Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Ketika Cinta Menemui Titik Jenuh, Hati Pun Berubah

Ketika Cinta Menemui Titik Jenuh, Hati Pun Berubah

"Semua orang tahu kamu ini cewek penjual nasi goreng di pasar malam, cinta pertama yang menemani Neo si gila itu melewati tiga tahun masa terpuruknya. Dia menganggapmu lebih penting daripada nyawanya." "Aku bisa saja membantumu pura-pura mati dan meninggalkannya, tapi risikonya terlalu besar. Aku dapat keuntungan apa?" Musuh bebuyutan Neo, Cedric, menyesap sedikit alkohol. Tatapannya ke arah Helen penuh ejekan. "Imbalannya adalah sesuatu yang selalu kamu inginkan, 30% saham Keluarga Winata atas namaku." Suara serak Helen terdengar tenang, seolah-olah sedang membicarakan diskon supermarket. "Syarat tambahannya, sebelum aku pergi, kamu atur satu operasi aborsi lagi untukku." Dua kalimat itu membuat lawannya langsung terdiam karena kaget. Tatapan mengejeknya seketika lenyap, hanya tersisa keterkejutan. "Kamu gila ya? Belakangan ini di samping Neo memang ada burung kecil baru, katanya mantan tunangannya. Keluarganya bangkrut, lalu dia beralih jadi wanita penghibur." "Tapi di lingkaran keluarga kaya, siapa yang nggak punya simpanan yang dimanja? Dia juga nggak bisa mengancam posisimu sebagai Nyonya Winata, kenapa kamu harus peduli?"
5.5K viewsCompletedAdded to Library 164 Times as cedric diggory and cho chang
Read
+Library
Menyewakan Suami, Aku Bertambah Kaya

Menyewakan Suami, Aku Bertambah Kaya

Setelah rujuk, aku menyewakan suamiku. Ketika cinta pertamanya memanggilnya pergi, aku tidak lagi menangis dan membuat keributan seperti dulu, melainkan memasang tarif per jam. Siang hari 200 juta per jam, malam hari 400 juta per jam, dan saat hari libur dihitung tiga kali lipat. Setelah menjalankannya selama tiga bulan, saldo rekeningku bertambah hampir 40 miliar. Suamiku sudah berjanji menemaniku memilih gaun untuk pesta malam, tetapi cinta pertamanya malah menelepon sambil menangis karena tangannya teriris saat memotong sayuran. Aku bahkan tidak mengangkat kepala, hanya menyodorkan kode QR pembayaran kepada pria itu. Tengah malam, aku mendadak demam tinggi. Saat suamiku mengemudikan mobil dengan panik untuk membawaku ke rumah sakit, ponselnya kembali berdering. Melihat nama wanita itu berkedip di layar, suamiku ragu beberapa saat, tetapi dia tetap memilih mengangkat telepon. Tangisan sang cinta pertama terdengar dari seberang sana. "Cedric, suara petirnya terlalu keras. Aku nggak bisa tidur. Kamu bisa datang temani aku?" Dengan cekatan, aku mengeluarkan payung dan menyuruh suamiku menurunkanku di persimpangan jalan di depan. Menghadapi pria yang tampak ragu-ragu mengatakan sesuatu itu, aku hanya tersenyum. "Jangan lupa transfer uangnya."
4.3K viewsCompletedAdded to Library 160 Times as cedric diggory and cho chang
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status