Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Ujung Senja

Ujung Senja

ketus Bang Asman. “Bang, Era bukan nak meratap. Era ingin melihat kuburan Bah sebelum Era pergi. Entah kapan kita balek ke sini lagi. Jakarta tu jauh, Bang. Belum tentu setahun sekali kita pijakkan kaki di kampung ini.” “Ah, pandai kali kau menjawab. Sudahlah, kau kemas aja baju kau, bawa semuanya.” “Ngapo bawa semuo, Bang? Macam tak hendak balek ke sini,” gurauku mencoba mencairkan suasana tegang antara kami.
108.4K viewsCompletedAdded to Library 193 Times as jaka sembung bawa golok
Read
+Library
Susahnya Jadi Mas Joko

Susahnya Jadi Mas Joko

“Mana rokok tinggal satu-satunya!” “Hahaha..!” aku tertawa lagi, lalu berkomentar. “Ini yang disebut dalam pepatah, ‘Jaka Sembung membawa golok’.” “Gak nyambung, Ko!” “Jaka Sembung membawa golok, makanya jangan merokok!” “Iyalah, iyalah! Jaka Sembung, Jaka Sembunglah!” Aku tertawa sebentar. “Ya sudah, silahkah, kamu mau cerita apa?” tanya Alex kemudian.
9.614.7K viewsCompletedAdded to Library 589 Times as jaka sembung bawa golok
Show Reviews (17)
Read
+Library
Ayusqie
Dirgahayu RI ke 77. Semoga makin maju dan makmur NKRI-ku. Terima kasih utk kk2 reader yg telah mengikuti kisah romance Mas Joko ini. Jika suka, jangan lupa vote ya kak, spy saya makin semangat nulisnya. Terima kasih, matur nuwun, syukron katsiron, thank you, xie-xie.. ...
Rubiman Bin Tukimin Rubi
TIGA NOVEL ANDA SUDAH SAYA BACA KETGANYA MENGANDUNG PESAN MORAL YG SANGAT TINGGI, YAITU SEMUA TOKOHNYA MAMPU MENGENDALIKAN SYAHWATNYA TERHADAP GODAAN WANITA Walaupun sangat berat tentunya Ditunggu karya terbarunya.. SEMANGAT............
Read All Reviews
Ulat Bulu Penghancur Rumah Tanggaku

Ulat Bulu Penghancur Rumah Tanggaku

Elen tersenyum setelah mengatakan perkataan tersebut, lalu tangan kanannya bergerak untuk menyerahkan makanan yang sudah ia bawa. Niat yang dimiiki oleh Elen memang benar-benar tulus, sungguh ia ingin melihat Naura kembali sembuh seperti sedia kala. Layaknya orang pada umumnya, yang dapat menggerakkan tangan dengan bebas, tanpa adanya rasa sakit yang menyertai. “Bisa buat makannya atau enggak?” tanya Elen, yang ternyata langsung dijawab, “Bisa kok, Mbak.”
101.3K viewsOngoingAdded to Library 52 Times as jaka sembung bawa golok
Read
+Library
SANG MENANTU TERBUANG

SANG MENANTU TERBUANG

"Pengacara? Kau naif, Nona. Aku ingin Naga Kecil itu. Dia mengambil uangku, dan dia membunuh rencana besarku di Jakarta. Kau, Nona, adalah tiket pulangku ke Utara." Javier memberi isyarat pada dua anak buahnya. Mereka berjalan mendekati Aruna. Aruna, sambil mempertahankan kontak mata dengan Javier, secara diam-diam menjatuhkan sebuah gantungan kunci yang memantulkan cahaya dari lampu pijar yang tergantung tinggi. Sinyal visual telah dikirim. "Tuan R akan menghancurkanmu. Kau tidak tahu siapa yang kau hadapi," ancam Aruna.
10837 viewsOngoingAdded to Library 33 Times as jaka sembung bawa golok
Read
+Library
Kalung Ajaib Pemuda Desa

Kalung Ajaib Pemuda Desa

Sebuah jembatan kayu diturunkan, dan satu per satu, para punggawa Sekte Naga Laut mulai melangkah naik ke geladak Leviathan. Yang berjalan paling depan adalah seorang pria berumur sekitar lima puluh tahun, tubuhnya tinggi dan kekar dengan kulit yang gelap terbakar matahari laut, matanya tajam seperti elang yang mengawasi mangsanya. Jubahnya berwarna biru tua dengan sulaman benang perak berbentuk naga yang melingkar di sekujur kain, sebuah simbol kekuasaan yang tidak perlu dijelaskan lagi. "Burundi," seseorang berbisik dengan suara yang penuh ketakutan di antara kerumunan penumpang.
935.8K viewsOngoingAdded to Library 823 Times as jaka sembung bawa golok
Read
+Library
Pendekar Tiga Iblis

Pendekar Tiga Iblis

Dua kali sabetan golok yang cepat memaksa Aki Sumpat menghindar sambil melangkah mundur. Mundurnya Aki Sumpat memberi kesempatan Cabur Sekti memainkan seni goloknya untuk sekedar gaya. Setelah itu, dia maju menyerang Aki Sumpat yang sudah siap. Namun, ketika melihat sepasang telapak tangan Aki Sumpat membara biru, buru-buru Cabur Sekti bergerak mundur. Dia menghentakkan lengan kanannya, membuat goloknya membara merah skala penuh.
107.0K viewsCompletedAdded to Library 211 Times as jaka sembung bawa golok
Read
+Library
Legenda Dewa Cahaya

Legenda Dewa Cahaya

tiba-tiba Kahiyang Dewi berkata membuat Bara dan lainnya terkejut. Jaka Geni yang sebenarnya adalah tubuh boneka petir itu melayang mendekati Bara Sena. Hingga jarak mereka hanya tinggal lima tombak, pria itu melemparkan Golok Iblis di tangannya. Dengan sigap Bara menangkap Golok tersebut. "Apakah dia baru saja membelah Dasamuka dengan satu kali tebasan saja? Dia juga bisa menggunakan Golok ini tanpa kesulitan." batin Bara Sena tak habis pikir.
1076.4K viewsCompletedAdded to Library 3.1K Times as jaka sembung bawa golok
Read
+Library
Pulang Kampung Bawa Sultan

Pulang Kampung Bawa Sultan

Teuku Arasya balik nanya. "Gampang lah kalau potong kambing. Tapi itu yang datang mau berapa orang?" tanyaku. "Empat, Bang. Sodara jauh saya yang da di Jakarta." Aku dan bapak paham. Kami membawa kambing ke belakang rumah lalu mengikatnya pada pohon jambu.
9.781.7K viewsCompletedAdded to Library 3.2K Times as jaka sembung bawa golok
Read
+Library
SUAMIKU SEDINGIN GUNUNG ES

SUAMIKU SEDINGIN GUNUNG ES

gerutu Jihye yang tentu saja tidak terdengar Hobi. "Nyonya Janda!" panggil Hobi untuk kedua kalinya. "Iya, Oppa Jomlo!" "Mau jeruk tidak?" Pria itu membawa satu kresek penuh jeruk di pangkuannya. Mendaratkan bokong di sebelah Jihye dan pura-pura tidak melihat apa yang sedang sepupunya itu lakukan. "Sedang apa sih?"
107.3K viewsCompletedAdded to Library 240 Times as jaka sembung bawa golok
Read
+Library
Payung Yang Jebol

Payung Yang Jebol

“Mau kodok, Yu?” “Apa sudah dikuliti?” “Kang Jito Akik ‘kan bisa nyopoti jaket-jaket kodok ini!” Toh Yu Munah Soblem tertawa gembira dapat bonus kodok sawah. “Dapat kodok berapa kok ngajak pesta cwe-ke? Lumayan buat lauk nanti malem, sudah bosen tempe bacem.” Kamto Oncek pun pamitan. Tapi ia pesan wanti-wanti perihal tegalan dan pohon rambutan. Tampaknya ia sudah ngebet betul akan buah rambutan. Suara kletek-kletek jeruji sepeda menandakan suami Yu Munah Soblem pulang. Buruh asah batu akik itu sudah tersenyum-senyum penuh kerinduan akan istrinya. Jakunnya sudah turun naik seperti tarian cleret gombel. Apalagi ketika didapati si istri lagi ngore rambut. Tarian jakunnya makin menjadi-jadi m
1.6K viewsOngoingAdded to Library 58 Times as jaka sembung bawa golok
Read
+Library
PREV
123456
...
8
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status