author-banner
Lampard46
Lampard46
Author

Novels by Lampard46

AKAN KUTAKLUKKAN DUNIA MURIM DENGAN....

AKAN KUTAKLUKKAN DUNIA MURIM DENGAN....

"Terjebak dalam tubuh karakter sampingan di dunia persilatan yang kejam adalah hukuman mati. Di sini, keberadaanmu ditentukan oleh seberapa tajam pedangmu. Namun, bagi seseorang yang mengetahui akhir dari cerita ini, pengetahuan adalah senjata yang lebih mematikan daripada Qi. Aku tidak butuh belas kasihan. Aku hanya butuh kesempatan untuk merebut setiap keberuntungan yang seharusnya menjadi milik sang pahlawan. Siapakah penguasa Murim yang sebenarnya? Biarkan aku menunjukkan cara menulis ulang takdir."
Read
Chapter: Langkah Sunyi Menuju Zona Netral
Keesokan harinya, ketika pendar fajar baru saja merayapi ufuk timur dan menyapu embun pagi di halaman, suasana di depan kediaman terasa begitu hangat namun diselimuti keheningan yang berat."Tolong... hati-hati di jalan ya..." ucap Ok Ryeong dengan suara lembut dan penuh perhatian. Tangannya yang halus dengan cekatan membantu memasangkan jubah hitam panjang milik suaminya."Iya, aku janji... aku akan berhati-hati," sahut Jang Seonwo pelan. Pria itu sedikit menundukkan tubuhnya yang tinggi tegap, membiarkan jemari lembut istrinya merapikan lipatan kain jubah hitam tersebut, mengikat tali pinggang, hingga mengatupkan kancing paling atas pada kerah jubahnya sampai benar-benar rapi."Jangsam...! Padahal kau baru saja kembali!" tegur sebuah suara yang terdengar manja bercampur kesal.Yeon, gadis monster laba-laba peliharaan Jang Seonwo, berdiri tak jauh dari mereka dengan wajah cemberut. Matanya menatap sang tuan denga
Last Updated: 2026-08-11
Chapter: Puncak Penyatuan Jiwa dan Tubuh: Kultivasi Ganda Tiga Hari Tiga Malam
"Aaaaahh...!"Jeritan histeris meluncur deras dari tenggorokan Ok Ryeong. Rasa ngeri, kejut, dan kenikmatan tiada tara menjalar serentak menyelimuti seluruh jalinan sarafnya. Tubuhnya terasa begitu ringan, melayang di udara tanpa daya ketika Jang Seonwo—pria yang menjadi suaminya sekaligus mitra kultivasinya—mengangkat bobot tubuhnya seolah tak lebih berat dari selembar kertas. Dalam posisi berdiri tegak, punggung mulus Ok Ryeong menempel erat pada dada bidang suaminya yang kokoh dan penuh kehangatan.Pertautan dua raga dalam pose berdiri ini seketika mengubah ritme penyatuan mereka menjadi jauh lebih intens dan mendalam. Tanpa tumpuan kaki di lantai, Ok Ryeong benar-benar kehilangan kendali atas tubuh maupun kesadarannya. Pusaka sakti milik Jang Seonwo—sebuah bentuk manifestasi energi kejantanan yang luar biasa besar dan perkasa—kini bergerak dengan bebas tanpa hambatan sedikit pun, melesak dengan bebas memasukinya sesuka hati.Cplaaak...! Cplaaak...! Cplaaak...!Suara benturan fisik
Last Updated: 2026-08-10
Chapter: Siksaan Puncak dan Gejolak Berahi di Dalam Gua
Jang Seonwo masih asyik mempermainkan kedua jarinya yang dibaluri kehangatan energi batin Qi Yin Yang di dalam liang dubur sekaligus liang surgawi Ok Ryeong. Tubuh sang istri kini benar-benar sudah berada di ambang batas ketahanan; ia sudah tak tahan lagi dan sangat ingin digergayangi habis-habisan oleh keperkasaan pusaka monster milik suaminya.SLURPP... JLUUB... SLURPP..."Tidak...? Lalu kapan, Seonwo-ah...?" rintih Ok Ryeong lirih tertatih-tatih dengan napas yang memburu pendek dan parau.Ia menahan sensasi aneh nan dahsyat yang membuat kedua liang intimnya merembeskan dan memuncratkan cairan enak begitu deras, melumasi jari-jari Seonwo dan membasahi seprai sutera putih yang kini koyak di bawah tubuh mereka.CRIIIT... JRAASH...!"Tenang saja, aku pasti akan melakukannya..." sahut Seonwo terkekeh pelan, suara seraknya bergema hangat di tengkuk Ok Ryeong. Ia sengaja menahan hasrat membara demi menuruti sekaligus menyiksa rasa penasaran dan keperawanan gerbang belakang istrinya."Buka
Last Updated: 2026-08-06
Chapter: Siksaan Manis Sebelum Hidangan Utama
"Apa...?" Ok Ryeong berdiri tegap di atas ranjang. Jantungnya berdegup kencang, suasananya yang semula dinaungi oleh gelombang cinta mendadak berubah menjadi kepulan amarah yang membara."Empat selir...?" repetnya meyakinkan pendengarannya."I-itu yang ingin aku katakan..." sahut Jang Seonwo menunduk patuh, memasrahkan diri siap menerima hukuman apa pun dari sang istri sah. "Untuk mendekati Lee Jaewon, aku terpaksa harus mendekati dan mengikat mereka...""Yah..." Ok Ryeong melenguh berat. Ia berkacak pinggang di atas ranjang, berdiri polos tanpa sehelai benang pun. Meski amarah menguasai dadanya, nalurinya sebagai wanita Murim tahu betul seluk-beluk taktik dan intrik politik. "Memang... harus begitu adanya..." lanjutnya pasrah, tidak punya daya dan kuasa untuk menolak kenyataan yang sudah telanjur terjadi."Maafkan aku, Ok Ryeong.... Jadi, nantinya mereka akan keluar dari Cheonmumaeng..." tambah Seonwo dengan nada
Last Updated: 2026-08-05
Chapter: Dari Ranjang Surgawi Menuju Meja Hijau
PLOK! JLEEB! CRAASH!Jang Seonwo mengayunkan pinggulnya dengan kekuatan penuh, mengeluar-masukkan pusaka monster besarnya ke dalam liang surgawi Ok Ryeong dalam posisi menungging (doggy style). Kedua tangan Ok Ryeong mencengkeram erat tepian kasur empuknya demi menahan gempuran liar dari arah belakang."Haaangh...!"Ok Ryeong mengerang hebat, jemarinya meremas seprai kasur sutera putihnya yang awalnya tertata sangat rapi dan licin, kini seketika berubah menjadi keriput dan koyak di beberapa sudut.PLOK! JLEEB! CRAASH!Seonwo memacu gerakannya dengan kecepatan penuh yang kian beringas. Ia sama sekali tidak memberikan jeda ataupun ampun sedikit pun pada Ok Ryeong, seakan sengaja ingin terus memberikan siksaan nikmat yang tak berujung padanya. Setiap dorongan maju dihantamkan hingga ke pangkal, membuat bukit kemaluan mereka beradu dengan dentum kulit yang pekat.PL
Last Updated: 2026-08-04
Chapter: Penyatuan Tanpa Ampun di Atas Ranjang Gua
Napas Ok Ryeong kian memburu kencang, membelah keheningan gua seiring dengan hasrat berahi dan keinginan batinnya yang melonjak semakin raksasa. Didorong oleh rasa gemas yang amat sangat, jemari lentiknya yang gemetar perlahan bergerak turun, memandu tangannya sendiri untuk menyentuh langsung batang pusaka monster suaminya yang sejak tadi terus bergesekan panas dengan kulit selangkangan dan bibir liang surgawi miliknya.“Aku sungguh tak bisa membayangkan bagaimana rasanya jika benda ini memenuhiku kembali...” gumam Ok Ryeong membatin, terus memuja dan memuji penampilan pusaka monster milik Jang Seonwo yang berurat pekat. Efek dari aliran energi batin Yin Yang yang bergejolak memang sanggup menambah ukuran panjang, besar, serta gemuknya benda pusaka tersebut hingga berkali-kali lipat dari ukuran normal.Sepasang mata Ok Ryeong kini berbinar liar, memancarkan kepasrahan dan keinginan yang teramat besar untuk
Last Updated: 2026-08-03
SURA, PANGERAN TERBUANG

SURA, PANGERAN TERBUANG

SURYA Pangeran Terbuang Yang Terlahir "KUAT SEJAK LAHIR" Namnya di ubah oleh ayahnya menjadi SURA karena dianggap akan membawa bencana dan malapetaka di Domain Dewa Kekaisaran Alam Matahari. Menteri Perang He Lagus di Perintahkan untuk membuang sang anak ke dunia paling jauh dan terpencil, yang hanya ada orang - orang / penduduk dunia ras manusia. Namun karena kebaikan hati dan keyakinan yang teguh Menteri Perang He, ia pada akhirnya tidak membuang dan malah merawat anak itu hingga beranjak remaja. Lalu apa yang akan terjadi di masa depan selanjutnya, langsung saja masuk ke cerita novelnya "SURA, PANGERAN YANG TERBUANG" yuk. cap cus....
Read
Chapter: 339. PEMULIHAN BUMI DAN LEGENDA YANG HILANG
Waktu adalah penyembuh yang paling kejam.Ia tidak menghapus luka—ia menumbuhkan kehidupan di atasnya,hingga luka itu tidak lagi dikenali sebagai luka.Begitulah yang terjadi pada Planet Bumi.Pemulihan Tanpa KesadaranJutaan tahun berlalu.Bumi berputar dalam keheningan kosmik, jauh dari hiruk-pikuk Domain Dewa, jauh dari tatapan para penguasa langit.Gunung-gunung baru lahir dari lipatan kerak.Samudra bergeser, memakan daratan lama.Hutan tumbuh di atas bekas kawah kehancuran kosmik.Tidak ada satu pun makhluk hidup yang tahu bahwa tanah yang mereka pijak—pernah dilapisi darah dewa.Manusia dan Peradaban BaruManusia berkembang pesat.Tanpa tekanan hukum surga, tanpa campur tangan dewa, mereka tumbuh liar dan bebas.Bahasa berubah.Bangsa muncul dan runtuh.Perang terjadi buk
Last Updated: 2026-02-08
Chapter: 338. TIDUR VEGETATIF YE XIAOLIN & DUNIA TANPA DEWA/IMMORTAL
Ia tidak mati.Namun juga tidak hidup.Di kedalaman dunia tersembunyi yang terpisah dari alur sejarah Planet Bumi, sebuah ruang hening terbentang—tanpa cahaya, tanpa gelap, tanpa waktu yang mengalir sebagaimana mestinya.Di sanalah Ye Xiaolin berada.Ruang Tanpa JamRuang itu bukan gua.Bukan dimensi.Melainkan kantung eksistensi yang tercipta dari sisa benturan dua entitas dewa super—Ye Xiaolin dan Great Zenar—pada hari terakhir perang dua minggu itu.Hukum di sana tidak lengkap.Waktu berjalan… lalu berhenti… lalu berjalan lagi.Kadang satu detik berlalu selama seribu tahun.Kadang sejuta tahun lenyap dalam satu kedipan.Di tengah ruang itu—Ye Xiaolin terbaring.Tubuhnya utuh.Tidak terluka.Tidak rusak.Namun kosong.
Last Updated: 2026-02-08
Chapter: 337. RESET DUNIA & KEMATIAN GREAT ZENAR
Tidak ada yang menang.Tidak ada yang kalah.Ketika peperangan dua entitas dewa super mencapai titik jenuh—dunia itu sendiri yang menyerah lebih dulu.Retakan yang Tidak Bisa DijahitPada hari keempat belas—langit berhenti retak.Bukan karena pulih.Melainkan karena tidak ada lagi yang tersisa untuk dipecahkan.Hukum ruang terurai menjadi fragmen tak bermakna.Aliran waktu berputar tak beraturan.Arah, atas dan bawah, sebab dan akibat—semuanya kehilangan definisi.Domain Immortal yang dahulu dibangun He Sura untuk melindungi Dunia Bumi—mulai runtuh dari dalam.Bukan karena lemahnya fondasi.Melainkan karena beban yang ditahan telah melampaui maksud penciptaannya.Keputusan yang Tidak DiucapkanDi tengah kehampaan yang berdenyut—
Last Updated: 2026-02-08
Chapter: 336. DUA MINGGU TANPA SIANG DAN MALAM
Ia tidak turun sebagai tubuh.Ia tidak hadir sebagai dewa.Ia bahkan tidak muncul sebagai cahaya.Yang turun ke Planet Bumi—dan sekaligus ke seluruh Domain Kosmik yang terhubung dengannya—adalah Wujud Dao.Sebuah kehendak murni.Getaran PertamaAwalnya, tidak ada yang menyadari apa pun.Langit tetap biru.Angin tetap berembus.Manusia tetap menjalani hidup fana mereka—bertan
Last Updated: 2026-02-07
Chapter: 335. TIGA WANITA HE SURA & PARA PENGUASA DUNIA
Tidak ada ledakan.Tidak ada cahaya kosmik.Tidak ada kehancuran baru.Setelah Domain Immortal Dunia Bumi runtuh dan perang dua minggu itu berakhir, yang tersisa hanyalah keheningan panjang—hening yang menekan lebih berat daripada kehampaan itu sendiri.Dan di tengah keheningan itulah—tiga wanita masih berdiri.Bukan sebagai dewi.Bukan sebagai penguasa.Bukan pula sebagai istri dari seorang eksistensi kosmik.Mereka berdiri sebagai perempuan yang ditinggalkan oleh takdir.
Last Updated: 2026-02-07
Chapter: 334. PARA PENGIKUT SETIA
Langit akhirnya runtuh.Bukan secara harfiah—belum.Namun hukum dunia telah pecah.Retakan-retakan hukum ilahi menjalar seperti urat hitam di angkasa, membelah awan, mematahkan aliran spiritual, dan membuat Domain Immortal Dunia Bumi kehilangan pusat keseimbangannya.Serangan Great Zenar kini tidak lagi brutal.Ia menjadi tepat.Terlalu tepat.Setiap hantamannya selalu jatuh di titik di mana formasi pelindung He Sura paling rapuh—titik-titik yang hanya bisa diketahui oleh seseorang yang pernah mempelajari struktur dunia ini secara mendalam.Dan Ye Xiaolin menyadarinya.“Dia ingin dunia ini mati… perlahan,” gumamnya.Namun ia terlambat.Lima MuridDi jantung Domain Immortal, lima sosok berdiri membentuk lingkaran.Si Yelong.Sen But
Last Updated: 2026-02-06
BANDIT GUNUNG BERBUDI LUHUR

BANDIT GUNUNG BERBUDI LUHUR

Setelah bencana besar meruntuhkan peradaban modern, Raja Doli Manalu, seorang pemuda sederhana, terlempar ke masa lalu yang kelam—era Kekaisaran Bakkara yang megah namun busuk. Di sini, nilai seorang manusia ditentukan oleh kasta, dan keadilan hanyalah dongeng bagi si miskin. Menyaksikan pejabat yang semena-mena dan rakyat yang terpecah dalam egoisme, Raja Doli dihadapkan pada pilihan sulit. Menjadi sastrawan terhormat yang bungkam di bawah kaki penguasa, atau mengangkat pedang demi mereka yang tertindas? Dalam dunia di mana yang kuat memangsa yang lemah, Raja Doli memilih jalan berdarah: menanggalkan martabatnya sebagai kaum terpelajar demi menjadi Raja Bandit yang ditakuti sekaligus dicintai.
Read
Chapter: 124. Bayang-Bayang Kavaleri Tamiang
Di lereng pegunungan yang menghubungkan Kota Sibalga menuju Pegunungan Parombunan, rombongan itu bergerak membelah sunyi. Raja Doli berkuda dengan suhu tubuh yang masih terasa panas membara—sisa energi dari pertarungan hebat tadi—sementara para bawahannya mengikuti dari belakang, mencoba menikmati semilir angin pegunungan yang bertiup sepoi-sepoi namun membawa rasa dingin yang nyaris tak tertahankan.Di sepanjang jalan, Raja Doli menatap lurus ke depan, sesekali mendongak ke langit yang luas, merenungi rangkaian kejadian gila yang baru saja ia lalui. Rasa penasaran akhirnya memuncak, ia menoleh ke arah pemuda gagah yang berkuda di sampingnya."Zilong, orang yang kau cari... apa itu Liu Bei Tiga Bersaudara?" tanya Raja Doli memecah keheningan."Tentu saja!" jawab Zilong singkat, namun penuh keyakinan."Bagaimana kalian bisa bertemu satu sama lain untuk pertama kalinya?" Raja Doli bertanya lagi.Meskipun ia tahu sejarah besar Daratan Cina tentang persaudaraan Liu-Guan-Zhang dan kesetiaa
Last Updated: 2026-03-20
Chapter: 123. Keadilan di Atas Jembatan Sibalga
Ketegangan di atas jembatan itu mencapai puncaknya. Jadin, yang sudah sekarat dan bersimbah darah, masih saja mencoba mempertahankan egonya yang hancur."Dan sebagainya... Apa kau percaya pada keadilan?" Raja Doli mengulangi pertanyaannya. Kali ini, suaranya tidak lagi gemetar; aura yang menggebu-gebu keluar dari tubuhnya, menekan udara di sekitar jembatan hingga terasa menyesakkan."Uhuk...!" Po Jadin terbatuk darah, namun ia masih memaksakan diri untuk bertumpu pada lututnya yang gemetar. Ia mencoba bangkit dari keterpurukan untuk yang kesekian kalinya, sebuah sisa-sisa harga diri dari seorang penguasa bar-bar.Raja Doli menatapnya dengan pandangan menghina. "Gelar Serigala di pundakmu memang tidak sia-sia, Jadin. Tapi hari ini, aku akan memberimu kehormatan baru: seekor harimau yang ditebas mati. Kau seharusnya bangga, gelarmu naik tingkat tepat di saat ajal menjemputmu. Lihatlah dunia untuk terakhir kalinya..."
Last Updated: 2026-03-18
Chapter: 122. Penghakiman Terakhir: Sang Bandit Menjadi Hakim
Suasana di atas jembatan yang hancur itu mencekam. Angin berembus kencang, membawa aroma besi dan darah yang beradu di udara. Di tengah jembatan tanpa pagar yang tersisa, Raja Doli dan Meurah Po Jadin—sang Kesatria Serigala—saling mengunci pandangan."Berjuanglah, kawan...!" seru Zilong dari kejauhan, suaranya teredam oleh dentuman langkah kuda yang menjauh, meninggalkan dua petarung itu dalam duel penentuan nasib dan kehormatan.Raja Doli memantapkan kakinya. Keraguan di matanya kini perlahan memudar, berganti dengan api tekad yang menyala. Ia sadar, pedang miliknya adalah satu-satunya jalan untuk menebus harga diri yang sempat terinjak.Hah.... Raja Doli membuang napas panjang, menenangkan detak jantungnya. Di sisi lain, Po Jadin terlihat menahan perih yang luar biasa. Lengannya yang terluka parah terus mengucurkan darah segar yang membasahi lantai jembatan, namun cengkeramannya pada gagang Storm A
Last Updated: 2026-03-17
Chapter: 121. Badai di Sibalga: Kebangkitan Sang Bandit
Di tempat lain, Bangsa Tamiang sudah mengejar para pasukan dan para sukarelawan dari Kota Sibalga, dan melarikan diri ke segala arah.Mayat berserakan di atas tanah seperti bangkai hewan yang tak berarti, terkena panah di kepala dan dada tepat mengenai jantung, tangan dan kaki yang terpisah, serta daging - daging kuda yang baru saja ditebas dan disembelih."Apa Meurah kesulitan melawan para bandit itu?" gumam Buaeh kepada Benghingas dan mereka menatap dari kejauhan."Beghingas, bagilah beberapa pasukan kita, selebihnya, ikuti aku untuk membantu Meurah Jadin!" lanjutnya menyeru."Siap....!"Di kejauhan sana Meurah Po Jadin saat ini, sedang dihadapkan pada lawan yang sedang memberikan pertempuran sengit padanya.Meskipun statusnya "Prajurit Pemula", gerakan Zilong tidak bisa dibilang amatir. Saat ia bergerak, tombaknya mengeluarkan suara desingan yang menyerupai ribuan b
Last Updated: 2026-03-16
Chapter: 120. KEMUNCULAN PRIA MISTERIUS
Momen yang sungguh di luar nalar terjadi di tengah padang maut itu. Raja Doli, dengan posisi berlutut dan napas yang hampir habis, menatap lekat-lekat pada kuda perang kurus yang ditunggangi Jadin. Kuda itu bukan sekadar hewan bagi Doli; itu adalah kawan lama yang telah menemaninya melintasi berbagai rintangan selama berbulan-bulan sebelum dirampas paksa."Kuda kurus oh kuda kurus, aku tahu aku memperlakukanmu dengan buruk, tapi kita telah bersama selama berbulan-bulan..." gumam Doli dalam hati. Pandangannya yang sendu namun penuh harap terpaku pada mata si kuda, mengirimkan pesan batin yang tak sanggup diucapkan bibir. "Jika kau masih punya perasaan, ayo bergeraklah dan selamatkan hidupku...!"Seolah ada ikatan gaib yang tersambung kembali, mata kuda itu berdelik tajam. Memori tentang elusan tangan Doli dan perjalanan panjang mereka mendadak membuncah di dalam insting hewan tersebut."Iiihiiiiik......!"
Last Updated: 2026-03-15
Chapter: 119. Sibalga Membara: Detik-Detik Penghakiman
Jadin tertegun sejenak. Ia memandangi Raja Doli dengan tatapan bingung dan sedikit geli, seolah berhadapan dengan orang gila. "Apa yang sebenarnya kau lakukan?" tanyanya, suaranya sarat akan kebingungan yang bercampur curiga.Raja Doli memaksakan sebuah senyum lebar, meski keringat sebesar jagung terus mengalir membasahi pelipis dan keningnya. Jantungnya berdegup kencang, nyaris meledak. "Aku? Hahaha, aku hanya ingin meramaikan suasana! Lihat wajahmu tadi, kau benar-benar gugup, bukan?" ia tertawa terpaksa, suaranya terdengar sumbang. "Apa kau benar-benar percaya semua ocehanku tadi? Jangan terlalu serius, kawan!""Aku mempercayaimu, gundulmu!" bentak Jadin. Topeng ketenangannya pecah seketika. Wajahnya berubah gelap, otot di keningnya menonjol, dan giginya beradu hingga terdengar bunyi kertakan yang mengerikan. Ia merasa harga dirinya diinjak-injak oleh lelucon yang tak lucu.Melihat kemurkaan Jadin yang tak terbendung, insting bertahan hidup Raja Doli berteriak. "Saudaraku, kabur!"
Last Updated: 2026-03-14
You may also like
Menentang Dunia
Menentang Dunia
Fantasi · Er_zhi.zhii
4.6K views
The Red Demon
The Red Demon
Fantasi · Aredhel
4.6K views
Terbangun di Masa Kuno
Terbangun di Masa Kuno
Fantasi · Syojan
4.6K views
Magic Rose : Rose Symbol
Magic Rose : Rose Symbol
Fantasi · Liestyaa
4.6K views
Alkisah Bunga Teratai
Alkisah Bunga Teratai
Fantasi · brotheract
4.6K views
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status