Dua Tak Cukup, Tiga Tak Sanggup: Dimanja Tiga Adik Tiri Idol
Novel RinganDewasaPOV 3KuatIdentitas TersembunyiPembalasan DendamHaremMembalikkan Keadaan
Setelah ayahnya menikah lagi, Doni diminta tinggal di sebuah rumah mewah untuk mengawasi tiga adik tirinya yang kabarnya sangat liar. Siapa sangka, ketiga gadis itu ternyata adalah anggota grup idola Sweet3 yang selama ini dipuja-puja oleh Andy, pria yang dulu merundung dan merebut kekasih Doni. Kini dengan penampilan barunya yang atletis, Doni justru menjadi rebutan para idola cantik tersebut dan siap membalas dendam pada masa lalunya. "Sini dong Kak, jangan cuma dilihatin. Kita bertiga udah sepakat kok, siapa pun yang Kakak pilih duluan buat 'main', dua lainnya nggak bakal marah."
閱讀
Chapter: 208. EPILOG 2 (SELESAI)Doni baru saja meletakkan ponselnya ketika dari arah pintu VIP terdengar langkah terburu-buru. Yuna muncul sambil dikawal dua bodyguard, rambutnya diikat asal, wajahnya kusut, lengkap dengan bibir cemberut.“Curang banget, masa cuma Yuna yang menderita!” serunya begitu sampai di meja. Doni dan Airin kompak tertawa. “Kenapa lagi?” tanya Airin.“Dosen pembimbing Yuna minta revisi bab empat lagi. Yuna capek! Rasanya mau nikah aja kayak Kak Airin!” Yuna merebahkan kepalanya ke sandaran sofa. Sontak disambut gelak tawa keras Airin dan Doni yang baru mengangkat gelas mereka. “Kalau begitu, setelah skripsimu selesai sidang nanti, kita liburan ke Amerika. Sekalian tengok restoran di sana. Rasanya udah cukup lama kita belum pantau kondisi restoran.” ucap Doni. Yuna langsung menoleh dengan wajah sumringah.“Wah, Yuna mau Kak!” Yuna langsung memekik histeris“Agensi gimana?” Airin menoleh dengan kening berkerut cemas. “Bukannya mau akuisisi? Kamu nggak kerepotan kalau ditinggal?”Doni terdiam
最後更新: 2026-07-11
Chapter: 207. EPILOG 1Satu tahun kemudian ….Kelab The Sphinx malam itu dipenuhi cahaya ungu dan biru yang bergerak pelan di langit-langit lantai dansa. Dentuman bass yang menggema terdengar tidak seliar dulu—setidaknya di telinga Doni, pria yang dulu datang ke tempat ini membawa dua adik untuk berkarier sebagai DJ, tapi malam ini justru hadir sebagai suami yang menemani istrinya menikmati malam.Di meja VIP sisi kanan panggung, Doni duduk bersandar dengan satu tangan bertumpu di sandaran sofa. Airin duduk di sebelahnya, gaun hitam sederhana membungkus tubuhnya, rambut panjangnya dibiarkan tergerai lembut di punggung. Jari manis wanita itu berkilau oleh cincin yang kini tampak begitu pas di sana.Di atas panggung, Mika baru saja menyelesaikan lagu keduanya sebagai bintang tamu malam itu. Hanya karena kehadiran Mika SCARLETTE, pengunjung jadi membludak, dua kali lipat dari biasanya.“Selamat malam, Bali!” seru Mika sambil tersenyum lebar, membuat penonton bersorak semakin keras. “Kalian masih semangat?”Riu
最後更新: 2026-07-11
Chapter: 206. Akhir segalanya“Waktu itu … Daniel mengajak saya makan malam.”PRANG!!Gelas kristal yang semula dipegang oleh Daniel pecah berhamburan setelah menghantam lantai.“BRENGSEK!” Daniel mendengus keras, matanya yang nyalang bergeser kembali pada layar TV besar yang berada di ruang tengah rumah mewah itu.Rahangnya bergetar saat dia memperhatikan bagaimana Airin sekarang telah berani menceritakan masa lalu yang dulu berhasil dikubur dalam-dalam berkat bantuan Mami.Di atas meja, layar ponsel Daniel terus menyala oleh notifikasi yang masuk bertubi-tubi. Pesan dari tim media. Pesan dari nomor tak dikenal. Pesan dari beberapa wartawan yang mulai mengendus kabar menarik. Bahkan sekretaris Mami sempat mengirim belasan chat yang belum dia buka.Namun Daniel tidak tertarik pada semua itu.Perhatiannya masih tertuju pada Doni.Pria itu tampak begitu tenang di layar. Dan Daniel paling benci ketenangan semacam itu. Ketenangan orang yang begitu yakin kalau kemenangannya sudah di tangan.Di layar, Doni menatap lurus
最後更新: 2026-07-11
Chapter: 205. Mengungkap kebenaran“Saya tidak sedang melempar tuduhan kosong.” Doni membuka map lain, lalu mengeluarkan beberapa salinan foto.Layar besar di belakangnya menyala. Clara sudah memberi aba-aba pada staf teknis.Foto pertama muncul.Sebuah foto keluarga. Daniel berdiri di samping seorang gadis muda berambut panjang yang kini wajahnya sudah tidak asing lagi di dunia hiburan. Celine. Center grup baru bentukan MM Entertainment.Bisik-bisik semakin kencang.“Ini… Celine?”“Bukannya dia member grup baru MM?”“Kenapa bisa ada Daniel di foto keluarga itu?”Doni berbicara lagi. “Perempuan di samping Daniel adalah Celine. Salah satu member grup yang didebutkan MM Entertainment tidak lama setelah karier Sweet3 meredup. Berdasarkan informasi yang kami terima, Celine dan Daniel adalah saudara kandung.”“Apakah anda punya bukti khusus untuk hal itu?” potong seorang wartawan.“Kami sedang memverifikasi bukti administrasi resminya,” jawab pengacara Doni. “Namun foto ini bukan satu-satunya materi yang kami miliki. Ada sa
最後更新: 2026-07-10
Chapter: 204. Konferensi pers“Jadi, jawab saya, Airin,” ujarnya rendah. “Kalau saya minta kamu bertunangan dengan saya di depan publik … kamu sanggup?”Senyap mengurung ruangan itu.Airin memandang Doni lekat. Wajahnya tenang. Wanita itu lalu menelan ludah dan mengangguk pelan.“Iya,” bisiknya.Doni menghela napas panjang, lega karena Airin tidak harus merasa terpaksa.Dia lalu menatap Airin beberapa detik lebih lama, seolah sedang memastikan wanita itu tidak akan menarik kata-katanya. Lalu mengangguk.“Oke,” ucapnya.Mika memekik kecil. “Kalian serius?!”“Serius.” Doni memotong tanpa mengalihkan pandangan dari Airin.Dan Airin, menghembuskan napas berat—seolah bebannya baru saja terangkat. Pandangannya turun perlahan. Clara langsung bergerak cepat. “Oke. Kita ubah susunan konferensi pers. Doni buka dengan penjelasan soal narasi foto Singapura. Lalu pengacara masuk dengan kronologi Daniel, hubungan Daniel dengan Celine, dan indikasi keterlibatan Mami. Setelah itu…”Tatapan Clara berpindah dari Doni ke Airin.“Do
最後更新: 2026-07-10
Chapter: 203. Kamu sanggup?“Kalian umumkan rencana pernikahan.”Hening.Yuna yang pertama bereaksi. “HAH?!”Mika berputar cepat ke arah Clara. “Nggak lucu, Clara!”Airin membeku di tempat duduknya. Seolah tubuhnya masih ada di ruangan itu, tetapi pikirannya tertinggal jauh di belakang.Sementara Doni menatap Clara cukup lama tanpa berkedip.“Apa?” tanyanya pelan. Clara menegakkan punggung. “Kalau publik percaya kalian akan menikah, narasi hubungan terlarang akan berubah arah. Fokusnya bukan lagi pada gosip bahwa kamu diam-diam menyimpan hasrat terlarang pada adik tiri, tapi pada fakta bahwa kalian memilih hubungan itu secara terbuka dan legal.”“Legal?” Mika mengulang dengan wajah tak percaya. “Clara, kamu waras nggak sih?”“Saya waras.” Clara membalas datar. “Dan saya juga tahu kita sedang berhadapan dengan media, opini publik, serta lawan yang mainnya kotor. Kalian butuh tameng yang cukup besar untuk menghentikan semua ini. Konferensi pers soal Daniel akan membantu, tapi tidak akan cukup membunuh gosip kalau
最後更新: 2026-07-09

Godaan Ibu Kos Cantik
PerselingkuhanProtektifWanita DominanPembalasan DendamCinta TerlarangPintarDewasaWanita KuatDrama
Di kosan barunya, Dimas—seorang programmer—tak pernah menyangka akan kembali bertemu Karina, guru les privat yang dulu diam-diam ia kagumi.
Kekaguman yang dulu sempat berujung pada satu kesalahan fatal—saat Dimas mencium sang guru di tengah sesi belajar. Sejak itu, Karina menghilang tanpa jejak.
Kini mereka bertemu lagi dalam keadaan yang jauh berbeda.
Karina adalah pemilik kos tempat Dimas tinggal—dan juga seorang istri yang terjebak dalam pernikahan tanpa cinta. Suaminya kasar, tak setia, dan hanya memanfaatkan Karina demi menutup hutang keluarga.
Sampai suatu malam, saat luka dan amarah menelan logika, Karina datang dengan mata sembab dan suara bergetar.
“Dimas... hamili aku.”
Akal sehat Dimas menolak. Gila. Tidak mungkin dia melakukannya. Karina mantan gurunya, pemilik kosnya, orang yang dia hormati, juga ...
Wanita yang bersuami.
Namun ... tubuh Dimas, juga setan dalam jiwanya menggelora, 'Bukankah suaminya kasar, tak setia dan tak lebih layak untuk membahagiakannya dibanding dirimu?'
Detik itu, urat kewarasan Dimas terputus.
Follow ig author : @harucchi224
閱讀
Chapter: EPILOG 3 (selesai)Sesampainya di penthouse, Rudi langsung menyambut segera setelah Dimas memarkir mobil. “Tuan, ada tamu yang sudah menunggu anda sejak siang.” ucapnya sambil menunduk hormat. “Oh ya? Siapa?” Dimas menutup pintu mobil. “Silakan temui, Tuan.” Kening Dimas bertaut tajam. Tidak biasanya Rudi membiarkan pertanyaannya menggantung. Saat Dimas melangkah masuk, dia mencium aroma harum masakan yang pekat. Wangi yang familiar dalam ingatan. Jantungnya langsung berdegup keras saat benaknya diselubungi rindu. Langkahnya diayun cepat. Kaki Dimas terhenti tepat di ambang pintu dapur. Di sana, di balik meja marmer yang biasanya hanya diisi oleh makanan katering hotel atau masakan koki pribadi, sosok wanita paruh baya sedang sibuk menata piring. Wangi opor ayam yang selalu jadi andalan Ibu di setiap kepulangan Dimas, kini nyata memenuhi indra penciumannya. Wanita itu menoleh. Tangannya yang memegang serbet makan gemetar hebat. Matanya yang mulai berkerut dimakan usia seketika basah saat m
最後更新: 2026-03-29
Chapter: EPILOG 2Dimas mematikan mesin mobil, namun dia tidak segera turun. Dari spion tengah, Dimas memperhatikan janur kuning di belakang sana dengan senyum tertahan. Siapa sangka, ternyata Caca dan Agus berjodoh.Setelah turun lebih dulu, Dimas memutari mobil dan membukakan pintu untuk Karina. Dia kemudian membuka pintu tengah, dengan sangat hati-hati menggendong Arkan yang mulai menggeliat bangun. Bayi itu mengerjapkan mata, menatap ayahnya dengan pandangan mengantuk yang menggemaskan."Ayo, Jagoan. Kita lihat paman Agus pakai jas." bisik Dimas yang disambut tawa kecil Karina.Saat mereka melangkah memasuki lobi gedung, suara heboh Genta langsung menggelegar, mengalahkan volume musik pengiring acara pernikahan Agus.“WOI, DIM!”Pandangan Dimas langsung terarah ke tengah ruangan. Tempat di mana Jimmy berdiri di tengah aula, mengenakan batik yang sebenarnya formal elegan tetapi malah dipasangkan dengan sepatu kets kesayangannya. Genta di sebelah Jimmy. Terlihat lebih makmur dengan setelan kemeja ya
最後更新: 2026-03-29
Chapter: EPILOG 12 tahun kemudian …“Bagaimana Tuan? Apa sudah cukup ukuran piguranya?” Rudi bertanya hati-hati. Pria itu berdiri mendampingi Dimas yang kini menatap penuh penilaian ke arah dinding besar di ruang utama penthouse.“Cukup. Ukurannya ideal.” Dimas menjawab tenang. Alih-alih memperhatikan ukuran bingkai, matanya kini memindai wajah-wajah bahagia yang ‘dibekukan’ di dalam foto-foto itu.Ada bingkai bertipe portrait, dengan foto dirinya dan Karina yang berdiri berhadapan, saling menyatukan kening dalam balutan pakaian pengantin. Ada foto Melia, Bapak, Dimas dan Karina yang berdiri berjajar dengan baju dilapisi pelampung, bersiap menikmati wahana banana boat. Potret itu diambil di hari kedua setelah pernikahan mereka. Sudut bibir Dimas naik tipis. Bapak tampak begitu tegang di sana. Beliau menyembunyikan ketakutan yang akhirnya pecah dalam bentuk teriakan histeris bernada gahar saat wahana benar-benar dijalankan. Mengingat itu, Dimas meloloskan dengusan geli.Dimas menggeser sedikit posisi
最後更新: 2026-03-29
Chapter: 381. TAMAT“Boleh sambungkan teleponnya ke Ibu, Pak?” Suara kebisingan tipis terdengar dari seberang telepon, disusul hening panjang yang menyesakkan dada. Dimas memejamkan mata, membiarkan angin malam Jakarta menerpa wajahnya. Dia tahu Ibu sedang memegang ponsel, meski tak ada suara yang keluar. "Bu..." suara Dimas melembut. "Besok lusa, aku menikah.” Hening. Masih tak ada suara di seberang. “Kalaupun Ibu masih belum bisa menerima keputusanku, apa Ibu nggak bisa hadir untuk melihat, bahagianya aku hari itu Bu?” Masih hening. Namun, Dimas bisa mendengar isakan tertahan yang sangat tipis. "Bu.” Dimas meneguk ludah, berusaha menenangkan tenggorokannya yang tercekat. “Aku nggak minta Ibu memaafkan aku. Aku cuma ingin Ibu hadir sebagai saksi bahwa anak Ibu sudah menemukan bahagianya, bersama Karina." Klik. Sambungan terputus sepihak. Dimas memejamkan mata erat-erat. Napasnya dihela panjang. Matanya menatap layar ponsel yang kini gelap. Perlahan, Dimas merasakan sepasang lengan melingkar
最後更新: 2026-03-28
Chapter: 380. Meminta Restu IbuDimas menatap layar ponselnya yang bergetar di atas meja. Panggilan dari nomor tak dikenal. Namun foto profil akun yang menghubungi, cukup mudah dikenali Dimas.Bobby.“Kamu bakalan angkat?” Karina menyahut dengan suara tenang.Sementara Dimas bergeming menatap layar yang terus menerus berpendar. Bobby tampaknya benar-benar ingin bicara padanya.Maka, Dimas menekan tombol hijau dan mengaktifkan loudspeaker.“Halo.”“Bangsat! Aku tahu kamu yang laporkan aku ke polisi! Kamu nggak punya bukti, sialan!”Dimas hanya mendengus kecil. Lalu menyesap sisa teh hangatnya dengan tenang, membiarkan suara napas Bobby yang memburu dan kasar memenuhi keheningan kamar mewah itu. “Kepanikanmu itu justru menunjukkan betapa kamu takut ketahuan.” jawab Dimas santai.Suara latar di seberang telepon terdengar gaduh, sepertinya Bobby sedang berada di suatu tempat yang tersembunyi, mungkin ruang tunggu pemeriksaan atau kantor pengacaranya."Jangan sok tenang, kamu! Kamu pikir kesaksian Zaki cukup untuk menye
最後更新: 2026-03-28
Chapter: 379. Tanda duka“Kar ….” suara Dimas memecah hening. “Waktu aku dan Nita di dapur tadi … apa kamu dengar semua penjelasan Nita, kenapa dia melakukan semua ini?”Iya. Apa Karina mendengar pengakuan Nita bahwa dirinya adalah Rachel?Karina bergeming, tak langsung menjawab. Tangannya terangkat perlahan mengusap lengan atasnya. “Aku dengar.”Suara hembusan napas Karina terdengar jelas di ruangan itu. Dimas menunduk dalam, mencoba memahami perasaan Karina yang mungkin terkejut. “Dim … Kamu ingat waktu Nita datang ke kamarmu dan aku harus sembunyi di balik pintu?”Dimas memejamkan mata, lalu menjawab dengan suara rendah. “Ingat.”“Saat itu … sebenarnya aku merasa, suara dan intonasi cara bicara Nita … mirip dengan Rachel.”Karina menunduk, tangannya saling bertaut satu sama lain. “Tapi, aku waktu itu berpikir … kalau semua itu cuma kebetulan. Rachel nggak mungkin tinggal di kos-kosan sederhana. Dia putri keluarga berada. Setidaknya dia pasti tinggal di apartemen atau kosan yang lebih layak. Lagipula ….”
最後更新: 2026-03-27
Misi Rahasia : Istri Bayaran CEO Impoten
DramaDewasaCinta yang ManisBos / CEOPosesifPewarisNikah KilatDiam-diam PerhatianLemah jadi Kuat
Demi menyelamatkan sang Papa yang dijebak hingga dipenjara, Sara menerima sebuah misi gila dari mantan istri calon suami misteriusnya.
Tugas Sara, menggoda suaminya, membuatnya sembuh dari impotensi, lalu pergi agar sang mantan istri bisa kembali demi ambisinya.
Namun, seiring waktu, misi demi misi mendekati pria dingin itu justru membuat pernikahan palsu mereka terasa semakin nyata.
Ketika semua kebenaran terkuak, Sara dihadapkan pada pilihan yang rumit—menyelamatkan Papa, atau mengkhianati pria yang mulai ia cintai?
閱讀
Chapter: 35. Gara-gara DVD PlayerSara beranjak bangkit dan mencoba mengejar untuk memeriksa siapa sosok di balik kamera itu. Namun rumah megah ini mendadak sunyi. Tak ada jejak siapa pun di sekitar. Satu hal yang Sara yakini, ada seseorang yang ditugaskan untuk mengawasi Sara di rumah ini. Siapa yang memberi instruksi? Sara mencurigai beberapa pihak. Deana, atau seseorang di keluarga Vincent—Ibu mertuanya atau mungkin Kakek. Jika dipikir, pertemuan terakhir Sara dengan sang Ibu mertua adalah di hari pernikahannya. Hingga saat itu, Sara yakin wanita paruh baya yang kerap dipanggil Nyonya Martha itu masih belum sepenuhnya menerima Sara. Vincent juga tak pernah membahas beliau. Dan, tak ada tanda-tanda Nyonya Martha berencana menemui Sara. Tampaknya ada sesuatu di balik itu. Sara harus menanyakan hal ini pada Vincent. Walau sebenarnya Sara tak ingin mengambil pusing. Karena toh dia hanya sementara di rumah ini. Tetapi, bagaimana jika misinya membutuhkan waktu lebih lama? Jangan-jangan pihak yang tak me
最後更新: 2025-09-12
Chapter: 34. Kecupan di kening"Kenapa? Karena aku menciummu? Karena aku tidur denganmu?” pekik Sara, lekas membuat Vincent memejamkan mata kuat-kuat. Tangannya mengusap wajah, tampak frustasi.Bi Laila dan seorang pelayan lain yang sedang berada di dapur berjalan keluar ruangan dengan kepala menunduk, berpura-pura tak mendengar ucapan Sara yang barusan lolos tanpa filter.Sementara itu, Eric di ambang pintu bergeser kikuk, memindahkan tubuhnya agar berada di ruangan sebelah.Vincent membuka mulut, tampak akan memprotes ucapan Sara, namun wanita itu lebih dulu memotongnya,“Kenapa kamu baru mengatakannya sekarang?”“Dengar. Aku nggak suka, kamu bertemu banyak orang. Nggak ada yang bisa jamin kamu nggak akan bertemu kembali dengan orang-orang seperti Yuta.” Vincent menatapnya tajam, penuh tekanan. “Paham?”Sara semakin mengernyit, menunjukkan penolakan keras, “Kamu mau mengurungku di rumah?”“Kamu bisa kembali latihan bermain gitar.” ucap Vincent memberi solusi.Iya, mungkin benar. Tetapi Sara kini kehilangan momen
最後更新: 2025-09-11
Chapter: 33. DipecatVincent merebahkan kepalanya yang penat di atas bantal. Matanya dipejamkan kuat-kuat. Tangannya memijit pelan pelipis.‘Kamu boleh tidur di kamarku.’Kalimat yang dia ucapkan tadi itu terus terngiang di kepala. Bagai mimpi buruk yang mencekik kewarasannya. Dia sendiri menyesali kebodohannya yang belakangan ini begitu mudah takluk pada pesona Sara. Segala yang ada pada wanita itu, entah sejak kapan menggoyahkan pertahanannya hingga luluh lantak.Suara yang kadang terdengar manja, tatapan mata yang berbinar indah, bibir yang ranum …Dan sentuhan hangat yang menari lembut di bibirnya ….Semua berkelebat liar di kepala Vincent. Mengacaukan debar jantungnya hingga tanpa sadar tangannya mencengkeram rambutnya kuat. Pria itu menghela napas berat. Sejujurnya, dia menikahi Sara tanpa diiringi niat untuk ‘hadir’ sebagai suaminya. Jangankan menjadi suami, menikah kembali pun dia tak berminat.Namun kini … apa hatinya mulai goyah? Sekarang … apa yang dia inginkan?“Vin ….” Vincent membuka mata
最後更新: 2025-09-10
Chapter: 32. Kamu boleh tidur di kamarku“I-itu ….” Sara membelalak ketika Vincent mengernyit menatap layar ponsel Sara. Buru-buru direbutnya benda pipih itu dari tangan Vincent. Namun, pria itu menahannya.“Itu cuma spam! Bukan pembelian!” Sara berseru panik. Tangannya mencoba merampas ponsel yang dicengkeram erat oleh Vincent. “Lepas! Berikan ponselku!” pekiknya seraya mendelik kesal.“Kalau hanya spam, lantas kenapa kamu sepanik ini?” Vincent menatap Sara lekat, guratan curiga menggantung di wajahnya. Pria itu semakin mendekat, membuat Sara refleks menjauh.“Ada yang kamu sembunyikan?” desaknya dengan suara rendah.Sara meneguk ludah. Ini gawat. Kalau sampai Vincent berhasil mengakses ponsel Sara, bukan hanya pembelian barang-barang mesum itu, tetapi juga pesan rahasianya dengan Deana yang bisa terbongkar.Sara menarik paksa ponselnya dalam satu sentakan cepat. Namun, gerakan itu membuat Vincent yang memegang ponsel ikut tertarik. “Aakkkh!”Bagai dihisap gravitasi, tubuh Sara miring ke belakang, kepalanya nyaris terjere
最後更新: 2025-09-10
Chapter: 31. Ketahuan?Penerangan di ruangan itu redup, hanya mengandalkan lampu dinding kecil di dua sudut. Sehingga tidak terlalu jelas apa yang berada di sekitar. Sara menelan ludah, ragu untuk masuk. Namun rasa ingin tahunya menang. Langkahnya diayun perlahan seiring daun pintu berderit. Suasana gelap memaksa Sara meraba dinding, mencari saklar. Ketika cahaya lampu menerangi sekitar, Sara membelalak. Ruangan itu diisi beberapa alat musik. Ada gitar klasik, grand piano, biola, juga ada buku partitur dan lemari kaca besar berisi beragam piala dan piagam. Sara berkeliling. Tangannya menyentuh perlahan pintu kaca yang melapisi beragam piala. Dibacanya sebuah ukiran teks pada salah satu piala yang ukurannya paling besar dan elegan. Juara satu kompetisi piano Internasional. Vincent Suryadinata. Senyum Sara mengembang tipis. Tak disangka Vincent menyukai musik. Sara pun begitu. Hanya saja, impian dan minat itu harus padam sejak Sara meninggalkan rumahnya yang dijual, lalu pindah dan hidup ber
最後更新: 2025-09-08
Chapter: 30. Menyusun strategiLangit sudah gelap saat Sara berjalan keluar menuju balkon kamar. Udara dingin malam menusuk kulitnya yang terbalut gaun malam berlapis kimono panjang.Terbayang kalimat dokter saat siang tadi dia temui setelah waktu jenguknya habis.“Secara garis besar, perkembangan kondisi pasien cukup baik. Jika progresnya terus sebaik ini, sepertinya paling cepat malam ini sudah bisa pindah ke kamar rawat biasa. Semoga saja.”Bagai bongkahan batu besar dipindahkan dari dada, kelegaan merayapi Sara.Walau demikian, Sara yakin, ini perbuatan Deana. Entah dengan cara apa—mungkin menyuap melalui perpanjangan tangannya di dalam lingkungan internal Lapas, membuat skenario keji, hingga Papa berakhir mengalami kekerasan dari rekan satu sel. Atau mungkin dengan cara keji lainnya?Merasakan udara dingin yang kian membuatnya menggigil, Sara memutuskan kembali ke kamar. Langkahnya diayun pelan seraya menutup pintu balkon. Diliriknya jam digital di atas nakas. Pukul sembilan malam. Sudah selarut ini dan Vince
最後更新: 2025-09-07