Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Jackpot of Vengeance

Jackpot of Vengeance

I won $30 million in the lottery. I quietly told my mom, Helena Nightfall, and urged her to divorce my abusive, gambling-addicted dad, Victor Nightfall. From then on, I would take care of her and give her a life of luxury. She agreed without hesitation, then turned around and told him everything. Dad came to my door and demanded the money. When I refused, he beat me mercilessly. In the end, it was my lovesick mother who searched my room, found my debit card, and took every cent I had. Dad squandered my money on a life of excess. Not only did he kick Mom to the curb and find himself a new woman, but he even handed out my winnings generously to relatives back in our hometown. They lived it up on my money while I—the one who had won the lottery—didn’t receive a single cent. Unwilling to accept it, I went to confront Dad and demand my money back. By sheer coincidence, I ran into debt collectors who were after Dad. Dad shoved me out the door and left me to be stabbed to death by his creditors. When I opened my eyes again, I was back at the moment I first discovered I had won the lottery.
Baca
Tambahkan
Tales of Desire

Tales of Desire

Warning VIEWER’S DISCRETION IS ADVISED. If you're not into raw, filthy BDSM, dominant alphas, submissive sluts, deep throat gagging or relentless multiple orgasms, then close this now. But if the thought of being used hard and without mercy makes your thighs clench… I dare you to keep reading. “On your knees, pet,” Master Kane growled, his leather belt already looped in his hand. I dropped instantly, mouth watering, ass raised high like the obedient little whore he’d trained me to be. The cold floor bit into my skin, but the sting only made me wetter. He stepped closer, unzipped slowly, and fed his thick, throbbing cock between my lips until I gagged—tears streaming, mascara running, just the way he liked. “Good girl,” he praised, fisting my hair and f**king my throat deeper. “You take it so well for a slut who begged me not to stop last time.” I whimpered around him, my pussy clenching emptily, already soaked and ready for whatever punishment came next. He pulled out suddenly, strings of spit connecting us, and flipped me onto the table—wrists bound tight with his belt, legs spread wide. One brutal thrust and he was buried balls-deep in my ass, no warning, no mercy. I screamed. He laughed. And he didn’t stop until I was sobbing his name, coming hard around the invasion I craved. I’m his employee by day. His collared f**ktoy by night. If anyone at the office ever found out how I beg my boss to ruin me… I’d be fired. He’d be ruined. But when he owns every hole like this, how could I ever say no? Ready to watch her break and beg for more? Dive in… if you dare.
Werewolf
11.3K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Memories Of Yesterday

Memories Of Yesterday

Bloodrose
Walang hindi nakakakilala kay Lola Castillon sa bayan nila maliban sa katotohanang siya ang unica hija ni Don Mattias Castillon, ang nagmamay-ari ng Hacienda El Abra. Hindi iilang mga tao ang dumanas ng lupit ng mga kamay niya sa sandaling ginalit siya o inagrabiyado. Ngunit nang makilala niya si Nathaniel Montelibano, isang opisyal ng Philippine Army na nadestino sa bayan nila ay nagbago ang mga layunin niya sa buhay. Si Nathaniel ang tanging lalaking hindi niya napayuko; hindi natinag sa kanyang presensya. Wala itong pakialam kahit anak pa siya ng Presidente ng Pilipinas. Ngunit pursigido siyang bihagin ang puso nito sa anumang paraan. At sa bawat pagtatagpo nila ay itinataboy siya nito palayo ngunit hindi nito alam na lalo lamang siyang ginagahan na lumapit dito. Sisibol ba ang pag-ibig kung sa umpisa pa lang ay wala na itong kahihinatnan?
Romance
1.2K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Flames of Desire

Flames of Desire

I took a deep breath again and again as I finally knocked twice. And after a couple of minutes a baritone yet cold voice spoke. "Come in." My brows furrowed and my chest was pounding so loud when I heard Sir JR's voice. This is the first time he showed himself to us but... this was not the first time I met him. At sana wala rin siyang maalala pa. Pinilig ko ang ulo at pilit tinatanggal ang mga nasa isipan at dahan-dahang pinihit pabukas ang pinto. Biglang nanindig ang balahibo ko dahil sa lamig sa loob ng opisina ni Sir. "Hmm..." tumikhim ako upang agawin ang atensyon niya na nakatalikod mula sa akin at prenteng nakaupo sa swivel chair niya. "Good afternoon, Sir." I greeted politely. He stayed silently, he stayed in his place and he didn't respond to me. Hindi rin siya lumilingon kaya napakamot ako ng ulo. "Sir? What can I do for you? Is it because I'm late this morning? I'm sorry Sir, there's an emergency in our home, the reason why I'm late. I'm sorry." I explained but he remained silent. Dahan-dahan akong napayuko. Mukha ngang bad mood siya dahil hindi man lang lumilingon sa akin. "How old are you?" Wala pa sa isang segundo akong nag-angat ng tingin sa kaniya. "Hmmm, 24, Sir..." I answered lowly. "Married?" I swallowed as I responded. "No." "Single?" he asked again. "Opo." "Any relationship? Boyfriend? Ka live in?" "Wala po, Sir..." Pilit kong sinasagot ang mga tanong niya kahit alam kong confidential na iyon. Hindi ko rin alam kung bakit iyon ang naging binungad niya sa akin na hindi ko inaasahan. Nabalot kami ng katahimikan hanggang sa muli siyang magtanong na ikinamilog ng mga mata ko. "Virgin or not?" My mouth opened a bit 'coz of his inappropriate question.
Romance
10977 DibacaTamat
Baca
Tambahkan
PRISONER of HEAVEN

PRISONER of HEAVEN

ann peonysue
Matthew Flint, seorang mahasiswa tingkat akhir di bidang kedokteran yang memiliki kisah cinta yang tak berjalan mulus layaknya kehidupannya yang lain. Berulang kali merasakan patah hati membuat Matthew memilih untuk menutup hatinya sampai suatu ketika ia bertemu dengan Lynelle saat dirinya telah menjadi dokter. Lynelle Chloe, si gadis desa dengan nuansa Asia yang sangat kental pada raut wajah kecilnya itu, secara tidak sadar kembali menghadiri bunga-bunga cinta di hati Matthew yang membuatnya kembali berharap akan cinta yang berpihak padanya. Ketika Matthew yang saat itu tengah berada di kota memilih kembali ke desa untuk menemui sang pujaan hati dan di sambut dengan senyuman manis Lynelle membuat Matthew makin jatuh hati kepadanya. Namun naas, rasa bahagia itu hanya berjalan sesaat tak kala Lynelle memberi kabar bahwa ia akan melangsungkan pernikahan bersama pria lain yang membuat Matthew terasa begitu hancur. Lantas apakah yang akan Matthew lakukan? Akankah ia kembali pasrah seperti sebelumnya dan kembali menutup hatinya?
Romansa
104.8K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Journey of Life

Journey of Life

Mysterious man
Karena sering bertemu dan melakukan pekerjaan yang sama, Ardi mulai merasakan ada gejolak cinta kepada Bila yang tidak lain adalah teman kerjanya sendiri. Semakin hari perasaan itu semakin menjadi-jadi, sehingga Ardi memberanikan diri untuk menembak Billa menjadi tunangannya.Dan ternyata Billa juga menyukai Ardi, sehingga dia juga ingin Ardi menjadi kekasihnya. Karena terlalu senang, Ardi mendekatkan dirinya di pagar taman terbuka di atas mall. Dia berniat untuk berteriak dan membagikan rasa bahagianya pada dunia. Tapi sayangnya, pagar yang Ardi pegang terlepas dari penahanannya dan itu membuat Ardi terjatuh dari atas mall yang tinggi. Ardi bertanya-tanya dengan dirinya sendiri, mengapa dia bisa berakhir seperti ini.Bruukk.. Setelah terjatuh, dia melihat telah berada ditempat yang berbeda.
Romansa
2.9K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Man of Love

Man of Love

nura0484
Mereka bertemu pertama kali di acara pernikahan kakak Lista. Dia melihat pria itu di pinggir pantai, berciuman dengan wanita yang lebih tua. Pemandangan yang membuat Lista tercengang karena mereka melakukan hal itu di tempat terbuka. Kali kedua mereka bertemu, Lista tak sengaja melihat pria itu masih dengan wanita yang sama. Saat itu Lista mengetahui si wanita adalah rekan kerja kakaknya, dan pria itu adalah mahasiswa semester akhir di fakultas kakaknya bekerja. Setelah itu frekuensi pertemuan mereka makin sering, hingga Lista tahu bahwa pria bernama Pras itu memang bekerja untuk menemani wanita-wanita kesepian. Frekuensi pertemuan tak sengaja membuat keduanya dekat, hingga akhirnya orang tua Pras meminta pria itu menikah setelah mendapatkan pekerjaan. Tentu saja mustahil bagi pria itu untuk mengatakan pekerjaan yang sebenarnya pada orang tuanya. Tak punya pilihan, akhirnya Pras mengenalkan Lista pada orang tuanya sebagai calon istrinya. Namun, apakah Lista setuju dengan ide gila Pras? Lalu, bagaimana dengan pekerjaan Pras selama ini?
Romansa
1.7K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Twilight of Us

Twilight of Us

Setelah kehilangan kedua orang tuanya secara tragis, Joylin dan Jayden tumbuh dalam bayang-bayang misteri dan luka. Perlahan, potongan demi potongan kebenaran mulai terungkap, membuat keduanya sadar—kematian itu bukan kecelakaan. Dalam perjalanan penuh bahaya, keduanya menemukan seseorang yang berhasil menggetarkan hati mereka ... Tapi apakah cinta bisa bertahan di tengah dendam dan darah? Akankah mereka berhasil membalas kematian kedua orang tuanya? Atau justru kehilangan segalanya untuk kedua kalinya?
Urban
599 DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Dawn of Us

Dawn of Us

Vivi Wu
Montiel, a surname that every girl dream of to be attached next to their names, but for her, it's a surname that she wishes to detached from. Will it be? Growing up as an orphan but living like a princess,Yancinda couldn't be more thankful until one of the icy-cold gentleman of Montiels showed up turning her world upside down.
Romance
2.9K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Apex of Love

Apex of Love

Lena Marchetti, twenty-eight, operates on fumes. Her father Marco's cancer treatments have swallowed her savings and the final credits of her degree. She interns at Croft Industries, a glass tower engineered to diminish. She is invisible, sweat gluing her blouse to her spine, until she drops Julian Croft's Montblanc pen. The crack on marble halts breath. She scrabbles on cold stone. When she lifts her chin, Julian crouches beside her. He doesn't retrieve the pen. He waits. His gray eyes hold hers, and heat floods her neck, damp and unwelcome. "You break it, you buy it," he says. "And you can't afford it." He leaves her kneeling. At 3:17 AM, her phone blares: Croft. Office. One hour. She goes. His office smells of leather and ozone. He slides a contract across the desk. Six months. Exclusivity. Her compliance. In exchange, her father's debt dissolves. Her signature slants, barely legible. After her best friend Dani labels Julian a sociopath, Lena sobs in the service elevator. He finds her. "Come with me." He escorts her to a 24-hour diner. He orders cherry pie, slides it across formica. She is wrecked—blotched skin, swollen lids. He studies her as if memorizing the topography of her distress. He teaches her to fence. She lunges, jabs his ribs. He laughs in that rusted, startled way that travels up her calves. She registers: I manufactured that sound. Elara Vance, Julian's former mentor who sold his first deal for a board seat, resurfaces. She invites Lena to lunch, offers employment. "He'll never perceive you as an equal. Work for me. Become a threat." The words burrow. Lena's palms dampen at his touch. While Julian travels, she picks the lock of a hidden room. A library.
Romance
57 DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Sebelumnya
1
...
2324252627
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status