MADU YANG BERACUN
"Embun tadi sakit perut, Ma."
"Ya sudah, ayo cepat."
Mereka pun bergabung dengan yang lain. Embun melihat adik madu tidak henti-hentinya menyunggingkan senyum. Ia menarik napas lalu menghembuskan perlahan. Kepalanya tertunduk melihat dirinya sendiri. "Pasti rasanya bahagia sekali," bisik Embun dalam hati.
"Embun, jangan seperti itu," tegur Bu Inggrid.