Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Man Legend: Dewa Pelindung & Titisan Ratu Selatan

Man Legend: Dewa Pelindung & Titisan Ratu Selatan

"Di mana kera putih menampakkan rupa, di situ bencana akan melanda." Nyoman hanyalah seorang pemuda yang terjebak dalam ramalan purba. Lahir dengan Roh Jiwa Kera Putih, sebuah anomali suci sekaligus pertanda petaka bagi tanah kelahirannya, Nusantara Nyoman memikul beban yang tak pernah ia minta. Di dunia di mana para Medium bertarung menggunakan kekuatan arwah, kemunculannya adalah sinyal bahwa Nusantara sedang berada di ambang kiamat. Demi menjaga negeri dari kehancuran yang justru diramalkan melalui dirinya sendiri, Nyoman harus menapaki jalur kultivasi yang berbahaya. Bersama Rara, sang pewaris misterius samudra, Nyoman berkelana melintasi samudra untuk membuka 9 Pintu Alam Arwah kultivasi miliknya. Apa yang Akan Kamu Temukan? Dalam perjalanan ini, dunia tidak lagi hanya berisi manusia. Kamu akan dibawa masuk ke dalam semesta di mana: Legenda Nusantara seperti Gatotkaca, Nyi Roro Kidul, dan Timun Mas bangkit kembali dengan kekuatan yang mematikan. Cerita Rakyat dan Dongeng yang kita dengar sewaktu kecil ternyata menyimpan rahasia hukum alam yang nyata dan berbeda! Mitologi Dunia dari dataran China hingga puncak Himalaya bersatu dalam satu sistem kekuatan elemen yang taktis dan logis. Jadilah Bagian dari Legenda! Dunia MAN LEGEND sangatlah luas dan terus berkembang. Penulis mengajak kalian para pembaca untuk ikut merajut benang takdir ini. Punya legenda, cerita rakyat, dongeng, atau sosok mitologi favorit? Kalian diperbolehkan menyarankan atau membantu merancang karakter baru berdasarkan mitos favorit kalian! Siapa tahu, sosok pilihanmu akan menjadi sekutu kuat atau musuh mematikan yang dihadapi Nyoman dalam perjalanannya menjaga Nusantara. Akankah Nyoman berhasil membalikkan ramalan bencana menjadi sebuah kebangkitan? Ataukah ia justru akan menjadi sosok yang menghancurkan seluruh semesta?
Fantasi
10242 DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Kala Cinta Menyapa

Kala Cinta Menyapa

[Lereng Gunung Bromo, Hindia Belanda, 1831] . “Lalu untuk apa kau menculikku? Membawaku begitu jauh ke tengah hutan?” Diam. Senyap. Ells menunggu jawaban penculiknya. DIa benar-benar butuh jawaban itu untuk kemerdekaannya. “Ayahmu membunuh kakekku.” Getir suara Airlangga tetap membuat Ells cepat membantah. “Tidak mungkin!” Ells merapikan duduknya. Tidak lagi bersandar, dia duduk tegak menarik kakinya mendekat, bersila. Tatapan menyala penculiknya cukup menjawab. “Papaku tidak pernah membunuh orang!” Ells sungguh tidak terima ayahnya disebut pembunuh. Ayah yang baik, ayah yang lembut, mana mungkin sekeji itu. Namun tatapan Airlangga semakin tajam. *** LANGIT dan bumi, terhalang angkasa yang memisahkan keduanya. Airlangga, anak negeri yang marah, membalas dendam dengan menculik putri seorang penguasa negeri, Daniella Elizabeth van Loen. Perjalanan menerobos hutan, saling melindungi, dan menjaga justru menjadi benih cinta mereka. Sampai akhirnya cinta itu membuahkan janin. Mereka sadar, tidak mungkin selamanya mereka tinggal menyendiri di surga mereka yang bernama hutan. Demi buah cinta mereka, mereka harus kembali ke pusat peradaban. Kembali ke bumi. Kembali membumi. Tapi selalu ada angkasa yang menggantung indah memisahkan langit dan bumi. Haruskah perbedaan itu memisahkan mereka? Apa yang akhirnya Airlangga lakukan untuk membangun pelangi untuk menghubungkan langit dan bumi mereka? Menghilangkan jejak angkasa yang memisahkan mereka. Jika mereka tidak berhasil membangun jembatan pelangi, mereka bersiap untuk tinggal bersama di langit biru. Apakah tidak ada jalan lain? Berlatar masa kolonial Belanda, Airlangga dan Daniella merenda kasih di tengah hutan hujan tropis lereng Gunung Bromo yang cantik. Bertemu binatang-binatang liar. Dengan sedikit penggambaran alam, semoga bisa mengajak pembaca masuk ke dalam cerita, berkelana di tengah hutan di Nusantara abad ke-19. ***
Romansa
1010.0K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Pendekar Tongkat Emas

Pendekar Tongkat Emas

Rina Asterina
Arya Saloka adalah pemuda biasa pencari kayu bakar di hutan, tanpa sengaja suatu hari ia menemukan bayi di tengah hutan. Setelah penemuan bayi yang baru lahir tersebut akhirnya ia memutuskan untuk mengasuh dan membesarkan ia hingga besar. Bayi kecil tersebut bernama Rangga. Tanpa ia sadari banyak keajaiban selama ia membesarkan Rangga. Namun sampai usia Rangga belum genap 5 tahun ia dilarang pergi jauh dari rumahnya terlebih ke hutan tempat ia di temukan sewaktu bayi. Ternyata Rangga adalah titisan dewa dan selir dari kerajaan Budaya di seberang kampung duku (kampung tempat tinggal Arya). Ia di buang saat baru dilahirkan karena pihak kerajaan merasa itu adalah aib bagi pihak kerajaan. Saat Rangga beranjak dewasa ia mendapat mimpi mendapatkan tongkat emas ajaib dari dalam tanah tempat ia bertapa. Ternyata tongkat tersebut adalah tongkat pusaka yang di perebutkan oleh banyak pendekar di sekitar kerajaan Budaya dan Galungan. Perjalanan panjang Arya dan Rangga dalam pencarian tongkat emas ajaib mengalami banyak rintangan. Setelah beberapa tahun berkelana Rangga bertemu Dewi yang ia tidak ketahui asal usulnya. Ternyata dia adalah anak dari Sri Dewi Paduka yang berarti Dewi adalah saudara tirinya. Rangga yang terlanjur jatuh cinta pada Dewi hampir saja putus asa dalam pusaka sakti tongkat emas. Sebelum misinya berhasil ayah angkatnya (Arya Saloka) mengalami lumpuh karena mendapat penyakit langka yang di kirim oleh musuh bebuyutannya Ardani. Namun pada akhirnya ia bisa mendapatkan tongkat Emas sakti tersebut meski harus mengorbankan cintanya terhadap Dewi. Rangga menjadi satu-satunya pemuda yang dapat mencabut tingkat emas sakti dari dalam persemayamannya di dalam gua. Ia menggunakan kesaktian tongkat ajaib itu untuk membantu kampungnya yang sedang di landa kekeringan panjang.
Pendekar
103.0K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Sebelumnya
123
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status