Rujak Pedas di Muka Istriku
Suaranya merdu, enak didengar.
“KlikHoliday adalah layanan sekali ... klik. Kita tidak perlu repot-repot cari-cari pesawat, hotel, kendaraan, destinasi yang mau dikunjungi. Aduh mau liburan kok masih repot. Tinggal rebahan, geser ponsel, lalu ... Klik.” Setiap kali mengatakan klik, Ana mengedipkan sebelah mata dengan manja.
Rafasya tersenyum. Matanya berkaca, haru. Hatinya hangat, dipenuhi kebanggaan. Rafasya melangkah perlahan. Tatapan matanya tak beranjak dari Ana yang piawai berbicara.
Hot Chapters