تصفية بواسطة
تحديث الحالة
الجميعمستمرمكتمل
فرز
الجميعشائعتوصيةمعدلاتتحديث
Suami Semusim

Suami Semusim

Maag atau hamil? Damar tersenyum tipis. Hening pun mengisi atmosfer percakapan mereka. “Oke lanjut nanti lagi, aku masih ada kerjaan." Akhirnya Damar berujar. "Oke Sayang, dadah, muach!" Alma mengerucutkan bibir mencium layar ponselnya. Sedangkan Damar hanya tertawa renyah dan kemudian memutuskan sambungan telepon.
103.3K وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 108 مرة ضمن sementara dimas m
قراءة
+مكتبة
Cinta yang hilang

Cinta yang hilang

Refita pun mulai membukanya dan membaca isi surat yang diberikan oleh Dimas. "Refita I Ismiliasari, namamu begitu menarik dengan I yang masih menjadi misteri. Dirimu pun juga begitu menarik dengan perasaanmu yang masih menjadi misteri. Aku, Dimas Ristian Putra, mengaku, telah mencintaimu sejak awal kita bertemu. Wajahmu begitu indah dan terekam jelas senyum dekik pipimu nan manis. Wajahmu yang manis itu bahkan mampu menjadi lukisan terindah yang pernah aku buat. Terimakasih atas pengabdianmu, yang mau menjadi sekretaris kala aku menjadi ketua kelas. Engkau juga telah menjadi teman dekatku yang setia menemaniku. Mungkin hari ini aku ingin mengakhiri hubungan pertemanan ini," sebuah akhir dari
106.5K وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 206 مرة ضمن sementara dimas m
قراءة
+مكتبة
Wanita Masalalu Suamiku

Wanita Masalalu Suamiku

2 jam berada di pemakaman, Rena akhirnya mau pulang dengan Adisana karena yang lainnya sudah meninggalkan pemakaman. Tok! Tok! Tok! ”Dek, ada pak Ares, pengacara Haris.” Suara Adisana membuat lamunannya buyar, Rena mengerjap. Ia merasa linglung dan pusing, dengan susah payah Rena berjalan ke arah pintu dan meminta dipegangi oleh Adisana. Adisana dan Mita memang menginap di rumah Rena, bersama dengan Elena dan maminya. Rena duduk di sofa single dengan penampilan yang berantakan. Pak Ares tersenyum ke arah Rena.
8.575.0K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 2.9K مرة ضمن sementara dimas m
قراءة
+مكتبة
Aku Menyerah, Mas!

Aku Menyerah, Mas!

seru Mas Abraham seraya menatapku. Kini mata bulat nan jernih serta terlihat tulus itu mulai berembun. Pria beranak tujuh itu seger mengambil ponselnya, terlihat sibuk menghubungi seseorang lalu meminta seorang perawat untuk menjaga Kanaya dan mengajakku pergi entah ke mana. Setelah beberapa menit membelah kemacetan kota. Mobil Fortuner milik suami Mbak Andita berhenti di depan sebuah masjid, dan sudah ada beberapa orang laki-laki berdiri di sana menyambut kedatangan kami.
1098.4K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 3.5K مرة ضمن sementara dimas m
قراءة
+مكتبة
PESONA MAS IPAR

PESONA MAS IPAR

Aku yang baru saja menyandarkan kepalaku ke kursi, menegakkan tubuhku kembali, menatap Dimas tidak sabar. "Dia menyewa dua toko di lantai elektronik, tidak jauh dari posisi Nona Helena berjaga." Dimas berjalan ke arahku, lalu menyerahkan tabnya padaku. Poto seorang pria berjas hitam rapi, sedang mengobrol dengan seorang perempuan, yang mungkin pramuniaganya, terpampang di layar tab. "Lumayan tampan," Gumamku. Tetapi aku lebih tampan dari dia.
106.3K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 146 مرة ضمن sementara dimas m
قراءة
+مكتبة
SEMALAM DENGAN PREMAN

SEMALAM DENGAN PREMAN

Sekarang ketiga orang itu duduk di kursi sofa—melingkar. “Ah, sebelum itu kenalkan, nama sama Erwin, saya memang penjaga tempat ini, termasuk panti yang sempat kalian temui. Untuk ucapan yang tadi aku katakan, tak lebih karena aku berjaga-jaga, takut ada orang asing yang memang ingin memanfaatkan situasi yang ada,” tutur Erwin tersenyum tipis ke arah Carissa. “Dan untuk penampilanku … ini bukan aku yang sebenarnya,” ungkapnya memberitahukan. “umurku masih 25.”
103.9K وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 136 مرة ضمن sementara dimas m
قراءة
+مكتبة
Biar Aku yang Pergi, Mas

Biar Aku yang Pergi, Mas

“Pelanggan lagi ramai-ramainya di jam segini, ya?” “Nggak selalu,” jawab Mila sembari ikut duduk di kursi kosong yang ada di samping kiri Mila. “Bahkan, di jam segini biasanya paling sepi. Di jam kita hampir tutup malah biasa ramai.”
2.8K وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 64 مرة ضمن sementara dimas m
قراءة
+مكتبة
Jangan Pilih Aku

Jangan Pilih Aku

Susan bertepuk tangan diikuti semua pekerja kecuali Alia yang hanya bisa menunduk. Emily dan Dimas berdiri bersama. “Saya Dimas, sebagai direktur pemasaran. Saya berharap banyak pada Mustika management agar kelak dapat menjadi rekan yang baik.” Papar Dimas, dia tidak berkutik ketika Emily menatapnya penuh antisipasi.
1.4K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 28 مرة ضمن sementara dimas m
قراءة
+مكتبة
AJUDAN SELEMBE

AJUDAN SELEMBE

tanya Farras. "Pertama, waktu aku masih jadi asisten Bang W. Video Marwa dalam kandungan bundanya. Lalu, video Dilbaz, anak Kang Hendri. Terus, lihat langsung di layar monitor ruangan dokter obgyn, waktu aku nemenin Ambu Rina, kontrol kandungan Aradhana," jelas Dimas. "Abang ngawal Ambu?" "Ya, dia selingkuhanku." Dimas terkekeh saat ketiga pria muda itu tampak melongo. "Bercanda," ungkapnya setelah berhenti tertawa.
101.4K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 43 مرة ضمن sementara dimas m
قراءة
+مكتبة
السابق
123456
...
10
امسح الكود للقراءة على التطبيق
DMCA.com Protection Status