กรองโดย
กำลังอัปเดตสถานะ
ทั้งหมดยังไม่จบจบแล้ว
จำแนกโดย
ทั้งหมดเป็นที่นิยมที่แนะนำคะแนนการอัปเดต
Suamiku Bukan Tukang Sol Sepatu Biasa

Suamiku Bukan Tukang Sol Sepatu Biasa

Kirana menolak ketika dia dipaksa oleh kedua orang tuanya untuk menikah dengan duda kaya dengan dua anak dari tetangga desanya. Tapi, rupanya orang tuanya tak menyerah begitu saja. Dia pun kembali dijodohkan lagi. Namun, kali ini bukan dengan seorang duda, melainkan dengan seorang pemuda yang masih single. Sayangnya, profesi dari pria itu adalah "Tukang Sol Sepatu". Lalu, apa yang akan terjadi setelah Kirana menerima perjodohan itu?
Urban
1023.9K viewsจบแล้ว
อ่าน
เพิ่มลงในห้องสมุด
Suami Tukang Parkirku Ternyata Tajir Melintir

Suami Tukang Parkirku Ternyata Tajir Melintir

Cleo Voltra
Hinaan dan cemoohan terus berdatangan pada Zoya dan suaminya, Dewangga, yang bekerja sebagai tukang parkir. Bahkan anak mereka juga menjadi sasaran ejekan dari teman-temannya. Tidak hanya tetangga, keluarga Zoya sendiri pun berusaha memisahkan mereka karena merasa malu. Tekanan yang diterima membuat Zoya frustrasi, tetapi cintanya pada Dewangga membuatnya tetap bertahan. Ia yakin suaminya adalah pria yang baik dan jujur, meskipun seluruh dunia meremehkan mereka. Ketika keadaan sudah tak tertahankan dan Zoya hampir menyerah, tiba-tiba Dewangga menunjukkan sisi yang tak pernah orang lain lihat—sisi yang mengubah segalanya. Orang-orang berpangkat tinggi mulai menghormatinya, bahkan menuruti perintahnya tanpa banyak tanya. Apa yang sebenarnya terjadi dengan Dewangga? Rahasia apa yang selama ini Dewangga sembunyikan dari Zoya?
Rumah Tangga
103.8K viewsยังไม่จบ
อ่าน
เพิ่มลงในห้องสมุด
Tukang Paket Dan Putri Bos Mafia

Tukang Paket Dan Putri Bos Mafia

Kopika
Jono, seorang tukang paket, tidak pernah menyangka kalau pekerjaan yang biasa dan membosankannya membawa dia kepada sebuah situasi yang berbahaya. Ketika mengantarkan paket ke sebuah alamat, dia mendapati Renata yang sedang berusaha kabur dari rumahnya akibat dikejar oleh tiga pria berjas hitam dengan senjata api. Jono membantu pelarian Renata tersebut. Beberapa waktu kemudian baru diketahui kalau Renata merupakan anak dari Bos Mafia dan ia sedang menunggu ayahnya kembali dari luar negeri. Renata bertahan hidup dengan menyembunyikan diri di rumah Jono yang terletak di sebuah perkampungan kumuh. Tapi para pengkhianat itu akhirnya menemukan Renata. Ia dan Jono kembali harus melarikan diri sementara itu orang-orang yang mereka sayangi mulai dihabisi oleh para mafia pimpinan si Jamal. Ayah Renata datang tapi di tengah pertempuran antar geng mafia yang ia pimpin melawan anak buah si Jamal, ayah Renata gugur dam menunjuk Jono sebagai penggantinya dan menyuruhnya membalaskan dendamnya. Akankah Jono dan Renata berhasil membalaskan dendam sang ayah dan apakah Jono berhasil menyatukan kekuatan para mafia tersebut?
Urban
101.4K viewsยังไม่จบ
อ่าน
เพิ่มลงในห้องสมุด
Ayah Tiri Anakku (bukan) Tukang Cilok Biasa

Ayah Tiri Anakku (bukan) Tukang Cilok Biasa

Riya Ni
Kayra adalah seorang janda dengan dua anak kembar. Ia memiliki trauma dalam pernikahan karena ditalak ketika hamil tua. Ia pun membesarkan kedua anaknya seorang diri, menghadapi segala omongan jelek yang tertuju pada anak-anaknya dan dirinya sendiri. Sampai akhirnya, seorang pria muda mendekatinya. Tidak seperti mantan suaminya yang orang kantoran, pria bernama Haidar itu hanyalah penjual cilok biasa. Apakah seorang pria miskin biasa bisa melindungi Kayra dan anak-anaknya dari kerasnya dunia?
Urban
101.6K viewsยังไม่จบ
อ่าน
เพิ่มลงในห้องสมุด
Kejutan Untuk Suami Sok Alim Ternyata Tukang Kawin

Kejutan Untuk Suami Sok Alim Ternyata Tukang Kawin

Mutiara Sukma
Sebuah pesan masuk ke dalam gawaiku, tak ada firasat apapun saat itu. Dengan santai pesan itu kubuka. Sebuah foto yang dikirim oleh nomor tak dikenal. Mataku membulat sempurna, tak percaya dengan apa yang kulihat, hingga berkali-kali aku memperhatikan bahkan sampai men-zoom foto itu sedetail mungkin, takut jika mata ini salah menyimpulkan. [Maafkan saya, Bu!] tulis si pengirim foto. Aku tak menghiraukan pesannya, butir demi butir air mengalir dari sudut mata, mengaburkan penglihatan. Menandakan bahwa foto itu membuat luka didalam sana. Sebuah foto resepsi pernikahan yang berlatarkan salah satu pemandangan di Puncak, tertampang nyata, sangat indah begitu pula dengan senyum dari kedua mempelai yang terlihat sempurna dan bahagia. Mas Arya, pengantin laki-laki yang kini sedang bersanding dengan seorang wanita muda dan cantik itu adalah suamiku. Suami yang sudah sepuluh tahun ini kuhaturkan bakti kepadanya. "Ma, Mama kenapa menangis?" cepatku susut air mataku dengan ujung jari, dan mematikan ponselku agar gambar yang begitu mengiris hati itu tak sampai terlihat oleh Alisa, putriku. "Ga, sayang. Mata Mama kelilipan," ungkapku asal. Kuraih tubuh mungil Alisa dalam pelukan, gadis lima tahun ini begitu sangat berarti bagiku. "Kak Alif mana sayang?" tanyaku mengalihkan pembicaraan. "Ada, Ma lagi di kamar, muraja'ah," Aku tersenyum getir. 'Mas, kita sudah punya putra dan putri yang begitu membanggakan, aku juga meninggalkan karierku demi berbakti kepadamu, kenapa masih saja curang dibelakang ku?' bisikku dalam hati. "Ma, Ayah kapan pulang?" Alisa bersandar didadaku, tanganku terulur membelai rambut panjang nan hitam milik Alisa. "Baru juga dua hari, Ayah pergi Nak, udah rindu aja," ujarku menggoda sambil menekan emosi dihati. Dua hari yang lalu, Mas Arya pamit akan ke Kalimantan mau mengurus bisnisnya. Aku yang tak begitu mengikuti perkembangan perusahaan, percaya saja padanya. Tak mungkin rasanya, Mas Arya mengkhianatiku dia lelaki yang baik, sholeh, penyayang dan selalu romantis. Namun, apa yang terjadi benar-benar diluar bayanganku
Romansa
1024.3K viewsจบแล้ว
อ่าน
เพิ่มลงในห้องสมุด
No Pain, No Gain

No Pain, No Gain

I chase my six-year-old daughter out of the house on a cold winter day. I cut her new clothes to pieces and dirty her dainty little face with mud. Then, I give her all my savings. She looks at me tearfully and reaches out for me, wanting me to hold her. However, I harden my heart and push her away, saying, "Leave! Go to Bowen Group and look for their CEO, Logan Bowen. Show him my death certificate and your DNA test—he'll take you in." She sobs while looking at me. "Don't you want me anymore, Mommy? Let's go look for Daddy together." After a brief silence, I say, "I can't go with you. I lied to him back then to have you." Yes, I'm a liar. I orchestrated everything from meeting Logan, dating him, to ultimately leaving him with his child in my womb. Even the death certificate I've given my daughter is fake. From beginning to end, I've lied to him about everything except our daughter.
อ่าน
เพิ่มลงในห้องสมุด
No Apologies, No Regrets

No Apologies, No Regrets

Fedora Smith was done with love. Finished. Buried. Betrayal had ripped out her heart and torched it—her boyfriend of four years and her best friend of twenty-five caught pants down on the very anniversary sheets she gifted him. And their excuses? “You’re not attractive anymore.” “You took too long to marry him.” Fine. If love was a game, she was rewriting the rules. Now, she runs The Bridal Fix, an elite agency providing fake marriages for a steep price—rent-a-bride services for men needing to fool their families, secure an inheritance, or stage the perfect breakup. Fifteen weddings, fifteen divorces—no strings, no mess. Just business. Until Judah Carlstone. He hires her like the rest—one contract, one wedding, one payday. But Judah asks too many questions. Looks at her too long. And when he smirks and says— "Tell me, Fedora… how does it feel to say ‘I do’ and not mean it?" For the first time in years, she has no answer. Because this was never supposed to feel real.
Romance
103.4K viewsยังไม่จบ
อ่าน
เพิ่มลงในห้องสมุด
No Cerai No Pisah!

No Cerai No Pisah!

Devon menyodorkan surat cerai tepat ke depan muka Rosa. Pria itu tak terlihat main-main. Pada akhirnya pernikahan yang mereka lalui tidak berhasil meskipun Rosa sudah mencoba sebisanya. Rosa menginginkan Devon. Sangat membutuhkan kekuasaan keluarga Wijaya yang berada di genggaman Devon. Dia tak bisa pergi, tak akan mau. Ketika Rosa tengah memutar otak untuk menunda perceraian ini, tiba-tiba saja petir menyambar Devon secepat kilat! "Ja-jangan mati!!!! Ambulans! Tolong, siapa saja panggil ambulans!" jerit Rosa dengan derai air mata bercucuran. Sementara itu, Devon bergeming di tempatnya. Asap-asap hitam mengepul keluar dari sekujur tubuh dan perickan listrik seperti melompat-lompat di atasnya. Namun bukan itu yang penting. Sebuah suara melengking yang pria itu kenal jelas, merasuki kepalanya dengan kurang ajar. Devon bisa mendengar suara isi pikiran Rosa tanpa sepengetahuan wanita itu. Dan darahnya dibuat mendidih. 'Siapa bilang laki-laki ganteng di dunia ini cuma Devon? Cuih! Manusia macam dia mending bertapa di gunung jadi biksu. Percuma dikasih istri secantik aku kalo matanya nggak dipake,' ujar Rosa dalam hati. Gigi Devon bergemeletuk menahan amarah. "ROSA!!"
Urban
103.6K viewsยังไม่จบ
อ่าน
เพิ่มลงในห้องสมุด
No Ring, No Rights

No Ring, No Rights

Despite a decade of marriage, Simon never once shared my bed, claiming that he had pledged himself to ascetic practices and that it was beneath him. I thought that he suffered from some shameful ailment and guarded his secret like a devoted fool, until my birthday, when I came home to find him entangled with a brothel worker before the floor-length mirror. When I lunged forward in rage, he drove a shard of that broken mirror straight through my heart. When I awoke, I was gripping my phone, its screen illuminating a message Simon had just sent: [I’ll still give you a lavish wedding, but the marriage certificate? That belongs to her.]
เรื่องสั้น · Romance
4.6K viewsจบแล้ว
อ่าน
เพิ่มลงในห้องสมุด
No Child, No Chains

No Child, No Chains

I was reborn back to 1975, when the child in my womb was three months old. I did not tell anyone and quietly had an abortion. However, I still wrapped cotton around my belly every day, pretending the baby was still there. In my past life, my husband Declan Huxley's childhood sweetheart Jane Patton and I gave birth on the same day. She had a healthy, ordinary baby boy. But my child looked nothing like us—he was mixed-race, with features of the Valorian people. Declan and I were both locals, so there was no way our son could look like this. Enraged, Declan scolded me in front of everyone, accusing me of cheating on him and having a disgraceful affair with a Valorian. No matter how many times I explained, no one believed me, and I became the shameful woman everyone pointed at. Worse still, Declan reported me and handed in some foreign letters he found at home, which led to me being taken by federal agents and sentenced as a spy. I spent ten years in prison, and when I finally walked out, I was nothing but skin and bones. Meanwhile, Declan had climbed the ranks for his so-called loyalty to the country. He held Jane's hand and brought along my real son, Seth Huxley, then threw 500 dollars at me like it was charity. He said, "Back then, Jane was accidentally deceived by someone else and gave birth to that brat. Unlike you, she has a gentle nature and couldn't endure hardship, so I had no choice but to switch your children. "This money is payment for your ten years and your reputation. You have a criminal record, and I already filed for divorce long ago to be with Jane. Seth also thinks you're not worthy of me, so you better take care of yourself." Seth also looked at me with disgust. "Mommy Jane treats me very well, and she's not like you; she's never been to prison. I don't want a mother like you!" When I learned the truth, the fury was so overwhelming that I had a stroke and died in despair. In this new life, I want to see how they plan to scheme against me when the child is already gone.
อ่าน
เพิ่มลงในห้องสมุด
ก่อนหน้า
123456
...
47
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status