Setelah melihat banyak hal, tidak ada jawaban mudah untuk pertanyaan ini. Anime yang mengandung NTR kuat dan rating tinggi sangat jarang karena temanya membuat penonton umum tidak nyaman.
Cara paling aman adalah menonton anime yang memakai elemen itu sebagai bagian konflik, bukan satu‑satunya fokus, dan tetap memiliki produksi serta cerita yang bagus. Contohnya, Attack on Titan penuh dengan pengkhianatan dan kepercayaan yang hancur di level nasional dan pribadi. Ratingnya sangat tinggi. Atau Code Geass, yang selalu menampilkan permainan loyalitas dan pengkhianatan. Kedua anime itu memberi kepuasan cerita yang jauh lebih dari sekadar konflik asmara.
Kalau mau tahu apa yang populer, pakai apa? Rating di MyAnimeList? Jumlah diskusi di Reddit? Trending di Twitter? Pakai ukuran itu, hampir pasti tidak ada anime NTR yang masuk 50 besar tahun ini. Yang lagi naik itu anime action dan fantasy seperti 'Solo Leveling' atau 'Frieren'.
Gak langsung kusangka istilah itu bakal nyebar sedemikian rupa di kalangan penggemar, tapi setelah nongol di forum-forum lama dan tag doujin, 'NTR' jadi istilah yang gampang dikenali.
Dalam bahasa Jepang, NTR singkatan dari netorare (寝取られ), bentuk pasif dari kata kerja netoru (寝取る) yang secara harfiah bisa dimaknai 'diambil (untuk tidur)', maksudnya pasangan direbut atau 'diambil' oleh orang lain. Nuansanya bukan sekadar 'selingkuh' secara klinis, melainkan fokus pada perasaan kehilangan dan pengkhianatan yang dialami korban. Karena itu banyak karya yang dikategorikan NTR menonjolkan sudut pandang orang yang ditinggalkan: rasa sakit, cemburu, frustrasi.
Secara historis istilah ini sudah lama ada tapi popularitas tag 'NTR' meledak bersama komunitas online—misalnya forum dan situs doujin pada akhir 90-an sampai 2000-an—lalu dipakai sebagai label genre di visual novel, manga dewasa, dan anime. Penting juga membedakan netorare (pasif) dengan netori (寝取り, aktif) di mana pelaku yang mengambil peran sebagai POV utama. Di fandom internasional sering terjadi penyederhanaan, tapi kalau mau nge-tag atau ngomongin tema ini, pahami bahwa elemen emosionalnya lebih menentukan daripada tindakan fisik semata. Aku biasanya berhati-hati rekomendasi karena efeknya cukup kuat buat beberapa orang.
Kalau ngomongin definisi, Netorare (NTR) artinya “dicurangi” atau “direbut”. Jadi Netorare mirip cheating, tapi beda. Cheating kadang terjadi tanpa ada orang ketiga yang aktif merebut. Netorare biasanya ada orang ketiga yang agresif merebut pasangan tokoh utama. Rasanya kayak dikhianati sekaligus diinjak‑injak.
Pertanyaan ini memicu diskusi tentang cara kita mendefinisikan genre. Secara tradisional, isekai membutuhkan perpindahan dimensi. Naruto tidak memiliki perpindahan itu. Namun ada pandangan longgar yang menganggap “dunia yang berbeda” sebagai budaya yang sangat asing. Konoha bisa terasa seperti dunia lain bagi pembaca, tetapi bagi karakter, Konoha adalah rumah. Jadi sudut pandang penting.
Dalam narasi, pembaca belajar tentang dunia ninja bersama Naruto muda. Cara itu mirip dengan cara pembaca masuk ke dunia baru dalam isekai. Namun itu hanyalah teknik bercerita, bukan genre. Karena itu, meskipun cara penyampaian dunia serupa, premis dasarnya berbeda. Naruto tetap karya fantasi dalam dunia tertutup.