SERULING SAKTI SANG NAGA
bisiknya lirih, suaranya bergetar penuh emosi, "aku datang."
"Ibu, mengapa kemari?" Suara jernih seorang anak memecah keheningan.
Wanita itu -Qing Ning- berbalik, mendapati putranya, bocah laki-laki kecil bernama Du Fei (dulunya Qi Fei), berdiri di samping. Mata polos sang anak menatapnya penuh tanya.
Qing Ning tersenyum lembut, tangannya yang bebas membelai kepala mungil Du Fei. "Ibu ingin berdoa sebentar, Du Fei," jawabnya halus.