Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Menjadikanmu Milikku

Menjadikanmu Milikku

89. Sabar *** "Begini?" "Potongannya nggak rapi." "Begini?" "Matengnya nggak rata." "Begini?" "Bentuknya nggak kayak hati." "Begini?" "Kuningnya pecah." "Begini?"
1011.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 395 kali sebagai mata sayu tapi tajam
Baca
+Pustaka
Catatan Setelah Kematian Putri Ophelia

Catatan Setelah Kematian Putri Ophelia

' Ah, tentu saja dia telah tiada. Aku mengangkat belati yang sedang kupegang. Kembali menatap pantulan bayangan diriku yang sekarang dari mata pisau belati ini. "Aku akan memilih belati ini," ucapku pada diri sendiri. Belati yang menurutku sangatlah indah. Mata pisau yang sedikit panjang dan menurutku tajam. Memiliki permata yang berwarna biru seperti warna mata ini. Lalu, mata pisau yang semakin ke ujung semakin tajam.
1012.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 307 kali sebagai mata sayu tapi tajam
Baca
+Pustaka
Wanita Penghibur Berkelas

Wanita Penghibur Berkelas

Rasa marah, terhina dan emosi yang berkecamuk berpadu di dadanya. “Kau sudah kehilangan rasa takutmu padaku?” Tanjung mengangkat wajah. Pada mata yang ujungnya meruncing, sangat tajam meski tidak dipenuhi riasan yang tebal. Sorot mata setajam elang yang seolah siap memotong-motong habis lawan bicaranya dan sikap yang sangat percaya diri. Rasanya aura hitam Narumi tak pernah luntur dan selalu sukses membuat Tanjung gentar.
107.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 277 kali sebagai mata sayu tapi tajam
Baca
+Pustaka
Lemari Mencari Tumbal

Lemari Mencari Tumbal

Kata Otoy dengan raut wajahnya yang sedikit marah. “Tampan apaan, kulit hitam, mata merah, bertanduk dan punya ekor, tampan dari mana coba? Kamu itu lebih mirip cicak negro bertanduk yang lagi sakit mata tahu!” Kata Sukma. “Eh, kamu ini ya…” “Eh sudah-sudah, kok jadi berantem ih, ga enak tahu, nanti kalau Eyang kebangun gimana?” Kata Maya.
1010.5K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 421 kali sebagai mata sayu tapi tajam
Baca
+Pustaka
Skandal Asmara Putri yang Terlarang

Skandal Asmara Putri yang Terlarang

POV Dimitri Mata Almuizz tertuju pada binatang buas yang menyerang itu, bukan dengan rasa takut tetapi dengan amarah yang membara. Giginya terkatup dalam perlawanan, tangan terangkat dalam pertahanan yang sia-sia. Dia tampak marah pada binatang buas itu—dan pada ketidakberdayaannya sendiri.
103.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 146 kali sebagai mata sayu tapi tajam
Baca
+Pustaka
DIBENCI KELUARGA DICINTA RAJA MAFIA

DIBENCI KELUARGA DICINTA RAJA MAFIA

Jesica Miria tumbuh tangguh dengan sorot mata tajam penuh ambisi. "Kamu tahu aku bisa lakukan apapun sekarang," info Mateo yang secara garis besar menyiratkan peringatan. Lengkung bibir Sica tampak. "Sayangnya aku tidak takut. Berulahlah, maka akan kubongkar siapa dirimu." Senyum Mateo hilang, berganti rahang yang mengatup rapat menahan emosi. Walau detik setelahnya, pria itu kembali menebar senyum.
10141.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.9K kali sebagai mata sayu tapi tajam
Baca
+Pustaka
Hasrat Tersembunyi Iparku

Hasrat Tersembunyi Iparku

Tajam dan menusuk. Mata Luciana dibuat terbelalak mendengarnya. Dia spontan melirik ke arah mertuanya dan melihat wajah itu sudah memerah, bukan karena blush on, melainkan karena rasa malu atas kata-kata merendahkan Matthias. "Kurang ajar! Beraninya kamu bicara tidak sopan seperti itu! Kamu tidak tahu apa-apa tentang kami!" "Kalau begitu, tidak perlu marah jika itu bukan fakta."
1059.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai mata sayu tapi tajam
Baca
+Pustaka
Penjara Hasrat Cinta

Penjara Hasrat Cinta

ucap Mathias dengan seringai keji di wajahnya. Mata Hailey melebar di kala mendengar ucapan keji Mathias. Tak pernah dia sangka pria itu benar-benar kejam. Wajah pria itu tampan bahkan sangat tampan, tapi lidahnya bagaikan ular beracun yang mematikan. “Jaga bicaramu! Aku bukan barang!” suara Hailey cukup meninggi.
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai mata sayu tapi tajam
Baca
+Pustaka
Obsesi Algarrel Killian

Obsesi Algarrel Killian

sahut Lucas "Muka datar aja cantik gimana kalau senyum yah, apalagi senyumnya ke gue" celetuk Kafa lagi "WUUHHH Halu lo" teriak Lucas "Sirik lo, btw Bos, lo kenapa diam doang, kesambet lo?" Tanya Kafa asal "Tertarik kali" sahut Vaska santai "Damn it!, he's mine" suara laki-laki tampan pemilik mata berwarna abu-abu gelap dengan tatapan tajam menusuk serta seringaian yang terlihat jelas terukir di bibirnya
662 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai mata sayu tapi tajam
Baca
+Pustaka
Air Mata si Kupu-Kupu Malam

Air Mata si Kupu-Kupu Malam

sahut si Mami. "Jadi gimana, Mi? Utang gue yang kemarin lunas, ya? Malah harusnya Mami tambahin lagi buat gue. Ini cewek cantik banget, Mi. Masih muda banget, masih terik. Rugi dong gue kalau cuman jual murah ke Mami." Tidak salah lagi, Taufan menjual dirinya mungkin ke seorang mucikari. Karena samar Laura mendengar suara musik seperti di sebuah bar atau ... entahlah.
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai mata sayu tapi tajam
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status