Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pelayan Istimewa Suamiku

Pelayan Istimewa Suamiku

Dalam kisah ini, Ivander Abraham dan Samantha Inggrid adalah pasangan suami istri yang memiliki seorang pelayan cantik, Anna Magenta, yang dibawa oleh Ivander dari sebuah yayasan. Anna merupakan seorang pelayan dari kampung, yang mencoba merantau bersama temannya ke kota. Sementara, perusahaan Ivander tengah menghadapi kebangkrutan, Samantha meninggalkannya dan pergi ke kampung halamannya karena tidak kuat dengan kelakuan Ivander. Ivander, yang tertekan dan patah hati, menemukan kenyamanan dan semangat dalam diri Anna. Namun, hubungan mereka berubah menjadi skandal perselingkuhan, sejak Ivander yang kerap melarikan rasa frustasinya terhadap minuman alkohol, lalu tanpa sadar melakukan hubungan yang tidak seharusnya dengan Anna. Bahkan demi rasa tanggung jawabnya, mereka melakukan pernikahan siri, yang sangat melukai Samantha. Kepulangan Samantha, yang ternyata membuat dirinya sendiri terjebak dan terjatuh dalam rumah tangganya sendiri, atas perlakuan Ivander yang selalu berpihak pada Anna. Akibatnya, Samantha pergi lagi dan mengalah untuk yang kedua kalinya, ke kota lain dan mencoba memulai hidup baru, seorang diri. Anna, yang merasa bersalah atas peranannya dalam menghancurkan rumah tangga Ivander dan Samantha, juga akhirnya Ivander yang tidak perduli lagi dengan Anna. Akhirnya memutuskan untuk berpisah dengan Ivander dan kembali ke kampungnya. Ivander yang menyesal dan merasa sangat bersalah, mencari Samantha dengan bantuan seorang detektif, tetapi Samantha menolak untuk kembali. Sementara itu, Anna menikahi seorang pengusaha peternakan, tetapi hidupnya tidak sebahagia yang dia bayangkan. Karma akhirnya menimpa dirinya, ketika suaminya berselingkuh dengan tetangga rumahnya. Ivander, dengan tekad kuat, berusaha meminta maaf dan memperbaiki hubungan dengan Samantha. Kedua orang tua Ivander berjuang dengan perasaan mereka terhadap anak semata wayangnya, hingga upaya pemersatuannya akhirnya berhasil. Samantha akhirnya membatalkan niatnya untuk bercerai, dan mereka bersatu kembali. Kisah berakhir dengan happy ending, kebahagiaan yang menyelimuti pasangan Ivander dan Samantha yang akhirnya rujuk dan memiliki buah hati.
Rumah Tangga
4.9K viewsCompleted
Read
Add to library
Harga Mahal dari Sebuah Mangga

Harga Mahal dari Sebuah Mangga

Saat aku berusia tujuh tahun, wanita cantik yang dibawa pulang oleh ayahku memberiku sekotak mangga. Hari itu, sambil melihatku menyantap mangga dengan lahapnya, ibuku membubuhkan tanda tangannya di atas surat cerai, lalu melompat dari gedung untuk mengakhiri hidupnya. Sejak saat itu, mangga menjadi mimpi burukku seumur hidup. Oleh karena itu, di hari pernikahan kami, aku berkata kepada suamiku, Edwin Faresta, "Kalau suatu saat kamu mau cerai, kasih saja aku buah mangga." Suamiku memelukku tanpa mengucapkan sepatah kata pun. Namun, sejak saat itu, mangga juga menjadi hal yang tabu bagi dirinya. Pada malam Natal di tahun kelima pernikahan kami, teman masa kecil suamiku meletakkan sebuah mangga di atas meja kerjanya. Hari itu juga, suamiku mengumumkan pemutusan hubungan dengan teman masa kecilnya, Rani Delana dan memecat Rani dari perusahaan. Pada hari itu, aku merasa bahwa dialah pria yang memang sudah ditakdirkan untukku. Hingga setengah tahun kemudian, aku kembali dari luar negeri setelah berhasil menegosiasikan kontrak kerja sama senilai dua triliun. Di pesta perayaan itu, suamiku menyodorkan segelas minuman kepadaku. Setelah aku meminum setengahnya, teman masa kecil suamiku, yaitu wanita yang dulu diusirnya dari perusahaan itu, berdiri di belakangku dan bertanya sambil menyeringai, "Apa jus mangganya enak?" Dengan wajah penuh rasa tidak percaya, aku menoleh ke arah Edwin, suamiku. Namun, Edwin justru menahan tawa dan berkata, "Jangan marah ya. Rani bersikeras memintaku untuk mengerjaimu sedikit." "Aku kan nggak kasih kamu buah mangga. Aku cuma kasih kamu sebotol jus mangga saja." "Lagi pula, menurutku Rani benar. Kamu nggak mau makan mangga itu cuma karena kamu banyak tingkah aja." "Lihat sendiri, 'kan? Tadi kamu meminumnya dengan sangat senang." Wajahku langsung menjadi dingin. Aku mengangkat tangan dan menyiramkan sisa jus mangga itu ke wajah pria itu, lalu berbalik pergi. Ada beberapa hal yang selamanya tidak akan pernah menjadi bahan candaan. Mangga bukan sekadar lelucon dan niatku untuk bercerai juga bukan candaan.
Short Story · Romansa
12.3K viewsCompleted
Read
Add to library
PREV
1
...
67891011
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status