Dompet Tak Terbatas
ujar Pak Edwin, Direktur Teknik Tim Nasional Junior, dengan senyum tipis.
“Aku… merasa tidak enak,” kata Dimas. Ia bisa merasakan aura kuat pria itu. Jelas bukan orang sembarangan.
“Edwin Wibowo. Senang bertemu denganmu, Dimas. Dan, yah… aku sudah mengalahkan tawaran dari klub Dakarta. Jadi sepertinya hanya kami yang tersisa.” Pak Edwin mengulurkan tangan.
Dimas berjabat tangan, bingung.
Hot Chapters