4 Answers2025-11-08 04:15:21
Ada satu adegan yang selalu memenuhi pikiranku setiap kali membahas nasib Danzo: duel menyakitkan antara dia dan Sasuke benar-benar menutup babak gelap itu.
Aku ingat bagaimana Danzo menggunakan semua sumber dayanya — mata Sharingan yang disimpan di lengan, kemampuan Izanagi berulang kali, serta potongan sel-sel Hashirama — demi menjaga kekuasaannya dan menyelamatkan muka Konoha menurut versinya sendiri. Di hadapan Sasuke, semua itu tidak cukup. Sasuke, yang termotivasi oleh dendam dan kebenaran tentang tragedi klan Uchiha, menekan hingga Danzo kehabisan kesempatan memakai Izanagi. Setelah penggunaan Izanagi yang berulang, tubuh Danzo tak sanggup lagi menahan konsekuensinya; ia akhirnya meninggal di hasil pertarungan itu.
Setelah kematiannya, cerita Danzo tidak kembali lagi ke garis utama di 'Naruto Shippuden'. Dampaknya lebih terasa dalam bentuk konsekuensi: reputasi Root tergores, diskusi moral soal pengorbanan demi keamanan semakin mengemuka, dan Konoha harus menata ulang urusan intelijen dan kepercayaan publik. Untukku, momen itu terasa seperti penutup bagi sosok yang rumit—dia bukan sekadar penjahat satu dimensi, tapi pemicu refleksi tentang batas kekuasaan. Aku sering teringat bagaimana konflik etik itu bergema jauh setelah jasadnya pergi.
3 Answers2025-12-07 18:25:51
Membahas duel antara Danzo dan Sasuke selalu menarik karena keduanya punya kekuatan unik. Tanpa Izanagi, Danzo kehilangan senjata utama untuk 'mengulang' kematiannya, tapi bukan berarti dia tak berdaya. Kontrak dengan Baku memberinya serangan dahsyat, dan penguasaan jutsu anginnya bisa mematikan. Masalahnya, Sasuke di arc itu sudah memiliki Mangekyo Sharingan yang hampir sempurna, plus Amaterasu dan Susanoo. Danzo mungkin bisa bertahan beberapa saat dengan strategi, tapi tanpa Izanagi, satu kesalahan fatal akan langsung mengakhiri pertarungan. Lagipula, Sasuke waktu itu benar-benar dalam mode 'bloodlust' setelah mengetahui kebenaran tentang Itachi.
Yang menarik, pertarungan ini juga menunjukkan perbedaan filosofi: Danzo yang licik vs Sasuke yang frontal. Tapi dengan Susanoo yang hampir sempurna, bahkan serangan Baku mungkin tidak cukup. Kekuatan Sasuke di sini benar-benar di puncak, sementara Danzo tanpa Izanagi seperti kehilangan 'nyawa cadangan'-nya. Aku pribadi merasa meski Danzo punya segudang pengalaman, tanpa Izanagi peluangnya menang tipis sekali.
3 Answers2025-12-07 15:04:02
Pertarungan Sasuke vs Danzo di 'Naruto Shippuden' adalah salah satu momen paling intens dalam arc Kage Summit. Aku masih merinding setiap kali mengingat bagaimana Sasuke, dengan mata Mangekyou Sharingan yang baru, menghadapi Danzo yang penuh trik. Pertarungan ini bukan sekadu adu kekuatan, tapi juga permainan strategi dan psikologis. Danzo menggunakan Izanagi untuk menghindari kematian berkali-kali, sementara Sasuke terus mendorong batas kemampuan dojutsu-nya.
Yang bikin gregetan adalah bagaimana Danzo memanipulasi situasi dengan segel Sumire yang dipasang di lengan kanannya. Tapi Sasuke, dengan instingnya yang tajam, berhasil memaksa Danzo ke pojok. Klimaksnya ketika Sasuke menggunakan Amaterasu untuk membakar Danzo, hanya untuk menyadari itu adalah klon. Adegan terakhir dimana Danzo mencoba menggunakan Kotoamatsukami tapi kehabisan chakra benar-benar menunjukkan desperation-nya.
3 Answers2025-12-07 04:47:23
Pertarungan epik Sasuke melawan Danzo adalah salah satu momen paling dinanti dalam 'Naruto Shippuden'. Aku masih ingat betapa tegangnya adegan itu, dimulai dari episode 209 hingga 211. Detail animasinya gila banget, terutama saat Sasuke menggunakan 'Amaterasu' dan Danzo memamerkan jutsu Izanagi-nya.
Yang bikin lebih seru adalah latar belakang emosionalnya—Sasuke yang dipenuhi dendam vs Danzo sebagai simbol korupsi di Konoha. Setiap frame-nya kayak punya bobot sejarah, dan soundtrack-nya bikin merinding. Aku rekomendasiin nonton arc ini dari awal biar rasain impact-nya full!
3 Answers2025-12-07 12:31:08
Sasuke vs Danzo itu pertarungan yang penuh dengan strategi cerdas dan emosi meluap. Sasuke menggunakan kombinasi Sharingan dan Susanoo untuk mengimbangi kemampuan Danzo yang punya Izanagi. Dia tahu Danzo bisa menghidupkan diri kembali setelah mati, jadi Sasuke fokus pada timing dan observasi. Setiap kali Danzo 'mati', Sasuke memperhatikan berapa banyak Sharingan di lengan kanannya yang tertutup. Ini kunci untuk memprediksi sisa nyawa Danzo.
Selain itu, Sasuke juga memanfaatkan Amaterasu dengan cerdik. Dia menembakkan api hitam itu untuk membatasi gerakan Danzo dan memaksanya mengeluarkan teknik defensif. Di akhir pertarungan, Sasuke bahkan menggunakan genjutsu tingkat tinggi untuk mengelabui Danzo tentang sisa nyawanya. Pertarungan ini menunjukkan bagaimana Sasuke yang biasanya tempramental bisa sangat calculative ketika diperlukan.
3 Answers2025-12-07 00:00:31
Pertarungan Sasuke melawan Danzo adalah salah satu momen paling epik di 'Naruto Shippuden', dan teknik yang digunakannya benar-benar mencerminkan perkembangan karakternya. Sasuke terutama mengandalkan Mangekyou Sharingan-nya, khususnya Amaterasu dan Susano'o. Amaterasu digunakan untuk membakar Danzo dengan api hitam yang tak terpadamkan, sementara Susano'o memberinya pertahanan sempurna dan serangan jarak jauh melalui panah energi. Yang menarik, Sasuke juga memanfaatkan genjutsu tingkat tinggi untuk mengacaukan persepsi Danzo, membuatnya sulit membedakan realitas dari ilusi.
Selain itu, Sasuke menunjukkan kecerdikan dengan memanfaatkan kelemahan Izanagi Danzo. Dia secara sistematis menghabisi setiap nyawa Danzo satu per satu, memaksa musuhnya untuk terus menggunakan Izanagi sampai cadangan Sharingan-nya habis. Kombinasi antara kecerdasan strategis, kekuatan ocular, dan kemarahan yang terfokus membuat pertarungan ini menjadi tontonan yang memukau.
3 Answers2025-12-07 01:49:20
Membandingkan Sasuke dengan EMS dan Danzo memang menarik karena keduanya punya kekuatan unik dalam 'Naruto Shippuden'. Sasuke setelah mendapatkan Eternal Mangekyou Sharingan (EMS) memiliki kemampuan visual yang jauh lebih stabil dan kuat dibanding sebelumnya. Dia bisa menggunakan Amaterasu dan Susano'o tanpa risiko kebutaan, plus Susano'o-nya mencapai bentuk sempurna dengan armor dan senjata lengkap. Di sisi lain, Danzo punya Izanagi spam dengan segudang Sharingan cadangan, plus manipulasi Hashirama's cells yang memberinya regenerasi cepat.
Tapi kalau ditanya siapa lebih kuat, aku cenderung memilih Sasuke. Meski Danzo licik dan punya banyak trik, EMS Sasuke sudah berada di level yang berbeda. Susano'o-nya bisa menghancurkan landscape, dan kecerdasan tempurnya sudah terasah setelah duel melawan Itachi. Danzo mungkin bisa bertahan cukup lama dengan Izanagi, tapi pada akhirnya, Sasuke punya stamina dan firepower lebih besar. Belum lagi, Sasuke waktu itu didorong oleh kemarahan murni—kombinasi mematikan untuk lawannya.
4 Answers2025-10-24 01:51:53
Ada sesuatu tentang masa muda Danzo yang selalu membuatku geleng-geleng kepala setiap kali mengulang baca 'Naruto'. Manga nggak pernah benar-benar memberikan latar belakang detail soal keluarganya atau masa kecilnya — itu sengaja disimpan samar — tapi dari potongan-potongan flashback kita bisa menyusunnya: Danzo muncul dari era pasca-pendirian Konoha sebagai sosok yang keras, trauma akibat perang, dan sangat paranoid soal keamanan desa.
Dalam pandanganku, asal-usulnya lebih soal konteks sosial daripada garis keturunan: dia tumbuh di lingkungan yang melihat ancaman terus-menerus, dan pilihan politiknya lahir dari kebutuhan untuk melindungi Konoha dengan cara-cara yang tak biasa. Manga menunjukkan dia memulai sebagai tokoh di balik layar, mengambil alih urusan rahasia, lalu mendirikan unit yang kelak dinamai Root. Konflik ideologisnya dengan Hiruzen — yang percaya pada pendekatan lebih manusiawi — membentuk banyak keputusan yang dia ambil ketika masih muda.
Hal-hal teknis yang muncul kemudian — penggunaan istrumen terlarang, operasi rahasia, pencangkokan mata Sharingan ke lengan kanannya, hingga keterlibatannya dalam urusan Uchiha dan pengambilalihan mata Shisui — adalah akibat dari kebijakan dan obsesinya untuk menjaga stabilitas. Jadi, jika ditanya "asal-usul" Danzo muda dalam 'Naruto', jawabannya bukan satu peristiwa tunggal melainkan perjalanan panjang: latar perang, rasa tidak percaya pada pemerintahan lembut, dan transformasi menjadi arsitek bayangan Konoha. Aku masih suka menerka-nerka detail kecilnya setiap kali membaca ulang.