Menuju Matahari
Rumah-rumah warga didirikan mengelilingi satu gundukan bukit di kejauhan sana yang merupakan puncak Wijil yang sesungguhnya.
Di sanalah padepokan Perguruan Matahari yang terkenal itu berada. Di sisi tebing sebelah selatan dibangun sebuah jalur bertrap—mirip yang menghubungkan Wijil Ngisor dengan tempat ini—sebagai jalan untuk naik ke padepokan. Cukup curam juga telundakan itu, karena ketinggian tebing puncak sendiri mungkin mencapai empat atau lima tombak. Siapapun yang tak bernapas baja tak akan kuat mendaki hingga ke padepokan, apalagi karena sebelumnya harus melintasi jalur serupa dari Wijil Ngisor, yang lebih landai namun cukup panjang.