Penyihir Serigala
Tidak ada kerusakan sedikit pun.
Dengan hati-hati, dirinya membersihkan debu itu, lalu menatap ke sekitar, melihat-hat siapa tahu ada yang melihatnya. Setelah dirasa aman, ia ingin membaca buku itu. Namun, tidak bisa terbuka. Sepertinya terkunci secara kasat mata.
"El, sudah!" panggil Kiana menatap ke arahnya.
"Ah, sebentar lagi, sisa satu buku ini," ujar Elisa, mengangkat buku terakhir untuk dikembalikan.