author-banner
Lampard46
Lampard46
Author

روايات بقلم Lampard46

AKAN KUTAKLUKKAN DUNIA MURIM DENGAN....

AKAN KUTAKLUKKAN DUNIA MURIM DENGAN....

"Terjebak dalam tubuh karakter sampingan di dunia persilatan yang kejam adalah hukuman mati. Di sini, keberadaanmu ditentukan oleh seberapa tajam pedangmu. Namun, bagi seseorang yang mengetahui akhir dari cerita ini, pengetahuan adalah senjata yang lebih mematikan daripada Qi. Aku tidak butuh belas kasihan. Aku hanya butuh kesempatan untuk merebut setiap keberuntungan yang seharusnya menjadi milik sang pahlawan. Siapakah penguasa Murim yang sebenarnya? Biarkan aku menunjukkan cara menulis ulang takdir."
قراءة
Chapter: Singgasana yang Bergetar: Pengakuan di Bawah Bunga Seribu Malam
Atmosfer di dalam kamar semakin berat oleh uap gairah yang menyesakkan. Jangsam kini berada dalam posisi dominan, menindih tubuh matang Ungal Yeo yang sudah pasrah sepenuhnya. Otot-otot punggung Jangsam menegang, memamerkan kekuatan fisik Yin Yang Harmony yang sesungguhnya.Ia menempelkan ujung kepala tongkat alinya yang panas dan berdenyut pada bibir liang surgawi Ungal Yeo yang sudah basah merekah, siap memberikan hujaman yang akan mengubah takdir wanita itu selamanya. Namun, sebelum melakukan serangan pamungkas, Jangsam menatap tajam ke dalam mata Ungal yang sayu."Aku ingin mengatakan sesuatu..." bisik Jangsam, suaranya rendah namun penuh otoritas.Ungal Yeo tetap diam seribu bahasa. Napasnya tersengal, dadanya yang indah naik-turun dengan cepat. Di tengah kabut nafsu akibat Bunga Seribu Malam, terselip rasa penasaran yang mendalam. Apa lagi yang ingin diungkapkan oleh pria misterius yang telah
آخر تحديث: 2026-05-24
Chapter: Raja Racun yang Terganti: Malam Pengakuan Berdarah
Sentuhan lembut namun menuntut dari Ungal Yeo menjadi percikan terakhir yang membakar nalar Jangsam. Aroma memabukkan dari Bunga Seribu Malam yang menguar dari pori-pori kulit wanita itu seolah melumpuhkan setiap sel logikanya. Pendirian teguhnya untuk setia pada Ok Ryeong runtuh seketika, berganti dengan insting purba yang menuntut pembuktian.Sreek...Jangsam menyambar pinggang ramping Ungal Yeo, mengangkat tubuh matang itu dengan satu tangan dan melemparkannya ke atas kasur. Tubuh Ungal mendarat dengan sedikit kasar di atas seprai sutra, membuat gamis hitam tipisnya tersingkap hingga ke pangkal paha."Ah..!" Ungal mendesah pendek, matanya sayu menatap langit-langit, menyerahkan seluruh martabatnya pada pria yang kini menindihnya.Jleb!Tanpa peringatan, Jangsam menghunjamkan dua jari tangannya ke dalam liang surgawi Ungal Yeo. Sensasi hangat dan sang
آخر تحديث: 2026-05-24
Chapter: Sumpah di Bawah Jerat Bunga Seribu Malam
Ujung pedang itu bergetar di tangan Ungal Yeo, namun ia tetap mengacungkannya dengan tegas. Tatapannya tajam, dipenuhi kabut kebencian dan ketakutan yang mendalam."Apa yang terjadi dengan suamiku dan putraku, Segi?!" tuntutnya dengan suara yang pecah oleh emosi.Jangsam tidak menghindar. Ia membiarkan hawa dingin logam itu menyentuh kulit lehernya, matanya menatap langsung ke dalam mata Ungal Yeo dengan kejujuran yang tak tergoyahkan. "Madam, tenanglah... dengarkan aku baik-baik...""Tak usah banyak bicara lagi! Cepat jawab!" seru Ungal Yeo, amarahnya meluap seiring dengan tetesan air mata yang mulai menggenang di pelupuk matanya."Dang Segi... dia baik-baik saja. Saat ini dia berada di tempat yang aman, jauh dari jangkauan Sekte Iblis," Jangsam memulai penjelasannya dengan nada rendah. Ia berhenti sejenak, mengambil napas berat sebelum melanjutkan bagian yang paling menyakitkan. "Sedangkan untuk Raja Racun, Dang
آخر تحديث: 2026-05-23
Chapter: Pengakuan di Ujung Mata Pedang
Prahara Cemburu di Lorong IstanaJangsam terus melangkah, berusaha menjaga wibawa langkah kaki seorang Kepala Keluarga. Namun, ketenangan itu hancur seketika saat sebuah teriakan melengking membelah kesunyian lorong menuju kediaman Ungal Yeo."JANGSAM!"Suara marah yang menggelegar itu membuat jantung Jangsam serasa berhenti berdetak. Ekspresi wajahnya yang menyerupai Dang Jin Cheol seketika berubah gelap dan dingin. Keringat dingin mengalir di punggungnya; identitas aslinya adalah rahasia paling mematikan saat ini, dan gadis monster itu baru saja meneriakannya di tengah istana yang penuh telinga.Jangsam tidak menoleh sedikit pun. Ia tahu benar siapa pemilik suara itu, namun ia harus tetap bersikap seolah nama itu tidak berarti apa-apa baginya."Aku sudah mencarimu ke mana-mana!!" bentak Yeon dengan amarah yang meluap. Ia berdiri di tengah lorong, hanya mengenakan juba
آخر تحديث: 2026-05-23
Chapter: Fajar Kelabu di Istana Sacheon
"Syukurlah kalian baik-baik saja! Aku dan wanita ini akan membereskan bajingan yang tersisa di sini. Kalian, urus musuh yang mencoba kabur!" seru Jangsam—dalam wibawa penuh Dang Jin Cheol—suaranya menggelegar, membakar kembali semangat para pengawal klan yang tersisa.Jraash... Jraash... Jraash!Yeon bergerak bagaikan badai hitam yang haus darah. Tanpa beban batin seperti Jangsam, ia meluapkan seluruh energinya. Cakar-cakarnya yang setajam silet merobek leher dan dada para penjarah, meninggalkan jejak kematian di setiap langkahnya."Seo Yoon, bawa yang lain ke tempat aman! Sekarang!" perintah Jangsam sambil terus mengayunkan pedangnya, menangkis dan membalas serangan musuh tanpa henti."Baik, Oppa!" sahut Seo Yoon sigap.Di sisi lain, kepanikan massal melanda barisan musuh. Moral mereka hancur berkeping-keping melihat sosok yang seharusnya sudah tewas kini berdiri tegak melakukan pembantaian."Raja kita... Setan Racun... bagaimana mungkin dia kalah?!" "Tidak mungkin! Ini pasti sihir!
آخر تحديث: 2026-05-22
Chapter: Gerbang Neraka di Istana Sacheon
Slurrp.. Slurrp.. Slurrp..Yeon terus melahap 'Tongkat Ali' milik Jangsam dengan rakus, seolah ingin menyerap setiap tetes kehidupan yang tersisa di sana. "Cepat... berikan energimu seperti tadi!" serunya di sela hisapan, suaranya dipenuhi semangat berapi-api yang tak sabar menerima limpahan kekuatan murni dari Jangsam."Ugh...!!" Jangsam mengerang rendah. Rasa ngilu yang nikmat sekaligus menyiksa menyusupi sekujur sarafnya, memicu reaksi alami yang membuat pusakanya berdenyut kuat di dalam kehangatan mulut Yeon.Wajah Jangsam memerah padam, napasnya memburu berat di tengah udara gua yang pengap. "Hei... Yeon, berhenti..."Hup.... Sloop... Sloop... Sloop...Bukannya berhenti, Yeon justru semakin menjadi-jadi. Ia memompa dengan ritme yang kian cepat, membiarkan setiap jengkal permukaan kulit Jangsam bergesekan dengan dinding mulutnya yang basah, sesekali mengenai deretan gigi kecilnya yang runcing dan rapat. Sensasi itu hampir saja meruntuhkan akal sehat Jangsam."Hah....." Jangsam mul
آخر تحديث: 2026-05-22
SURA, PANGERAN TERBUANG

SURA, PANGERAN TERBUANG

SURYA Pangeran Terbuang Yang Terlahir "KUAT SEJAK LAHIR" Namnya di ubah oleh ayahnya menjadi SURA karena dianggap akan membawa bencana dan malapetaka di Domain Dewa Kekaisaran Alam Matahari. Menteri Perang He Lagus di Perintahkan untuk membuang sang anak ke dunia paling jauh dan terpencil, yang hanya ada orang - orang / penduduk dunia ras manusia. Namun karena kebaikan hati dan keyakinan yang teguh Menteri Perang He, ia pada akhirnya tidak membuang dan malah merawat anak itu hingga beranjak remaja. Lalu apa yang akan terjadi di masa depan selanjutnya, langsung saja masuk ke cerita novelnya "SURA, PANGERAN YANG TERBUANG" yuk. cap cus....
قراءة
Chapter: 339. PEMULIHAN BUMI DAN LEGENDA YANG HILANG
Waktu adalah penyembuh yang paling kejam.Ia tidak menghapus luka—ia menumbuhkan kehidupan di atasnya,hingga luka itu tidak lagi dikenali sebagai luka.Begitulah yang terjadi pada Planet Bumi.Pemulihan Tanpa KesadaranJutaan tahun berlalu.Bumi berputar dalam keheningan kosmik, jauh dari hiruk-pikuk Domain Dewa, jauh dari tatapan para penguasa langit.Gunung-gunung baru lahir dari lipatan kerak.Samudra bergeser, memakan daratan lama.Hutan tumbuh di atas bekas kawah kehancuran kosmik.Tidak ada satu pun makhluk hidup yang tahu bahwa tanah yang mereka pijak—pernah dilapisi darah dewa.Manusia dan Peradaban BaruManusia berkembang pesat.Tanpa tekanan hukum surga, tanpa campur tangan dewa, mereka tumbuh liar dan bebas.Bahasa berubah.Bangsa muncul dan runtuh.Perang terjadi buk
آخر تحديث: 2026-02-08
Chapter: 338. TIDUR VEGETATIF YE XIAOLIN & DUNIA TANPA DEWA/IMMORTAL
Ia tidak mati.Namun juga tidak hidup.Di kedalaman dunia tersembunyi yang terpisah dari alur sejarah Planet Bumi, sebuah ruang hening terbentang—tanpa cahaya, tanpa gelap, tanpa waktu yang mengalir sebagaimana mestinya.Di sanalah Ye Xiaolin berada.Ruang Tanpa JamRuang itu bukan gua.Bukan dimensi.Melainkan kantung eksistensi yang tercipta dari sisa benturan dua entitas dewa super—Ye Xiaolin dan Great Zenar—pada hari terakhir perang dua minggu itu.Hukum di sana tidak lengkap.Waktu berjalan… lalu berhenti… lalu berjalan lagi.Kadang satu detik berlalu selama seribu tahun.Kadang sejuta tahun lenyap dalam satu kedipan.Di tengah ruang itu—Ye Xiaolin terbaring.Tubuhnya utuh.Tidak terluka.Tidak rusak.Namun kosong.
آخر تحديث: 2026-02-08
Chapter: 337. RESET DUNIA & KEMATIAN GREAT ZENAR
Tidak ada yang menang.Tidak ada yang kalah.Ketika peperangan dua entitas dewa super mencapai titik jenuh—dunia itu sendiri yang menyerah lebih dulu.Retakan yang Tidak Bisa DijahitPada hari keempat belas—langit berhenti retak.Bukan karena pulih.Melainkan karena tidak ada lagi yang tersisa untuk dipecahkan.Hukum ruang terurai menjadi fragmen tak bermakna.Aliran waktu berputar tak beraturan.Arah, atas dan bawah, sebab dan akibat—semuanya kehilangan definisi.Domain Immortal yang dahulu dibangun He Sura untuk melindungi Dunia Bumi—mulai runtuh dari dalam.Bukan karena lemahnya fondasi.Melainkan karena beban yang ditahan telah melampaui maksud penciptaannya.Keputusan yang Tidak DiucapkanDi tengah kehampaan yang berdenyut—
آخر تحديث: 2026-02-08
Chapter: 336. DUA MINGGU TANPA SIANG DAN MALAM
Ia tidak turun sebagai tubuh.Ia tidak hadir sebagai dewa.Ia bahkan tidak muncul sebagai cahaya.Yang turun ke Planet Bumi—dan sekaligus ke seluruh Domain Kosmik yang terhubung dengannya—adalah Wujud Dao.Sebuah kehendak murni.Getaran PertamaAwalnya, tidak ada yang menyadari apa pun.Langit tetap biru.Angin tetap berembus.Manusia tetap menjalani hidup fana mereka—bertan
آخر تحديث: 2026-02-07
Chapter: 335. TIGA WANITA HE SURA & PARA PENGUASA DUNIA
Tidak ada ledakan.Tidak ada cahaya kosmik.Tidak ada kehancuran baru.Setelah Domain Immortal Dunia Bumi runtuh dan perang dua minggu itu berakhir, yang tersisa hanyalah keheningan panjang—hening yang menekan lebih berat daripada kehampaan itu sendiri.Dan di tengah keheningan itulah—tiga wanita masih berdiri.Bukan sebagai dewi.Bukan sebagai penguasa.Bukan pula sebagai istri dari seorang eksistensi kosmik.Mereka berdiri sebagai perempuan yang ditinggalkan oleh takdir.
آخر تحديث: 2026-02-07
Chapter: 334. PARA PENGIKUT SETIA
Langit akhirnya runtuh.Bukan secara harfiah—belum.Namun hukum dunia telah pecah.Retakan-retakan hukum ilahi menjalar seperti urat hitam di angkasa, membelah awan, mematahkan aliran spiritual, dan membuat Domain Immortal Dunia Bumi kehilangan pusat keseimbangannya.Serangan Great Zenar kini tidak lagi brutal.Ia menjadi tepat.Terlalu tepat.Setiap hantamannya selalu jatuh di titik di mana formasi pelindung He Sura paling rapuh—titik-titik yang hanya bisa diketahui oleh seseorang yang pernah mempelajari struktur dunia ini secara mendalam.Dan Ye Xiaolin menyadarinya.“Dia ingin dunia ini mati… perlahan,” gumamnya.Namun ia terlambat.Lima MuridDi jantung Domain Immortal, lima sosok berdiri membentuk lingkaran.Si Yelong.Sen But
آخر تحديث: 2026-02-06
BANDIT GUNUNG BERBUDI LUHUR

BANDIT GUNUNG BERBUDI LUHUR

Setelah bencana besar meruntuhkan peradaban modern, Raja Doli Manalu, seorang pemuda sederhana, terlempar ke masa lalu yang kelam—era Kekaisaran Bakkara yang megah namun busuk. Di sini, nilai seorang manusia ditentukan oleh kasta, dan keadilan hanyalah dongeng bagi si miskin. Menyaksikan pejabat yang semena-mena dan rakyat yang terpecah dalam egoisme, Raja Doli dihadapkan pada pilihan sulit. Menjadi sastrawan terhormat yang bungkam di bawah kaki penguasa, atau mengangkat pedang demi mereka yang tertindas? Dalam dunia di mana yang kuat memangsa yang lemah, Raja Doli memilih jalan berdarah: menanggalkan martabatnya sebagai kaum terpelajar demi menjadi Raja Bandit yang ditakuti sekaligus dicintai.
قراءة
Chapter: 124. Bayang-Bayang Kavaleri Tamiang
Di lereng pegunungan yang menghubungkan Kota Sibalga menuju Pegunungan Parombunan, rombongan itu bergerak membelah sunyi. Raja Doli berkuda dengan suhu tubuh yang masih terasa panas membara—sisa energi dari pertarungan hebat tadi—sementara para bawahannya mengikuti dari belakang, mencoba menikmati semilir angin pegunungan yang bertiup sepoi-sepoi namun membawa rasa dingin yang nyaris tak tertahankan.Di sepanjang jalan, Raja Doli menatap lurus ke depan, sesekali mendongak ke langit yang luas, merenungi rangkaian kejadian gila yang baru saja ia lalui. Rasa penasaran akhirnya memuncak, ia menoleh ke arah pemuda gagah yang berkuda di sampingnya."Zilong, orang yang kau cari... apa itu Liu Bei Tiga Bersaudara?" tanya Raja Doli memecah keheningan."Tentu saja!" jawab Zilong singkat, namun penuh keyakinan."Bagaimana kalian bisa bertemu satu sama lain untuk pertama kalinya?" Raja Doli bertanya lagi.Meskipun ia tahu sejarah besar Daratan Cina tentang persaudaraan Liu-Guan-Zhang dan kesetiaa
آخر تحديث: 2026-03-20
Chapter: 123. Keadilan di Atas Jembatan Sibalga
Ketegangan di atas jembatan itu mencapai puncaknya. Jadin, yang sudah sekarat dan bersimbah darah, masih saja mencoba mempertahankan egonya yang hancur."Dan sebagainya... Apa kau percaya pada keadilan?" Raja Doli mengulangi pertanyaannya. Kali ini, suaranya tidak lagi gemetar; aura yang menggebu-gebu keluar dari tubuhnya, menekan udara di sekitar jembatan hingga terasa menyesakkan."Uhuk...!" Po Jadin terbatuk darah, namun ia masih memaksakan diri untuk bertumpu pada lututnya yang gemetar. Ia mencoba bangkit dari keterpurukan untuk yang kesekian kalinya, sebuah sisa-sisa harga diri dari seorang penguasa bar-bar.Raja Doli menatapnya dengan pandangan menghina. "Gelar Serigala di pundakmu memang tidak sia-sia, Jadin. Tapi hari ini, aku akan memberimu kehormatan baru: seekor harimau yang ditebas mati. Kau seharusnya bangga, gelarmu naik tingkat tepat di saat ajal menjemputmu. Lihatlah dunia untuk terakhir kalinya..."
آخر تحديث: 2026-03-18
Chapter: 122. Penghakiman Terakhir: Sang Bandit Menjadi Hakim
Suasana di atas jembatan yang hancur itu mencekam. Angin berembus kencang, membawa aroma besi dan darah yang beradu di udara. Di tengah jembatan tanpa pagar yang tersisa, Raja Doli dan Meurah Po Jadin—sang Kesatria Serigala—saling mengunci pandangan."Berjuanglah, kawan...!" seru Zilong dari kejauhan, suaranya teredam oleh dentuman langkah kuda yang menjauh, meninggalkan dua petarung itu dalam duel penentuan nasib dan kehormatan.Raja Doli memantapkan kakinya. Keraguan di matanya kini perlahan memudar, berganti dengan api tekad yang menyala. Ia sadar, pedang miliknya adalah satu-satunya jalan untuk menebus harga diri yang sempat terinjak.Hah.... Raja Doli membuang napas panjang, menenangkan detak jantungnya. Di sisi lain, Po Jadin terlihat menahan perih yang luar biasa. Lengannya yang terluka parah terus mengucurkan darah segar yang membasahi lantai jembatan, namun cengkeramannya pada gagang Storm A
آخر تحديث: 2026-03-17
Chapter: 121. Badai di Sibalga: Kebangkitan Sang Bandit
Di tempat lain, Bangsa Tamiang sudah mengejar para pasukan dan para sukarelawan dari Kota Sibalga, dan melarikan diri ke segala arah.Mayat berserakan di atas tanah seperti bangkai hewan yang tak berarti, terkena panah di kepala dan dada tepat mengenai jantung, tangan dan kaki yang terpisah, serta daging - daging kuda yang baru saja ditebas dan disembelih."Apa Meurah kesulitan melawan para bandit itu?" gumam Buaeh kepada Benghingas dan mereka menatap dari kejauhan."Beghingas, bagilah beberapa pasukan kita, selebihnya, ikuti aku untuk membantu Meurah Jadin!" lanjutnya menyeru."Siap....!"Di kejauhan sana Meurah Po Jadin saat ini, sedang dihadapkan pada lawan yang sedang memberikan pertempuran sengit padanya.Meskipun statusnya "Prajurit Pemula", gerakan Zilong tidak bisa dibilang amatir. Saat ia bergerak, tombaknya mengeluarkan suara desingan yang menyerupai ribuan b
آخر تحديث: 2026-03-16
Chapter: 120. KEMUNCULAN PRIA MISTERIUS
Momen yang sungguh di luar nalar terjadi di tengah padang maut itu. Raja Doli, dengan posisi berlutut dan napas yang hampir habis, menatap lekat-lekat pada kuda perang kurus yang ditunggangi Jadin. Kuda itu bukan sekadar hewan bagi Doli; itu adalah kawan lama yang telah menemaninya melintasi berbagai rintangan selama berbulan-bulan sebelum dirampas paksa."Kuda kurus oh kuda kurus, aku tahu aku memperlakukanmu dengan buruk, tapi kita telah bersama selama berbulan-bulan..." gumam Doli dalam hati. Pandangannya yang sendu namun penuh harap terpaku pada mata si kuda, mengirimkan pesan batin yang tak sanggup diucapkan bibir. "Jika kau masih punya perasaan, ayo bergeraklah dan selamatkan hidupku...!"Seolah ada ikatan gaib yang tersambung kembali, mata kuda itu berdelik tajam. Memori tentang elusan tangan Doli dan perjalanan panjang mereka mendadak membuncah di dalam insting hewan tersebut."Iiihiiiiik......!"
آخر تحديث: 2026-03-15
Chapter: 119. Sibalga Membara: Detik-Detik Penghakiman
Jadin tertegun sejenak. Ia memandangi Raja Doli dengan tatapan bingung dan sedikit geli, seolah berhadapan dengan orang gila. "Apa yang sebenarnya kau lakukan?" tanyanya, suaranya sarat akan kebingungan yang bercampur curiga.Raja Doli memaksakan sebuah senyum lebar, meski keringat sebesar jagung terus mengalir membasahi pelipis dan keningnya. Jantungnya berdegup kencang, nyaris meledak. "Aku? Hahaha, aku hanya ingin meramaikan suasana! Lihat wajahmu tadi, kau benar-benar gugup, bukan?" ia tertawa terpaksa, suaranya terdengar sumbang. "Apa kau benar-benar percaya semua ocehanku tadi? Jangan terlalu serius, kawan!""Aku mempercayaimu, gundulmu!" bentak Jadin. Topeng ketenangannya pecah seketika. Wajahnya berubah gelap, otot di keningnya menonjol, dan giginya beradu hingga terdengar bunyi kertakan yang mengerikan. Ia merasa harga dirinya diinjak-injak oleh lelucon yang tak lucu.Melihat kemurkaan Jadin yang tak terbendung, insting bertahan hidup Raja Doli berteriak. "Saudaraku, kabur!"
آخر تحديث: 2026-03-14
استكشاف وقراءة روايات جيدة مجانية
الوصول المجاني إلى عدد كبير من الروايات الجيدة على تطبيق GoodNovel. تنزيل الكتب التي تحبها وقراءتها كلما وأينما أردت
اقرأ الكتب مجانا في التطبيق
امسح الكود للقراءة على التطبيق
DMCA.com Protection Status