Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Duda Meresahkan

Duda Meresahkan

tanya Lea yang merasa marah luar biasa kepada Bayu yang seenaknya saja. Bayu hanya tersenyum dalam menanggapi amarah Lea. Dia malah senang karena istrinya masih bersedia untuk berdebat dengan dirinya. Karena Bayu pernah membaca sebuah quotes, ketika seorang wanita sudah terdiam, maka itu artinya dia sudah berada di titik terlelah dalam hidupnya saat mendampingi suaminya. "Aku bisa memesankan makanan seperti ini lagi sebanyak yang kamu mau. Kenapa kamu ribut sekali?" Protes Bayu karena merasa tidak suka dengan sikap kikir Lea kepadanya.
3.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 122 kali sebagai titik lelah seorang istri
Baca
+Pustaka
Bukan Istri Yang Diinginkan Tuan Muda

Bukan Istri Yang Diinginkan Tuan Muda

Satria memilih menutup obrolan. Namun, Isabella segera duduk di samping suaminya yang berwajah masam. "Saya minta maaf kalau kamu kecewa, tapi saya juga kecewa. Saya tidak akan seperti ini kalau kamu meperlakukan saya dengan baik dan kalau kamu menghargai saya sebagai istri kamu. Saya juga manusia, ada masanya saya merasa lelah walau saya tahu saya tidak boleh punya perasaan seperti itu, tapi saya cuma manusia biasanya ..., selama ini saya mencoba bersabar, tapi kamu tidak pernah berubah ...." "Sudah malam." Lagi, Satria mencoba mengakhiri pembicaraan hingga Isabella hanya mampu melihat suaminya yang berusah payah menuju tempat tidur mereka.
1013.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 352 kali sebagai titik lelah seorang istri
Baca
+Pustaka
TEROR MAKHLUK PENUNGGU BUKIT LAMPU

TEROR MAKHLUK PENUNGGU BUKIT LAMPU

Ternyata Tiwi memang tidak meronta lagi sehingga membuatku bisa turun dari ranjang dengan tenang. Kami menatap tubuh Tiwi beberapa saat. Rasa kasihan membuat hatiku bersedih, terasa ada genangan hangat yang hendak menetes dari pelupuk mataku. Tapi aku bertahan agar bening itu tidak jatuh. Bagaimana tidak sedih melihat keadaan istriku seperti ini. Kelelahan tergambar jelas dari wajahnya dengan keringat yang membasahi tubuh, dipadu dengan helaan napas turun naik yang cukup cepat. Sesak!
6.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 240 kali sebagai titik lelah seorang istri
Baca
+Pustaka
KETIKA ISTRI LELAH BERTAHAN

KETIKA ISTRI LELAH BERTAHAN

Dua puluh menit berselang motor Raihan terparkir di teras rumahnya. Beberapa kali mengetuk pintu tak ada jawaban. Hingga akhirnya pintu terbuka. "Baru pulang?" tanya Sena dengan wajah tak suka. Raihan hanya menghela napas panjang. Tubuh lelah setelah seharian bekerja membuat laki-laki itu merasakan kelelahan berkali lipat ketika menatap wajah sang istri. "Apa kau tak bisa menghargaiku lebih baik dari ini?" tanya Raihan. Sebenarnya ia malas berdebat. Namun, jika diam ia akan semakin direndahkan oleh perempuan itu.
10150.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.2K kali sebagai titik lelah seorang istri
Baca
+Pustaka
Terperangkap Dalam Gairah Dosen Muda

Terperangkap Dalam Gairah Dosen Muda

“Saya gak ngerti banyak. Tapi… kalau saya gak salah nebak, mungkin tentang istri Bapak?” Adrian tak menjawab, tapi sorot matanya membenarkan. “Perempuan juga bisa capek, Pak. Kadang kalau udah gak hangat, bukan berarti dia gak cinta lagi. Tapi bisa jadi karena dia udah terlalu lelah jadi satu-satunya yang minta perhatian,” ucap Callista, lirih tapi mantap. Kata-kata itu seperti berasal dari tempat paling dalam di hatinya.
1015.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 519 kali sebagai titik lelah seorang istri
Baca
+Pustaka
Diduakan Suami, Diratukan Duda Miliarder

Diduakan Suami, Diratukan Duda Miliarder

Ia seperti musafir yang baru saja menemukan mata air. Namun, Chava dapat memahaminya. Biarlah ia sedikit berkorban. Rasa lelahnya akan hilang dengan sendirinya usai dibawa beristirahat, tetapi kebahagiaan yang ia rasakan tak dapat dilukiskan. Ada rasa bangga saat berkali-kali namanya dieja di akhir kegiatan itu. Hal apa yang lebih membahagiakan seorang istri dibanding itu? "Ya sudah, istirahat sebentar ya," pinta Sakti.
1065.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai titik lelah seorang istri
Baca
+Pustaka
Janji Sebelum Rasa

Janji Sebelum Rasa

Dikecupnya pipi sang istri berulang kali, sebuah upaya untuk meminta maaf tanpa kata. "Sayang, aku enggak bisa berjauhan denganmu," bisik Rey, menghirup aroma ceruk leher sang istri yang menenangkan. "Tumben dipeluk diam aja. Apa dia terlalu lelah? Tidurnya nyenyak sekali," batin Rey. Akhirnya, kelelahan fisik dan mental menaklukkannya. Rey tertidur dengan memeluk erat sang istri.
1.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai titik lelah seorang istri
Baca
+Pustaka
TEKANAN BATIN SEORANG ISTRI

TEKANAN BATIN SEORANG ISTRI

“Masalah kantor bikin kamu minum-minum sampai setengah sadar gitu?” Rangga menutup matanya. “Aku capek. Aku cuma butuh istirahat.” Ratih berdiri perlahan. “Baiklah. Kalau kamu belum mau cerita, aku nggak maksa. Tapi jangan hindari aku terus, Mas. Aku istrimu, bukan orang asing.” Ratih melangkah pelan keluar kamar, meninggalkan suaminya yang masih diam. Pintu kamar ditutup dengan perlahan, nyaris tanpa suara.
101.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai titik lelah seorang istri
Baca
+Pustaka
Jangan Membenci Cinta

Jangan Membenci Cinta

Kursi malas yang memiliki bantal sofa tebal itu terasa nyaman menampung mereka berdua hingga Akbi dan Bee betah berlama-lama di sana. “Hari ini makan banyak ‘kan?” tanya Akbi dengan nada rendah yang berbalas anggukan dari istrinya. “Capek banget ya, Baby? Sampe lemes gini istri aku ...,” ujar Akbi seraya mengusap kepala istrinya. “Enggak ko, enggak cape-cape banget ...,” Bee berkilah dengan berdusta. Bila ia berkata jujur dengan memberi tau bila dirinya sedang kelelahan, sang suami pasti mencecarnya sisertai banyak kalimat yang menyalahkan dirinya dan akan membuat kepalanya pening.
1054.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai titik lelah seorang istri
Baca
+Pustaka
Di Antara Dua Hati

Di Antara Dua Hati

Cukup, rasanya dia sudah tidak kuat lagi melihat kemesraan sang suami pada istrinya yang lain. "Maaf, Mbak. Sudah waktunya saya beristirahat karena akhir-akhir ini saya merasa sangat lelah," ucap Jihan seraya menatap sedih pada sang suami yang masih bersikap tak acuh kepadanya. "Maaf, Mbak. Bukan maksud saya mengusir Mbak Madina dan juga Dokter Malik."
106.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 189 kali sebagai titik lelah seorang istri
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status