Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
DOSA TERMANIS - MENCINTAI MILIK IBU

DOSA TERMANIS - MENCINTAI MILIK IBU

Tubuh tinggi, bahu lebar, rambut hitam acak-acakan, dan aura dingin yang membuat orang-orang secara otomatis menunduk. Dia pemimpin The Sovereigns—geng paling berpengaruh di Diamond High School. Anak tunggal keluarga Draven. Siapa pun yang mengganggu ketenangannya biasanya berakhir menyesal. Kael melewati deretan meja tanpa melihat siapa pun. Hingga langkahnya terhenti sebentar di dekat meja Elara. Ia menatap cewek baru yang sedang meletakkan tasnya dengan ekspresi datar.
333 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11 kali sebagai daster jumbo terbaru
Baca
+Pustaka
Ganteng-Ganteng Duda

Ganteng-Ganteng Duda

Dan lagi-lagi, Darma pergi meninggalkan Lia setelah mengatakan titah yang tidak akan bisa Lia tolak. Nasi sudah menjadi bubur, Lia pikir ia tidak bisa kabur, jadi mau tak mau, wanita itu menuruti permintaan sang Papa. Mencuci muka dan menggosok gigi sebelum turun ke bawah dan menemui Mas Vino yang nampak sudah rapi. Mengenakan kemeja biru tua dengan dua kancing atas terbuka dan kain lengan yang digulung sampai siku, membuat lelaki itu nampak semakin enak dipandang. Di sampingnya, ada sebuah bocah manis dengan rambut hitam legam yang dicukur stylish, belum genap empat tahun. Mata beningnya kemudian menatap Lia dengan seksama.
774 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai daster jumbo terbaru
Baca
+Pustaka
Dendam Penguasa Langit

Dendam Penguasa Langit

kata pria paruh baya dengan jubah emas bermotif naga. "Huuu... apa yang kamu takutkan. Kita semua tahu, bahwa masing-masing dari kita sudah bisa menciptakan dunia sendiri masing-masing," cibir pria paruh baya lainnya yang memiliki tubuh kekar dengan perawakan kejam. Wajahnya dipenuhi sisik yang menakutkan. Pria paruh baya dengan bentuk tubuh proporsional dan memancarkan aura kegelapan hanya mendengus mendengar dua orang lainnya berbicara.
107.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 157 kali sebagai daster jumbo terbaru
Baca
+Pustaka
DENDAM MANTAN ISTRI

DENDAM MANTAN ISTRI

Bedanya, cara berjalannya memang lebih lambat. Sepeninggal Uncle JImmy, mobil pick up Hudson datang membawa peralatan. Dia akan memasang panel kayu untuk pengunci pintu dan jendela. Juga memperbaiki kursi dan dipan yang rusak–karena lama tidak dipakai. “Kau sudah besar, Mala.” Mala menjabat tangan Hudson. Terasa kering, keriput dan lemah. Dia tidak yakin lelaki ini masih bisa melakukan aktivitas pertukangan. “Aku akan membantumu.”
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai daster jumbo terbaru
Baca
+Pustaka
Dendam Sang Primadona

Dendam Sang Primadona

Di lain tempat, Dimitri sedang berbicara dengan Victor di kantornya. "Gabriel Delgado semakin berani," kata Victor sambil menyerahkan sebuah berkas. "Dia baru saja mengamankan kesepakatan besar dengan pemasok senjata dari Eropa Timur. Jika dibiarkan, dia bisa menjadi ancaman yang lebih besar bagi kita." Dimitri membaca laporan itu dengan tatapan tajam. "Gabriel selalu menjadi masalah. Tapi sekarang dia terlalu percaya diri."
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai daster jumbo terbaru
Baca
+Pustaka
JENTERA SAKTI DAN MUSTIKA UDARATI

JENTERA SAKTI DAN MUSTIKA UDARATI

Jawab Jentra. Ganandara-pun memesan empat bumbung(Tempat tuak terbuat dari bambu) tuak. Ia juga memesan pepes ikan dan nasi jagung. Selebihnya ia memesan sambal yang terbuat dari cabe (Piper retrofractum Vahl jenis rempah bukan buah cabai). "Aku tahu, si berisik itu pasti ingin tahu soal misi pencarian mustika itu kan?"Kata Kawindra setengah berbisik
103.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai daster jumbo terbaru
Baca
+Pustaka
DINAR

DINAR

tanya raccel menatap dinar "menurutku ini sangat bagus, besar luas dengan halaman belakang yang dekat dengan laut" ujar dinar menunjuk contoh gambar yang ketiiga sebuah villa dengan kubah besar dan megah, sesuatu berbeda dari yang lainnya "hm kamu benar...ini yang paling bagus, tapi sepertinya ada yang kurang apa yang harus kita ubah?" tanya raccel dinar berfikir sejenak dan menatap keseluruhan gambar
105.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 145 kali sebagai daster jumbo terbaru
Baca
+Pustaka
Lentera Terakhir

Lentera Terakhir

Lama berselancar, setelah ketemu langsung ditunjukkan pada beberapa pria di sekitar. “Ini namanya manometer, di sebelahnya ada speedometer.” Ucapan Deryn yang rumit dan sulit dimengerti membuat mereka semua melongo. Bahkan ada yang mengorek telinga, berharap suaminya mengulang. “Mano—mano apa?” tanya Sia, kemudian menatap Nino. Sedang Nino hanya mengedikan bahu. “Saya baru lulus, Pak. Hanya mengerti logaritma dan gramar.”
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai daster jumbo terbaru
Baca
+Pustaka
Aster [Indonesia Ver.]

Aster [Indonesia Ver.]

jawab Daren asal. “Sialan lo, jelek banget ngomongnya.” Green memukul bahu Daren cukup keras yang dibalas dengan tawa renyah Daren. “Hahaha enggak Green, gue bercanda. Yaudah, yuk gue anter ketemu Alta, keburu hujan,” ajak Alta yang melihat Langit mulai gelap. “Iya, mendung banget.” Green dan Daren beranjak dari posisi mereka, tapi sebelum itu Green membeli beragam jajanan pasar dan minuman dingin untuk diberikan pada Langit. “Lo mau bareng gue sama Kak Langit apa gimana?”
103.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai daster jumbo terbaru
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status