Bejo Vina mulai menarik perhatian sekitar 2018 lewat konten-konten komedi pendek di platform seperti TikTok dan Instagram. Awalnya, gaya mereka yang santai dan relatable bikin banyak orang nyaman—seperti ngobrol sama teman sendiri. Yang bikin makin viral adalah chemistry duo ini yang natural banget, plus joke-joke sehari-hari yang sering bikin netizen nyengir tanpa sadar. Perlahan, mereka ekspansi ke YouTube dengan konten lebih panjang, dan sejak itu namanya makin melejit.
Yang menarik, mereka nggak cuma ngandalkan tren, tapi juga bikin konten yang konsisten dengan 'rasa' lokal. Dari remaja sampe emak-emak bisa tertawa, itu salah satu kunci mereka bertahan sampai sekarang.
Baru saja melihat postingan Bejo Vina di media sosial, dan rasanya seperti menemukan harta karun! Dia sedang mengerjakan serial dokumenter pendek tentang tradisi kuliner Indonesia yang hampir punah, dengan pendekatan visual yang sangat cinematic. Proyek ini menggabungkan wawancara dengan nenek-kakek di desa terpencil dan teknik memasak yang diturunkan turun-temurun.
Yang bikin excited, dia kolaborasi dengan musisi indie lokal untuk soundtrack-nya. Dari sneak peek yang dibagikan, nuansanya sangat autentik - kamera handheld mengikuti proses pembuatan sambal dari kebun ke meja makan. Bukan sekadar konten makanan biasa, tapi lebih seperti puisi visual tentang warisan budaya.