Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pria Tua Kesayangan

Pria Tua Kesayangan

CEA
“Sebaiknya mulai sekarang kamu sudah harus menjauhi Renata, terlalu banyak wanita yang lebih baik darinya, Vid.” “Perjuangan bertahun-tahun, pengorbanan tanpa ampun, perasaan cinta di hati yang semakin hari tak terbendung, Ayah suruh aku jauhi? Memang apa yang salah dengan gadis baik, pengertian, cantik, dambaan banyak lelaki dan selalu menyenangkan hatiku seperti Renata, Yah? Jadi tolong, Jangan lagi usik hubungan kami yang sebentar lagi akan menikah.” “Tidak ada yang salah Vid, hanya saja saat kau tetap ngotot ingin menikah dengannya tanpa restu dari ayah, itulah letak kesalahannya.” David bersikukuh mempertahankan wanita pujaan hati yang sangat ditentang oleh ayahnya. Mereka sering bersitegang demi membahas hal-hal yang sebenarnya tidak perlu diperdebatkan soal Renata. Ayahnya yang sangat mencintai anaknya sehingga ia selalu ingin memberikan yang terbaik, khususnya soal jodoh. Sementara David, sang anak kesayangan, habis-habisan memperjuangkan wanita yang tidak direstui oleh ayahnya. Apa yang membuat ayahnya tidak setuju meski ia tahu anaknya mati-matian memperjuangkan cintanya dengan gadis pilihannya itu? Apakah ayahnya mengetahui rahasia tentang Renata yang tidak diketahui oleh David? Dan siapkah mereka dengan segala konsekuensi jika tetap memaksa menikah tanpa restu orang tua?
Romansa
105.3K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Menjadi Istri Dadakan Guru Killer

Menjadi Istri Dadakan Guru Killer

Xaviera Hanske, gadis berusia 17 tahun yang terlahir dari keluarga kaya raya. Hidupnya sempurna dengan fasilitas mewah dan keluarga yang harmonis. Namun, semua berubah saat perjodohan yang tidak ia inginkan datang menghampiri. Ian, guru matematika killer di sekolahnya, ternyata adalah pria pilihan orangtuanya. Seorang pria dingin dan kaku yang bahkan tidak pernah menunjukkan kehangatan sedikitpun padanya. Xaviera semakin frustasi karena nilai matematikanya yang selalu di bawah rata-rata justru membuat ia harus lebih sering berinteraksi dengan calon suaminya itu. Di tengah keresahannya menghadapi perjodohan, muncul sosok Felix - kapten tim basket sekolah yang tampan dan pintar. Kedekatan mereka sebagai teman sekelas perlahan mulai menumbuhkan perasaan lain di hati Xaviera. Felix yang gentle, perhatian, dan pengertian sangat berbeda dengan Ian yang seolah menganggap pernikahan hanya sebagai formalitas belaka. Xaviera terjebak dalam dilema. Di satu sisi, ia tidak bisa menolak perjodohan yang sudah diatur keluarganya. Di sisi lain, hatinya mulai tertarik pada Felix yang selalu ada untuknya. Sementara Ian, meski akan menjadi suaminya, tetap memperlakukannya dengan dingin bahkan di sekolah. Akankah Xaviera memberontak demi cintanya pada Felix? Atau dia akan pasrah menerima takdirnya menikah dengan Ian? Bagaimana ia mengatasi perasaannya yang semakin rumit seiring berjalannya waktu?
Romansa
105.1K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Aku Pemenang Dalam Hidupku

Aku Pemenang Dalam Hidupku

Ini sudah ke-seratus kalinya aku diabaikan oleh keluarga ini. Saat ulang tahun, mereka hanya menyiapkan kue untuk adikku. Saat sakit, aku terbaring sendirian di ranjang, sementar mereka semua mengelilingi adikku. Aku selalu bilang pada diriku sendiri untuk bersabar dan jadi anak yang pengertian, tapi semua itu tak pernah tergantikan sekalipun dengan kasih sayang mereka. Hingga hari pernikahanku tiba. Aku kira setidaknya di hari itu, aku bisa merasakan sedikit kasih sayang yang benar-benar menjadi milikku. Namun, aku salah. Ayah, Ibu, Kakak, bahkan Jason, tunanganku yang merupakan seorang bos mafia, semuanya malah pergi ke acara wisuda adikku. Mereka meninggalkanku sendirian di tempat pernikahan, membiarkanku menanggung tatapan iba dan ejekan para tamu. Sedangkan Jason hanya melontarkan kalimat dingin, "Hanya pernikahan saja, bisa digantikan lain hari." Ini bukan pertama kalinya. Waktu acara pertunangan pun sama, begitu adikku mengeluh sakit perut, dia tanpa ragu langsung menemaninya ke rumah sakit. Sementara aku harus tersenyum pada tamu-tamu sendirian Saat ini, aku benar-benar sadar. Bagi mereka, aku hanyalah sosok yang tidak penting. Jadi, aku memilih untuk pergi. Aku membawa koper dan satu rahasia, yaitu anak dalam kandunganku. Kali ini, aku tidak akan menunggu kasih sayang mereka lagi. Aku akan memulai hidup baru, demi diriku dan demi anakku.
Cerita Pendek · Mafia
11.9K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Till The End Of The World

Till The End Of The World

Semua berawal dari perkenalan tak sengaja antara Hyun Myungsuk, seorang komikus amatir dan Bae Jihyun, penulis novel pendatang baru di sosial media. Keduanya meet up di Seoul untuk membahas rencana kolaborasi project gabungan mereka. Sayangnya, rencana itu tidak berjalan dengan mulus, karena Myungsuk dan Jihyun mendapat gangguan dari berbagai pihak. Sebut saja Jang Beomgyu, editor yang meragukan hasil karya mereka dan diam-diam menaruh rasa pada Jihyun. Lee Dantae, pacar Jihyun yang punya rahasia besar di balik ketenarannya, juga mulai cemburu pada kedekatan Jihyun dan Myungsuk. Lalu ada si barbar Kim Sunmi, komikus profesional yang merupakan kekasih Myungsuk. Sifatnya posesif, cemburuan dan kekanak-kanakan. Tekanan dari berbagai sisi membuat keduanya harus mencari cara agar kolaborasi terbaik mereka membuahkan hasil maksimal. Masalahnya kian pelik, saat Kim Wooseok, seorang rapper yang punya brand pakaian terkenal, meminta Sunmi mencari model yang pas untuk dipotret bersama Lee Dantae. Sunmi kemudian mengajukan sebuah permintaan pada Myungsuk. Dan hal-hal yang berkaitan dengan Kang Wooseok ini, pelan-pelan menyeretnya pada masalah kejelasan hubungannya dengan Ji Seojin, kakak Sunmi. Till The End Of The World, tiga kisah dengan masing-masing konflik yang membelenggu mereka. Menyadarkan Jihyun bahwa semua yang M katakan, seorang penyiar misterius di stasiun radio Daegu, benar adanya. Bahwa hubungan yang baik butuh banyak pengertian dan pengorbanan.
Romansa
3.1K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Healer Kesayangan Sang Duke

Healer Kesayangan Sang Duke

Sepuluh tahun lalu yang lalu para Iblis muncul dari Hutan Rimba menyerang seluruh Dunia dengan wabah penyakit hingga hanya tersisa tiga kerajaan besar yang bertahan. Kerajaan Plumeria merupakan kerajaan para penyembuh yang ditakuti para Iblis karena Bangsa Plumeria yang berhasil menyegel Iblis namun akibatnya ribuan Penyembuh tewas karena perang menyebabkan populasi para penyembuh berkurang. Plumeria kehilangan para penyembuh murni yang menjadi masalah dari Negeri ini. Menceritakan Aricia Ahinsa tewas mengenaskan kemudian hidup kembali dalam Negeri antah berantah menjadi seorang Healer (Penyembuh) legendaris yang memiliki kekuatan yang langkah. Aricia dipaksa oleh seorang Duke yang arogan saat baru pertama kali ia temui di dunia ini untuk jadi istrinya. Aricia yang menolak diperkerjakan jadi Healer sang Duke saat berperang, masalah Aricia tidak hanya menghadapi Duke yang dingin dan egois itu namun kedengkian dari Ratu Kerajaan asalnya, Ratu ternyata membenci Aricia namun menggunakan cara licik agar menjebak Aricia kembali mati meski gagal. Keika dijebak Ratu untuk belajar di Markas Penyembuh dan lagi-lagi Aricia mendapatkan masalah karena seorang perempuan yang bermata merah dianggap tabu untuk jadi seorang Healer meski begitu Tabib pemimpin markas yang mendidik Aricia secara langsung. Puncak masalah terjadi ketika Duke semakin obsesi terhadap Aricia yang membuat Aricia melarikan diri darinya yang mana masalah ini dimanfaatkan oleh Ratu Clara agar bisa mendapatkan pengorbanan Duke, sebagai hasutan dari Iblis. Aricia yang lamban laun mencintai Duke mencoba mengagalkan aksi Ratu Clara serta mengagalkan rencana Iblis untuk bangkit menghancurkan Dunia.
Fantasi
2.1K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Terlahir Kembali: Menagih Utang Penyesalan

Terlahir Kembali: Menagih Utang Penyesalan

Aku selalu hidup dalam bayang-bayang kakakku, Nadina. Dia adalah wanita yang sejak kecil selalu diperlakukan bak permata oleh para pewaris keluarga mafia. Dia tidak tahu bahwa aku telah terlahir kembali. Sama seperti kehidupan sebelumnya, dia tersenyum lembut dan manis, membiarkan aku memilih calon pasangan pernikahan lebih dulu. Seolah-olah dia begitu pengertian dan berbesar hati. Namun, kali ini aku menolak. Di kehidupan lalu, dengan polosnya aku percaya bahwa dia bermaksud baik. Aku menikah dengan lelaki yang direkomendasikannya, Darel. Darel adalah seorang pewaris yang konon lumpuh setelah diserang dalam sebuah penyergapan. Aku melepaskan hak untuk mewarisi keluarga, menjadi perawatnya, menjadi tongkatnya, dan menjadi obat yang mengusir kesepiannya. Namun, sebanyak apa pun kehangatan yang kuberikan, aku tetap tidak mampu mencairkan hatinya. Hingga hari perayaan kehamilan kakakku, kebenaran itu tersingkap dengan nyata di hadapanku. Saat seorang pembunuh dari keluarga musuh mengarahkan senjata ke perut kakakku, lelaki yang bertahun-tahun tidak pernah berdiri itu tiba-tiba bangkit. Dia mendorongku ke arah moncong senjata itu. Tujuh peluru menembus rahimku. Di detik terakhir ketika aku jatuh, aku melihat dia memeluk Nadina dengan erat dan menggunakan tubuhnya untuk melindungi Nadina dari peluru terakhir. Saat itulah, aku akhirnya mengerti. Dia tidak pernah lumpuh. Dia juga tidak pernah ditinggalkan oleh keluarganya. Karena Nadina memilih pria lain, dia berpura-pura sakit agar tidak perlu menikah denganku. "Maaf, Ravina, aku menipumu. Tapi aku nggak bisa membiarkan Nadina kehilangan pewaris di kandungannya." "Utangku padamu ... akan kubayar di kehidupan berikutnya." Ketika membuka mata lagi, aku kembali ke hari ketika ayahku menuntut kami memilih calon pasangan pernikahan. Kali ini, aku tidak memilih siapa pun. Namun, malah merekalah yang memohon mendapatkan cintaku.
Cerita Pendek · Mafia
16.9K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Por Um Manga Eu Cancelei Um Pedido de 1 Bilhão do Meu Namorado

Por Um Manga Eu Cancelei Um Pedido de 1 Bilhão do Meu Namorado

Quando eu tinha sete anos, o papai trouxe pra casa uma mulher bonita. Ela me deu uma caixa de mangas. Naquele dia, enquanto eu comia as mangas toda feliz, a mamãe assinou o acordo de divórcio e se jogou do prédio. Desde então, manga virou o meu pesadelo. Por isso, no dia do meu casamento, eu disse pro meu marido, Ivan Ribeiro: — Se algum dia quiser se divorciar de mim, basta me dar uma manga. Ele me abraçou em silêncio. Desde então, manga também virou o tabu dele. No quinto ano de casamento, na véspera de Natal, a amiguinha de infância dele, Rafaela Lima, deixou uma manga em cima da mesa do escritório. No mesmo dia, Ivan anunciou o fim da amizade com Rafaela e a demitiu da empresa. Naquele momento, eu achei que ele era o homem da minha vida. Mas meio ano depois, voltei do exterior com um contrato de um bilhão fechado. Na festa de comemoração, Ivan me entregou um copo de bebida. Depois de meio copo, Rafaela, a mulher que ele havia expulsado da empresa, apareceu atrás de mim, sorrindo: — Tá gostoso o suco de manga? Olhei pro meu marido, incrédula, enquanto Ivan tentava segurar o riso: — Não fica brava, a Rafaela insistiu pra eu fazer uma brincadeira com você. — Eu nem te dei uma manga de verdade, só um suco de manga. — Mas olha, acho que ela tem razão, o seu problema com manga é exagero! — Você estava bebendo toda animada agora há pouco! De cara fechada, levantei a mão e joguei o resto do suco no rosto dele. Depois, virei as costas e fui embora. Algumas coisas nunca são brincadeira. Manga não é. E o meu pedido de divórcio também não.
Baca
Tambahkan
Harga Mahal dari Sebuah Mangga

Harga Mahal dari Sebuah Mangga

Saat aku berusia tujuh tahun, wanita cantik yang dibawa pulang oleh ayahku memberiku sekotak mangga. Hari itu, sambil melihatku menyantap mangga dengan lahapnya, ibuku membubuhkan tanda tangannya di atas surat cerai, lalu melompat dari gedung untuk mengakhiri hidupnya. Sejak saat itu, mangga menjadi mimpi burukku seumur hidup. Oleh karena itu, di hari pernikahan kami, aku berkata kepada suamiku, Edwin Faresta, "Kalau suatu saat kamu mau cerai, kasih saja aku buah mangga." Suamiku memelukku tanpa mengucapkan sepatah kata pun. Namun, sejak saat itu, mangga juga menjadi hal yang tabu bagi dirinya. Pada malam Natal di tahun kelima pernikahan kami, teman masa kecil suamiku meletakkan sebuah mangga di atas meja kerjanya. Hari itu juga, suamiku mengumumkan pemutusan hubungan dengan teman masa kecilnya, Rani Delana dan memecat Rani dari perusahaan. Pada hari itu, aku merasa bahwa dialah pria yang memang sudah ditakdirkan untukku. Hingga setengah tahun kemudian, aku kembali dari luar negeri setelah berhasil menegosiasikan kontrak kerja sama senilai dua triliun. Di pesta perayaan itu, suamiku menyodorkan segelas minuman kepadaku. Setelah aku meminum setengahnya, teman masa kecil suamiku, yaitu wanita yang dulu diusirnya dari perusahaan itu, berdiri di belakangku dan bertanya sambil menyeringai, "Apa jus mangganya enak?" Dengan wajah penuh rasa tidak percaya, aku menoleh ke arah Edwin, suamiku. Namun, Edwin justru menahan tawa dan berkata, "Jangan marah ya. Rani bersikeras memintaku untuk mengerjaimu sedikit." "Aku kan nggak kasih kamu buah mangga. Aku cuma kasih kamu sebotol jus mangga saja." "Lagi pula, menurutku Rani benar. Kamu nggak mau makan mangga itu cuma karena kamu banyak tingkah aja." "Lihat sendiri, 'kan? Tadi kamu meminumnya dengan sangat senang." Wajahku langsung menjadi dingin. Aku mengangkat tangan dan menyiramkan sisa jus mangga itu ke wajah pria itu, lalu berbalik pergi. Ada beberapa hal yang selamanya tidak akan pernah menjadi bahan candaan. Mangga bukan sekadar lelucon dan niatku untuk bercerai juga bukan candaan.
Cerita Pendek · Romansa
12.0K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
DIA YANG BELUM TERJAMAH, AKU PEMENANGNYA!

DIA YANG BELUM TERJAMAH, AKU PEMENANGNYA!

Makarimx
Chan, pria berusia 16 tahun memasuki sekolah barunya, pria yang sudah 3 tahun tak mengenal lagi yang namanya cinta dan wanita kembali digetarkan hatinya ketika memasuki sekolah itu. Sasha, wanita berparas cantik, kalem, berkaca mata dan bersuara lebut itu berhasil membuatnya untuk kembali mengenal cinta, sayang harapan pria itu dipatahkan lagi dengan Sasha yang sudah ada kekasih. Alif, teman serta sahabat pertamanya yang selalu menemaninya kemana saja dan juga menjadi teman dekat Sasha dan Ella. Pria itu dikejutkan dengan siswi yang mengikuti media sosialnya dan juga memulai obrolan melalui pesan kepadanya, Lily siswi yang hampir menabraknya sore itu diam-diam juga menyukainya. Latar belakang Lily yang seorang lulusan pesantren dan untuk pertama kalinya mengenal pacaran bertolak belakang dengan gaya pacaran pria itu. Pelan-pelan wanita itu menerimanya dengan alasan cinta. Hubungan Lily dan pria itu kandas karna didasari rasa bosan Si pria. Seminggu kemudian Lily kembali menjalin hubungan dengan pria sekelasnya yang sewaktu dengan Chan sering menggodanya. Hubungan Sasha dengan kekasihnya kandas, Ia yang sudah dekat sebelumnya dengan Chan dijadikan oleh Ella sahabatnya sendiri sebagai alasan hubungan Sasha dengan kekasihnya hancur. Hubungan Sasha, Chan dan Ella semakin memburuk seiring kedekatan antara Chan dan Sasha semakin dekat. Tiada hari tanpa berbalas pesan dan telfonan, hal ini membuat hubungan pria itu dengan wanita pujaannya semakin dekat dan akhirnya mendapatkannya. Sasha yang polos, dan belum pernah terjamah lelaki bahkan untuk memegang tangannya saja lelaki lain sangat jarang. Lagi-lagi berdalih rasa sayang pria itu melancarkan aksinya dimulai dari kecupan di kepala hingga tangannya yang bermain. Hal ini sangat di benci oleh Sasha dan tidak akan menerima perlakuan itu. Dan akhirnya seiring berjalannya waktu dan momen yang banyak dilewati membuat wanita itu menerimanya. Benar pria itu sangat mencintainya, benar begitulah caranya mengungkapkan rasa sayangnya yang tulus walaupun tabu akan tetapi itulah adanya. Chan dialah pemenangnya!
Romansa
102.1K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Kein Zurück mehr

Kein Zurück mehr

In den nördlichen Werwolfklans gilt eine uralte Regel: Ein Alpha-Erbe darf niemals eine Verbindung mit einem menschlichen Mädchen eingehen. Doch Alpha Kellan Wolfe brach das Tabu – band mit mir eine Gefährtenverbindung. Um mit mir zusammen sein zu können, lehnte er sich offen gegen den Ältestenrat auf, erlitt 99 Peitschenhiebe und wurde drei Tage und Nächte vor dem Altar kniend bestraft. Als sein Hemd blutgetränkt war, lächelte er mich an und flüsterte: „Aelis, hab keine Angst. Ich will nur dich.“ Schließlich willigten die Ältesten ein, dass er mit mir fortgehen durfte – doch nur unter der Bedingung, dass er dem Rudel einen reinblütigen Erben hinterlassen müsse. Seitdem war „Warte“ das Wort, das Kellan am häufigsten zu mir sagte. Das erste Mal bat er mich zu warten, bis eine andere Wölfin von ihm schwanger würde. Also schlief er 33 Mal mit Josepha, bis sie schließlich sein Kind erwartete. Beim zweiten Mal hieß es erneut warten, denn es war eine Tochter – die Ältesten verlangten jedoch einen Sohn. Also schlief er weitere 99 Mal mit Josepha, bis sie wieder schwanger war. Als ich dachte, die Qual sei endlich vorbei, fraß ihre frisch gevierte Tochter plötzlich Eisenhut. Sofort bezichtigten mich alle der Tat. Als ich in die Kühlzelle bei minus zwanzig Grad gestoßen wurde, stand Kellan mit glutroten Augen in der Tür. „Ich sagte doch, warte noch...“ Sein Blick war eiskalt. „Du weißt, was Eisenhut für uns bedeutet. Warum wolltest du mein Kind töten?“ Ach ja ... sein Kind. Mein Herz schrie auf, als riss es mir jemand aus der Brust, während meine Nägel in die Handflächen bohrten. Als sich die Kühlzellentür abermals öffnete, lockerte ich meine blutverschmierten Hände. Diesmal wartete ich nicht länger.
Baca
Tambahkan
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status