Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
No, it's You!

No, it's You!

Di usia yang hampir 40 tahun, pengusaha sukses dan tampan cukup banyak wanita yang wara wiri dalam kehidupa seorang Samudra Abimanyu. Tapi selama ini belum ada yang benar-benar mampu membuatnya terpikat. Rata-rata mereka hanya “mampir” sebentar sebelum digantikan oleh wanita-wanita lain. Tidak hanya para temannya yang menjulukinya playboy bahkan beberapa majalah dengan terang-terangan menyebutkan bahwa dia adalah casanova, mungkin ada benarnya saking seringnya dia gonta-ganti perempuan. Satu pantangan Samudra adalah tidak akan mengencani pegawainya, dia tidak ingin merusak citra dan profesionalitas kerja dengan love affair di kantor. Dan sampai saat ini dia tidak pernah melanggarnya, biarpun tidak sedikit staff wanita yang kepincut dengannya. Bos muda, kaya dan ganteng. Sabrina. Why on earth sosok wanita ini tiba-tiba sibuk mondar-mandir di pikirannya? Semenjak kali pertama interview, sosoknya rajin nongol tanpa diundang ke kepalanya. Seperti tidak ada wanita lain saja, pikirnya sinis ke diri sendiri. Walaupun banyak bergonta – ganti pacar, dia memang tidak terlalu sibuk untuk memikirkan perempuan. Buat dia pacar adalah selingan diantara kesibukan pekerjaan, selingan untuk mencerahkan hari, pelengkap untuk dibawa ke resepsi bukan untuk memenuhi pemikiran. Mendapatkan pacar baru buat dia sama mudahnya seperti membeli jas baru, sekali lirik bisa dipastikan perempuan akan tersipu – sipu kepincut. Tetapi Sabrina lain. Ada sesuatu tentangnya yang menyedot perhatian Samudra. Cantik, yes…tapi lebih dari itu. Gayanya yang anggun tapi terkesan berjarak, ada sesuatu darinya yang menyedot perhatian Samudra. Seperti black hole yang menyedot semua energi dan masa di sekitarnya, Sabrina juga menyedot semua fokus dan perhatian Samudra.
1011.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 429 kali sebagai lirik rapper pemula
Baca
+Pustaka
Mereka Pilih Adiku Jadi Pengantin

Mereka Pilih Adiku Jadi Pengantin

Sejak kecil, adikku, Nina Basuki, selalu jadi anak yang paling disayangi oleh keluargaku. Dia dapatkan kamar terbaik, gaun-gaun tercantik, permintaan maaf yang selalu datang lebih dulu, serta setiap kelembutan yang dimiliki kedua orang tuaku. Sementara aku, sebagai anak sulung, selalu diharapkan untuk ngalah. Lalu aku bertemu Hendri Darmawan. Pada malam saat dia melamarku, dia genggam tanganku erat-erat dan janji akan cintai aku seumur hidup. Untuk pertama kalinya, aku merasa akhirnya ada seseorang yang benar-benar pilih aku. Aku pikir, akhirnya aku temukan cinta sejati. Sampai hari ketika aku coba gaun pengantinku. Nina bilang mau temani aku pilih gaun. Namun saat aku keluar dari ruang ganti, aku lihat dia berdiri tepat di hadapan Hendri, rapikan dasinya dengan begitu akrab, seolah-olah dialah calon pengantin wanita. Aku hendak bilang, "Biar aku saja yang lakukan itu." Namun penata busana sudah lebih dulu hampiri Nina sambil tersenyum. "Pengantin wanita, silakan ke sini." Hari itu fotografer ambil sembilan puluh sembilan foto. Setiap foto hanya berisi adikku dan tunanganku. Nggak ada satu pun yang tampilkan diriku, pengantin yang sebenarnya. Ibuku yang duduk di sofa tersenyum hangat. "Nina cantik sekali waktu pakai gaun putih." Ayah mengangguk setuju. "Dia lebih terlihat kayak pengantinnya dibanding Julia." Kemudian fotografer angkat kameranya dan lirik aku dari balik lensa. "Nona, bisa geser sedikit? Kamu halangi cahayanya." Aku melangkah ke samping tanpa sepatah kata pun, lalu berdiri bersandar di dinding. Pada saat itulah aku akhirnya ngerti. Pernikahan ini nggak pernah benar-benar butuhkan aku. Dan jika cinta yang dulu Hendri janjikan ke aku bisa dengan begitu mudah diberikan ke orang lain, maka pergi adalah satu-satunya harga diri yang masih tersisa untuk aku pertahankan.
737 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai lirik rapper pemula
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status