Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Sasakala

Sasakala

Tiba di jembata kecil, seorang nenek duduk dibawah seng sebagai atapnya dengan beberapa lukisan yang kanvasnya berbentuk persegi empat. “ Ini namanya Damar Kurung, Nyimas ” “ wah, aku pertama kali melihatnya ! ” Nyimas menjawab dengan mata berbinar. Nenek itu tersenyum ramah menyambut Arka dan Nyimas. Dia sedikit berdiri dengan merapikan dagangannya. “ mbah, aku mau beli damar kurung yang belum dilukis. Ada tidak ? ” tanya Arka “ oh ada nak, sampeyan mau beli berapa ? ”
9.82.8K viewsCompletedAdded to Library 64 Times as Desa
Read
+Library
Renjana

Renjana

Rumahku berada diluar kota Semarang, disebuah desa kecil nan permai, aku sangat menikmati liburan semester ini, terbebas dari setiap beban tugas di sekolah, bebas dari si ‘anak setan’, tapi ada terselip rindu untuk sahabat-sahabatku, Irine dan Ida. Komunikasi di desaku tidak lancar, sebab keterbatasan jaringan internet. Oleh karena itu aku jarang telpon atau sms Ida dan Irine, aku tak tahu kabar mereka. Begitu liburan usai, aku senang karena dapat berkumpul dengan mereka, hanya mereka yang mengerti diriku, selain orangtua. Beberapa hari kami masuk sekolah, masih belum ada mata pelajaran yang diajarkan, hanya regristasi dan penet
103.1K viewsOngoingAdded to Library 111 Times as Desa
Read
+Library
Dewa

Dewa

ledek Chika. "Ah tahu ah, lagi malas debat sama kamu. Aku mau tidur, jangan lupa habis isak bangunin ya! Kalau kamu mau ke masjid, ke masjid saja." cetus Dewa lalu menyandarkan kepalanya lagi di bahu kursi. Yah Chika memang rajin ke masjid jika azan maghrib menggema. Sayangnya kali ini dia sedang kedatangan tamu merah. Dia pun hanya tersenyum manis. Sebenarnya Chika kasihan melihat sahabat karibnya itu hanya tidur di sofanya, tapi dia tidak berani menyuruhnya tidur di kamarnya, nanti tetangga pada risuh melantunkan aib. Maklumi sajalah, adat orang desa. Kedatangan tamu lelaki sore-sore saja mata sudah saling melotot jika ada yang tahu, apalagi sampai nginap, b
9.97.5K viewsCompletedAdded to Library 224 Times as Desa
Read
+Library
Istri Pengganti Tuan Muda

Istri Pengganti Tuan Muda

Dia merasa seolah-olah seluruh dunianya telah runtuh. Rey memutuskan untuk pergi ke kampung halaman Delisha. Delisha berasal dari desa kecil di daerah pedesaan yang jauh dari kota tempat mereka tinggal. 4 jam sudah berlalu. Ketika Rey tiba di kampung halaman Delisha, ia merasa seolah-olah ia memasuki dunia yang benar-benar berbeda. Desa itu terletak di tengah-tengah hutan tropis yang lebat, dengan jalan-jalan yang hanya cukup lebar untuk satu mobil.
994.7K viewsCompletedAdded to Library 2.9K Times as Desa
Read
+Library
SIAN JIE SIN KANG (TENAGA SAKTI ALAM DEWA)

SIAN JIE SIN KANG (TENAGA SAKTI ALAM DEWA)

Di ujung negeri, terdapat sebuah desa yang ramai bernama Desa Hongye, atau Desa Daun Merah, sebuah desa yang terkenal dengan para pedagang serta peziarah yang sering datang untuk berdoa di kuil kuno. Suasana pagi itu cerah, sinar matahari menyinari setiap sudut desa, sementara penduduk bersiap dengan kegiatan sehari-hari mereka.
9.615.5K viewsOngoingAdded to Library 527 Times as Desa
Read
+Library
Perjalanan Menjadi Penyihir Sakti

Perjalanan Menjadi Penyihir Sakti

jawab Aldar. Wanita itu mengangguk, “Saya Erisa, penduduk desa ini. Maaf, kami agak terkejut dengan kedatangan kalian. Kami pikir desa kami telah ditinggalkan selamanya.” “Kenapa desa ini sepi begini?” tanya Lucy.
101.2K viewsOngoingAdded to Library 31 Times as Desa
Read
+Library
HAJATAN MISTERIUS DI RUMAH KEPALA DESA

HAJATAN MISTERIUS DI RUMAH KEPALA DESA

Desa itu bernama Banyu Ireng. Nama yang ironis, karena airnya jernih dan tanahnya subur. Desa itu terkenal keras kepala—bukan karena kasar, tetapi karena terbiasa bertahan tanpa bantuan luar. Konflik ada, pertengkaran sering, namun tidak pernah ada satu suara yang cukup kuat untuk menundukkan yang lain. Dan itulah sebabnya Jaka memilihnya.
503 viewsCompletedAdded to Library 19 Times as Desa
Read
+Library
Pewaris Kekuatan Alam Semesta

Pewaris Kekuatan Alam Semesta

Angin pegunungan membisikkan doa perpisahan, dan Itachi melangkah turun menuju dataran rendah, bersiap menyambut dunia yang kembali menantangnya. Beberapa hari perjalanan membawa Itachi ke sebuah lembah subur. Di sana, berdiri sebuah desa yang dinamakan Desa Arakiri. Dari kejauhan, desa itu tampak tenang, namun saat ia mendekat, hawa mencekam menyambutnya. Langkah para warga terasa berat, wajah-wajah mereka pucat, mata mereka kosong seolah dirundung ketakutan yang mendalam.
101.8K viewsCompletedAdded to Library 52 Times as Desa
Read
+Library
PREV
123456
...
9
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status