Mr. Fragrant and Me
"Kalau gitu besok - besok gue aja yang jemput lo gimana?"
"Hah? Kok gitu?"
"Soalnya gue gak takut ketauan, justru gue seneng sih bisa berangkat bareng sama lo."
***
Untungnya ketika Kala sampai, dosen belum tiba dan kelas belum dimulai. Kala menghela napasnya lega, walau ia terpaksa duduk di bangku paling depan, setidaknya ia tidak terlambat. Saat hendak mengeluarkan alat tulisnya, seseorang mencolek bahunya dari belakang. Merasa terpanggil, Kala pun menoleh dan mendapati seorang gadis berambut pendek sebahu dengan kacamata bulat yang bertengger di hidung mancungnya tengah menyengir.
Hot Chapters