Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
A Child Denied, A Husband Destroyed

A Child Denied, A Husband Destroyed

I'm eight months pregnant, and I suddenly go into early labor. But my husband, Aldrich Lohan, locks me up in the basement and gives me a tocolytic injection to stop my labor instead. He does all these just to ensure that his sister-in-law's baby is born before mine, so that my child won't fight for the inheritance rights. "Anton saved my life," Aldrich says, referring to his elder brother. "But now, he's gone, succeeded only by the baby in Chrissy's womb. I must let her baby inherit all the rights. Chrissy lost everything, but you're still here, enjoying everything I'm giving you like you're entitled to them. So what if you compromise a little bit for her sake?" The contractions in my lower body are hurting more than I can bear. I'm on the verge of passing out as I grab on to the hem of his pants and beg, "I swear that I won't let my child claim his inheritance rights! Please, just send me to the hospital. My child will die otherwise!" However, Aldrich just kicks me aside. "Chrissy has been pregnant for nine months. How can you be giving birth in just eight months? How would I know whether or not you're just inducing birth on purpose? I don't care. I won't let anyone steal the inheritance rights from Chrissy's baby, even if there's just a minuscule percentage of it happening." In the end, Chrissy successfully gives birth to her child, and it's only after that that Aldrich finally remembers me in the basement. "Bring Kelsey to the hospital and make them bring out the best medical equipment to ensure the safe birth of my child." His personal assistant, Edgar Salome, shivers as he says, "But Mr. Lohan… Mrs. Lohan and her child have both died…"
Short Story · Romance
6.6K viewsCompleted
Read
Add to library
Selingkuhannya Hamil

Selingkuhannya Hamil

Pada hari aku ketahuan bukanlah putri asli dari sebuah keluarga yang kaya raya, si anak asli menyerbu ke dalam rumah dan menusuk perutku beberapa kali hingga pada akhirnya aku tidak bisa memiliki anak sendiri. Tunanganku sangat marah, begitu pula dengan orang tuaku. Mereka dengan tegas menyatakan tidak akan mengakui anak itu sebagai putri kandung mereka. Untuk menghiburku, tunanganku melamarku secepatnya. Orang tuaku juga menulis surat pernyataan pemutusan hubungan keluarga supaya aku bisa segera sembuh dari cederaku. Kemudian, mereka mengatakan bahwa putri yang tidak mereka akui itu melarikan diri ke luar negeri dan menerima karma dengan dijual ke Myano Utara. Aku percaya pada informasi itu. Enam tahun setelah aku menikah, aku justru melihat putri yang tidak diakui dan seharusnya sedang hidup menderita di Myano Utara itu. Dia sedang bersandar di pelukan suamiku dengan perutnya yang membuncit sambil mendesah. "Kalau saja enam tahun lalu aku nggak marah dan melakukan kesalahan seperti itu, kamu juga nggak perlu menikahi Sisilia." "Untung saja kamu dan orang tuaku memihak padaku. Kalau nggak, aku pasti sudah dipenjara gara-gara si pembohong itu. Dia pasti nggak menyangka aku selama ini hidup di bawah radarnya dan sedang mengandung anakmu." "Begitu anak ini lahir, kamu tinggal cari alasan untuk mengadopsinya dan jadikan putri palsu itu menjadi pengasuh buatku selamanya." "Terima kasih atas kerja kerasmu selama ini, Anton." Sorot tatapan penuh kasih sayang dari putri yang seharusnya tidak diakui itu membuat tunanganku, Anton Raksa, tersipu. "Jangan bilang begitu. Hanya dengan aku menikahinya, kamu baru bisa menjalani hidup tanpa rasa bersalah." "Asalkan kamu senang, semua yang kulakukan itu sepadan." Ternyata suami yang kukira benar-benar mencintaiku itu membohongiku selama ini. Orang tuaku juga membohongiku demi melindungi putri kandung mereka. Baiklah, aku tidak menginginkan mereka lagi!
Short Story · Realistis
9.4K viewsCompleted
Read
Add to library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status