya bekerja. Setelah menjadi istri Kiaran, hidup Ayyara seketika berubah jauh lebih baik. Kieran yang sudah sejak lama menyukai Ayyara secara diam-diam, tentu memperlakukan sang istri layaknya seorang ratu. Apapun yang diinginkan Ayyara, Kieran tak pernah melarang. Namun sayang sekali, Ayyara sangat sulit menerima Kieran di hatinya, ia justru masih menjalin hubungan dengan mantan kekasihnya. Walau mengetahui hal itu, Kieran tak pernah lelah berjuang mendapatkan hati Ayyara. Akankah Ayyara sadar dengan perjuangan Kieran, dan mau menerima cinta Kieran dengan tulus? Atau rumah tangga mereka justru akan hancur, karena Ayyara tak mau melupakan masa lalunya?
10
|
194 Bab
Aku Tak Bodoh
Aku Tak Bodoh
Firdania Tintama. Gadis asal Sumatera Utara yang sedikit bar-bar, kuat, energik, pantang ditindas namun penuh dengan kekonyolan yang tiada dua. Ia merantau ke Jakarta dan menemukan jodoh di sana—Arya Bima Sakti atau yang sering dipanggil Bima. Namun apa kata nasib. Sekeping cinta yang Firda berikan kepada suami dan keluarganya, tak lantas membuat mertua dan ipar menyayangi dirinya. Itu dikarenakan mertuanya yang sedari awal tak suka jika anak lelakinya mendapatkan istri seorang anak perantauan. Kebencian semakin menjadi kala Firda tak jua mengandung. Padahal usia pernikahan mereka masih terbilang muda, yaitu dua tahun. Sedih? Lantas menerima begitu saja perlakuan mertua, ipar bahkan sikap menyebalkan dari suaminya sendiri? Oh, tentu tidak! Firda bukan wanita lemah. "Jika kewarasanku dianggap angin lalu,maka aku perlu sedikit gila biar tiada beban". Itu katanya. Tak ada sedih yang berlarut, mana lagi Firda mempunyai seorang bestie yang sifatnya hampir sama seperti dirinya—konyol. Apakah kehidupan rumah tangganya dengan Bima akan bertahan? Atau ia akan mendapat cinta lain yang sudah semestinya ia dapatkan? Yuk simak ceritanya. menyukai
Belum ada penilaian
|
151 Bab
Jangan Membenci Cinta
Jangan Membenci Cinta
Bee, masih terlalu belia ketika merasakan pahitnya hidup menjadi sebatang kara di dunia ini. Kedua orang tuanya tidak mewariskan harta sepeser pun bahkan meninggalkan hutang yang harus Bee bayar kepada Beni yang merupakan sahabat ayah dan bundanya. Beni menginginkan Bee menikah dengan anak semata wayangnya yang bernama Akbi. Namun Akbi telah memiliki kekasih, maka mati-matian Akbi menolak perjodohan tersebut. “Gue punya cewek dan gue cinta sama dia, harusnya gue nikahnya sama dia bukan sama lo!” ~Devano Akbi Marthadidjaya~ “Gimana kalau kita buat perjanjian? Biar Om Beni enggak kecewa, kita ikutin aja keinginan papamu ... hanya sampai aku lulus kuliah lalu mendapatkan kerja dan bisa menghidupi diri sendiri, trus kita bercerai, menolak keinginan om Beni lebih sulit dari pada mengajukan perceraian ke pengadilan ... setelah nikah nanti, hidup kita pasti akan menjadi miliki kita sendiri, kita mau cerai pun ... om Beni enggak akan bisa ngelarang, gimana?” ~Aurystela Akkeu Quenbee~
10
|
206 Bab
Rintik Hujan yang Tak Pernah Pulang
Rintik Hujan yang Tak Pernah Pulang
Di tengah jamuan makan malam keluarga, aku baru mengetahui fakta pahit bahwa sahabat masa kecilku, lelaki yang seharusnya tumbuh besar bersamaku, telah melepaskan peluang emas untuk naik pangkat di Distrik Militer Utara demi sepupuku, Ajeng Hidayat. "Nilai ujian Ajeng hanya cukup untuk masuk universitas lokal. Kebetulan kondisi kesehatan Bibi juga sedang menurun, jadi aku sudah membantu mengubah data pendaftaranmu. Kita semua akan tetap tinggal di sini," ucapnya santai. Ibuku pun menimpali dengan nada yang sama mendesaknya, "Benar, Nak. Ibu sudah berjanji pada pamanmu untuk menjaga Ajeng, jadi kamu juga harus membantu Ibu merawatnya. Lupakan saja soal kampus papan atas itu, nggak ada gunanya. Toh, nanti setelah menikah dengan Rangga, kamu juga akan ikut dia bertugas." Belum sempat aku mengeluarkan sepatah kata pun, mata Ajeng mulai berkaca-kaca. Air matanya jatuh dengan begitu dramatis. "Semua ini salahku yang nggak berguna. Ayah dan Ibu sudah tiada, sekarang aku malah membebani Kakak sampai dia nggak bisa kuliah di universitas impiannya. Sebaiknya kalian pergi saja, aku bisa menjaga diriku sendiri." Begitu air mata itu jatuh, Rangga dan ibuku langsung panik. Mereka sibuk menghibur dan menenangkannya seolah dialah pusat semesta. Tanpa suara, aku bangkit dan kembali ke kamar. Di detik terakhir sebelum batas waktu pendaftaran ditutup, aku mengubah kembali pilihan Universitas Adiwangsa. Sejujurnya, keinginanku ke sana bukan hanya agar bisa dekat dengan Rangga. Dulu, aku hanya ingin melewati setiap hal bersamanya. Berjalan beriringan di bawah satu payung hingga rintiknya membasahi rambut kami yang memutih oleh usia, sebuah janji untuk menua bersama. Akan tetapi, sekarang, siapa pun yang berdiri di sampingku saat hujan turun tak lagi jadi masalah. Hanya tempat itu yang tetap harus kudatangi.
|
10 Bab
Aku Tak Rela Dimadu
Aku Tak Rela Dimadu
“Semua orang berkata kamu ini mandul. Ayah dan Ibuku sudah menunggu selama 5 tahun! 5 tahun itu waktu yang lama untuk memiliki seorang anak!” Teriak Melvin penuh emosi. “Aku sudah cukup sabar dengan kamu Zee!” Melvin mengelus dadanya untuk menenangkan dirinya sendiri.“Tapi aku tidak mandul, kak. Dokter sudah menyatakan itu.”Pernikahan tanpa ada anak membuat adanya kekurangan dari sebuah keluarga. Getir dan pahit karena dikatakan mandul oleh suami sendiri, dan sang suami yang lebih memilih menikah siri dengan wanita lain yang lebih muda. Bagaimana perjalanan Zeline dalam pernikahannya? Apakah ia kuat menghadapi perselingkuhan suaminya ataukah ia memilih untuk bercerai?
9.9
|
215 Bab

Apa Kata Kata Bijak Tentang Hujan Yang Cocok Untuk Caption Instagram?

5 Jawaban2025-12-11 13:36:38

Hujan itu seperti kehidupan—kadang deras, kadang gerimis, tapi selalu membawa kesegaran setelahnya. Aku suka mengamatinya dari balik jendela sambil minum teh hangat, merasa semua masalah terbasuh bersamanya.

Ada kutipan dari novel 'Kafka on the Shore' yang selalu terngiang: 'Hujan bukan sekadar air yang jatuh dari langit, ia adalah musik untuk yang mau mendengar.' Cocok banget buat caption yang dalam tapi relatable. Coba tambahkan foto hujan samar-samar dengan filter biru muda, pasti aesthetic!

Apakah 'Banda Neira Hujan Di Mimpi' Ada Albumnya?

4 Jawaban2026-02-10 23:44:34

Ada kalanya kita menemukan karya yang begitu personal, seolah hanya hidup dalam imajinasi. 'Banda Neira Hujan di Mimpi' awalnya adalah puisi tunggal yang viral di media sosial, lalu berkembang menjadi prosa puitis. Samakah dengan album? Tidak persis—tapi ada sesuatu yang lebih indah: komunitas penggemar yang merangkainya menjadi playlist di Spotify, memadukan lagu-lagu melancholic seperti 'Hujan' oleh Hindia atau 'Banda Neira' dari Dialog Senja. Rasanya seperti menemukan mixtape dari teman dekat.

Justru karena tidak dirilis secara formal, karya ini punya ruang untuk interpretasi. Beberapa indie label bahkan membuat edisi khusus audiobook dengan narasi dan musik latar. Kalau ditanya 'apakah ada albumnya', jawabanku: mungkin bukan dalam bentuk konvensional, tapi jiwa musikalnya nyata lewat cara kita meresonansikannya.

Apakah Soundtrack Akan Ada Pelangi Setelah Hujan Tersedia Digital?

4 Jawaban2025-10-28 23:51:39

Judul 'Ada Pelangi Setelah Hujan' selalu bikin aku penasaran soal rilis digitalnya—apalagi kalau dulu pernah dengar versi fisik atau trailer yang menarik.

Biasanya ada beberapa kemungkinan: kalau soundtrack itu berasal dari proyek besar dengan label yang jelas, ia hampir selalu mendapat rilis di platform streaming (Spotify, Apple Music, YouTube Music) dan toko digital (iTunes, Amazon). Rilisnya bisa muncul sekaligus di semua layanan atau bertahap tergantung lisensi wilayah. Kalau pembuatnya indie, seringkali mereka memilih Bandcamp, SoundCloud, atau distribusi digital independen yang langsung masuk ke Spotify/Deezer setelah proses agregator selesai.

Aku sering mengikuti akun resmi artis, label, dan distributor karena pengumuman rilis digital hampir selalu lewat sana—serta pra-save link kalau mereka punya. Bila kamu ingin cek cepat: cari judul itu di Spotify/YouTube, periksa channel label di YouTube, dan kunjungi Bandcamp. Kalau belum muncul, kemungkinan besar sedang dalam proses admin atau memang belum direncanakan rilis digital; sabar sedikit dan pantau saja pengumuman. Aku pribadi senang waktu sebuah soundtrack lawas yang kusukai tiba-tiba muncul di streaming—rasanya kayak nemu harta karun kecil.

Puisi Hujan Singkat Apa Yang Cocok Untuk Caption Instagram?

4 Jawaban2025-12-18 09:51:15

Hujan selalu membawa suasana berbeda—entah itu rindu, kesepian, atau kehangatan dalam selimut. Salah satu puisi favoritku untuk caption IG adalah: 'Rintik menari di jendela, // mengisyaratkan cerita yang tertunda. // Aku dan kopi, // menunggu sunyi yang ramai.' Puisi ini pendek tapi evocative, cocok untuk foto hujan dari balik kaca atau secangkir kopi di teras.

Kalau ingin lebih puitis, coba: 'Langit menangis tanpa suara, // bumi diam-diam menyimpan cerita.' Dua baris ini bisa dipasang dengan gambar jalanan basah atau payung yang terbalik. Puisi hujan singkat itu seperti soundtrack visual—ia tidak perlu panjang untuk menyentuh.

Bagaimana Chord Gitar Lagu Benci Utopia Yang Mudah?

3 Jawaban2026-01-11 04:55:57

Chord 'Benci Utopia' sebenarnya cukup sederhana untuk pemula, terutama di bagian verses. Lagu ini menggunakan progresi dasar seperti C - G - Am - F yang diulang-ulang dengan pola strumming down-up santai. Aku sering memainkannya sambil nongkrong di teras rumah, rasanya pas banget dengan vibes melankolis lagunya. Coba tekan fret ketiga senar lima untuk C, lalu langsung geser ke G dengan tiga jari di fret teratas. Jangan lupa mute senar bass sedikit biar lebih clean.

Untuk chorus, ada variasi kecil pakai Dm dan Em yang memberi nuansa lebih dramatis. Kalau jari masih kaku, bisa substitusi Em dengan E7 agar lebih mudah. Aku biasanya mainkan versi acoustic pakai capo di fret kedua biar suaranya lebih cerah. Yang penting feeling-nya: pelan-pelan aja, ikuti tempo galau vokalisnya!

Di Mana Bisa Download Lagu Benci Utopia Versi Original?

3 Jawaban2026-01-11 02:24:16

Pernah dengar 'Benci Utopia' di playlist seseorang dan langsung terpikat sama melodinya. Aku biasanya nyari lagu-lagu indie gini di platform legal kayak Spotify, Apple Music, atau JOOX karena lebih support artist-nya langsung. Kalau versi originalnya, coba cek di akun resmi penyanyinya di YouTube atau SoundCloud—banyak musisi indie upload karya mereka di situ. Jangan lupa cek kolom deskripsi, kadang mereka kasih link download resmi buat fans yang mau dukung secara langsung.

Kalau emang nggak nemu, bisa juga coba tanya komunitas musik indie di Reddit atau forum Kaskus. Biasanya ada yang punya rekomendasi situs legal atau bahkan tahu kalau lagunya bisa dibeli di Bandcamp. Hindari situs ilegal soalnya selain nggak etis, kualitas filenya sering jelek dan bisa kena malware.

Aka Karakter Utama Dalam Tirani Dan Benteng Paling Dibenci?

4 Jawaban2026-01-12 12:10:33

Karakter utama dalam 'Tirani dan Benteng' memang polarizing banget! Aku sendiri awalnya simpatik sama perjuangannya melawan sistem, tapi semakin ke belakang, sikapnya yang absolut dan gak mau kompromi bikin sebel. Dia sering nganggap cara dia satu-satunya yang benar, sampai-sampai ngorbankan orang terdekat. Kayak waktu dia neken ideologi buta demi 'tujuan mulia'—itu yang bikin aku kecewa berat. Padahal ceritanya punya potensi buat ngejelasin kompleksitas moral, eh malah jadi hitam putih gara-gara protagonisnya kaku.

Tapi justru mungkin itu kekuatan ceritanya? Bikin pembaca emosi dan debat. Aku sering liat di forum fans yang pecah jadi dua kubu: yang membela protagonis karena konsistensinya, vs yang muak sama sifat dogmatisnya. Kalau dipikir-pikir, jarang ada karakter yang bisa bikin fandom segitu terbelah!

Ada Berapa Halaman Buku Hujan Di Bulan December?

2 Jawaban2025-12-19 19:31:49

Membaca 'Hujan di Bulan December' itu seperti menyelami dunia yang penuh kejutan. Buku ini punya tebal sekitar 200 halaman, tapi jangan biarkan angka itu menipu—setiap lembarannya sarat dengan emosi dan kedalaman. Awalnya kupikir bakal menyelesaikannya dalam satu minggu, tapi ternyata butuh lebih lama karena seringkali aku terjebak dalam renungan tentang dialog-dialognya yang menusuk. Beberapa bagian bahkan kubaca ulang karena terlalu indah untuk dilewatkan.

Yang menarik, meski bukan buku tebal, pacing ceritanya sangat pas. Tidak terburu-buru tapi juga tidak bertele-tele. Aku suka bagaimana penulis membangun atmosfer bulan December dengan deskripsi yang begitu hidup, sampai-sampai aku bisa merasakan dinginnya hujan dalam imajinasiku. Kalau kamu suka kisah contemplative dengan sentuhan slice of life, tebalnya yang 200 halaman ini justru jadi keunggulan—cukup untuk membangun karakter yang kuat tanpa membuat pembaca kelelahan.

Siapa Penulis Yang Terkenal Menggunakan Gaya Hujan Lirik?

5 Jawaban2026-01-21 05:30:19

Aku selalu merasa puisi bisa bikin hujan terasa nyata, dan kalau bicara tentang gaya 'hujan lirik' di tanah air, nama Sapardi Djoko Damono langsung melintas di kepala. 'Hujan Bulan Juni' bukan sekadar judul; bagi banyak orang, itu adalah definisi bagaimana hujan bisa jadi metafora cinta, kehilangan, dan rindu tanpa berteriak-teriak. Saya suka bagaimana kata-katanya sederhana tapi mengendapkan emosi seperti tetesan yang terus jatuh.

Di perspektif saya yang lebih sentimental, cara Sapardi memilih kata membuat suasana jadi rapuh namun aman—seperti berdiri di bawah payung tipis sambil menatap jalan basah. Banyak pembaca yang baru kenal puisi jadi terbawa nuansa, karena tidak perlu kosakata tinggi untuk merasakan duka atau harapannya. Kalau diminta menyebut penulis yang paling identik dengan hujan lirik di Indonesia, saya akan menempatkan Sapardi di posisi teratas; karyanya terasa seperti hujan yang mengetuk jendela hati. Aku sering kembali ke bait-baitnya saat malam hujan, dan itu selalu menenangkan.

Apa Makna Tak Ada Yang Lebih Tabah Dari Hujan Bulan Juni?

5 Jawaban2025-10-13 00:30:08

Ada satu baris puisi yang selalu membuatku terdiam.

Baris itu, dari 'Hujan Bulan Juni', terasa seperti bisik lembut yang menenangkan sekaligus memilukan. Untukku, kata 'tabah' di situ bukan cuma soal ketegaran yang keras atau pamer keberanian. Tabah di sini lebih seperti ketahanan yang halus: menerima hujan meski tahu tubuhnya basah, tetap turun meski tak diundang. Hujan bulan Juni sendiri terasa ganjil—seolah alam melakukan sesuatu di luar musimnya—maka ketabahan yang digambarkan juga punya nuansa ketidakadilan atau kehilangan yang tak terduga.

Aku sering membayangkan hujan itu sebagai seseorang yang terus berjalan pulang dalam dingin tanpa mengeluh, membawa cerita-cerita yang tak sempat diceritakan. Itu menyentuh bagian dalam hatiku yang mudah merindukan hal-hal sederhana; tabah bukan berarti tak terluka, melainkan tetap memberi ruang untuk rasa sakit sambil melangkah. Akhirnya, baris itu mengajarkan aku bahwa ada keindahan dalam kesunyian yang menerima—sebuah keberanian yang pelan, yang membuatku agak lebih sabar terhadap hari-hari mendungku sendiri.

Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status