Aduh, Sayang Jangan Goda Aku Terus
ungkap salah satu ART, terdengar gemetar saat menghadapi tatapan tajam Riki.
“Saya ini mertuanya! Saya mau nengok cucu-cucu saya, apa perlu izin dari pelayan?” gertak Riki, tanpa basa-basi merangsek maju.
ART itu mundur selangkah, wajahnya langsung pucat pasi. “I—iya, Pak, tapi pesan Pak Dhava … mohon tunggu di sini sebentar, saya panggilkan Pak Darius.”