Dikhianati Mantan, Dijerat Dokter Tampan
Uwa Kardi, yang biasanya paling banyak bicara, terdiam sejenak sambil menyeruput kopinya.
“Kadang, ya,” Uwa Kardi memulai dengan nada yang lebih serius, “hidup ini seperti malam berbintang. Kita nggak selalu tahu kapan awan gelap bakal datang. Tapi selama kita bisa menikmati bintang-bintang, semuanya terasa lebih ringan.”
Semua orang terdiam, merenungkan kata-kata Uwa Kardi. Bahkan Seno, yang biasanya suka bercanda, hanya mengangguk pelan.