author-banner
Nabila Ara
Nabila Ara
Author

Novels by Nabila Ara

Bodyguard Idaman Nona Muda

Bodyguard Idaman Nona Muda

"Mulai hari ini, Tara yang akan gantikan posisiku di rumah ini." Semenjak istri pertama sakit, suami Luna tak pernah peduli lagi padanya. Sebulan sekali ia dihampiri, itupun hanya untuk menyapa, tak lebih dari lima menit. Sampai akhirnya, muncul Tara, seorang bodyguard tampan yang ditugaskan menjaga Luna yang selama ini kesepian. Awalnya, hubungan mereka seperti biasa layaknya hubungan majikan dan bodyguard. Sampai suatu malam, mereka terlibat suatu kejadian. Tapi yang tidak Luna ketahui, Tara adalah seorang miliarder yang menyamar. Demi menyelamatkan Luna, lalu menjadikan wanita itu sebagai cinderella seutuhnya!
Read
Chapter: Bab 167
"Tara, kamu istirahat dulu ya," ucap Luna begitu mengantar Tara di kamar pria itu yang ada di rumahnya. "Di rumah sakit baring terus. Balik ke rumah tetap baring lagi?" tanya Tara."Jangan bandel Tara. Kamu itu baru pulang dari rumah sakit loh. Biarkan Gilang di depan saja. Kayaknya Ester sebentar lagi sampai rumah deh," ucap Luna."Baiklah. Aku bisa minta bantu sesuatu?""Apa?"Nanti kalau kamu keluar. minta Gilang masuk ke sini ya. Ada sesuatu yang mau aku bahas sama dia.""Hmm.. Kamu ini memang bandel ya Tara. Jangan bahas yang berat-berat dulu.""Nggak kok. Tapi yang mau aku bahas sama Gilang ini memang harus segera aku bahas."Luna menghela napas panjang. Mau melarang Tara juga ia tidak bisa. Luna ingin Tara hanya istirahat saja tanpa melakukan apapun. Ia masih sangat khawatir dengan keadaan Tara meski dokter sudah mengatakan kalau Tara sudah sembuh sepenuhnya."Yang mau aku bahas dengan Tara nggak terlalu serius kok. Ini tentang identitas asliku," ucap Tara begitu ia melihat e
Last Updated: 2026-11-05
Chapter: Bab 166
“Akhirnya aku bisa pulang juga,” ucap Tara sambil tersenyum.Ia duduk di tepi ranjang dengan kaus abu-abu dan celana kain yang dibawakan Gilang pagi tadi. Perban di bahu kanannya sudah jauh lebih tipis dari minggu lalu, tersembunyi di balik kaus. Wajahnya juga sudah tidak sepucat dulu. Pipinya kembali berwarna, dan matanya terlihat jauh lebih segar.“Suka banget ya sudah bisa pulang,” sahut Luna sambil melipat selimut tambahan yang ia bawa dari rumah.“Banget. Sembilan hari di sini rasanya kayak sembilan bulan.”Luna mendengus, tapi sudut bibirnya terangkat. “Padahal setiap hari ada yang nemenin, nyuapin, ngupasin buah.”“Makanya aku betah. Tapi tetap aja bosan,” jawab Tara sambil terkekeh.Pagi tadi, dokter yang merawat Tara datang memeriksa untuk terakhir kalinya. Setelah memeriksa luka di bahu Tara dan melihat hasil pemeriksaan darahnya, dokter itu akhirnya tersenyum dan berkata kalimat yang sudah Tara tunggu-tunggu selama berhari-hari.“Tuan Tara sudah boleh pulang. Lukanya sudah
Last Updated: 2026-11-04
Chapter: Bab 165
Pintu ruang perawatan terbuka pelan.Gilang masuk ke dalam ruang perawatan Tara dengan kemeja kerja yang lengan bajunya sudah digulung sampai siku. Di tangannya ada kantong plastik berisi beberapa kotak jus. Dan di belakang pria itu, ada Ester.Luna yang sedang merapikan selimut Tara langsung menoleh. Matanya membulat.“Lho, Ester?”Ester tersenyum lebar sambil melambaikan tangan. “Hai, Lun.”“Kok kamu bisa ke sini? Katanya hari ini kamu nggak bisa datang karena mau ketemu pacar kamu,” ucap Luna dengan kening berkerut.Ester terdiam sejenak. Lalu ia melirik ke arah Gilang yang tiba-tiba sibuk meletakkan kotak jus di atas meja, seolah benda itu butuh perhatian penuh.“Iya, tadinya memang mau ketemu tapi nggak jadi. Terus tadi kebetulan ketemu Gilang di lobi rumah sakit. Ya udah, sekalian naik bareng., jawab Ester sambil memainkan tali tasnya.“Kebetulan banget,” gumam Luna sambil menyipitkan mata.“Namanya juga kebetulan, Lun.” Ester tertawa kecil, lalu buru-buru menghampiri ranjang Ta
Last Updated: 2026-11-02
Chapter: Bab 164
Seminggu sudah Tara di rawat di rumah sakit. Dan selama itu juga Luna menemaninya tanpa pulang ke rumah.Keperluan Luna selama di rumah sakit, Ester yang mengambilkannya di rumah.Ester hanya menginap menemani Luna saat sampai hari ketiga Tara di rawat karena gadis itu harus pulang ke apartemennya.Namun saat siang hari, Ester hampir setiap hari menemani Luna menjaga Tara.Sementara Gilang, pria itu datang ke rumah sakit setelah pulang kantor. Ia yang menggantikan Tara menghandel semua pekerjaan di Askara grup memang siang hari selalu sibuk.Namun semua kebutuhan Tara dan Luna di rumah sakit sudah ia atur.Kondisi Tara sudah semakin baik. Sebenarnya sejak hari ke lima ia berada di rumah sakit, Tara sudah ingin pulang karena sudah merasa lebih baik. Namun Luna melarangnya.Selama Luna menemani Tara di rumah sakit, ada satu hari pengacara keluarga Mahawira menghubunginya terkait perceraiannya dengan Alvin. Meski mereka sudah saling sepakat untuk mengakhiri pernikahan mereka, tetapi dari
Last Updated: 2026-11-01
Chapter: Bab 163
Alvin akhirnya membaringkan tubuhnya di samping Clarissa.Gerakannya pelan. Ranjang besar itu sedikit berderit di bawah berat tubuhnya. Dan begitu Clarissa merasakannya, wanita itu langsung menggeser tubuhnya menjauh. Terus menjauh, sampai ia berada di tepi ranjang. Sedikit lagi saja, ia bisa terjatuh ke lantai.Clarissa berbaring memunggungi Alvin. Selimut hanya menutupi tubuhnya sampai pinggang. Bahunya masih bergetar pelan. Isakannya sudah tidak terdengar lagi, tapi Alvin tahu wanita itu belum berhenti menangis.Ruangan itu begitu sunyi. Jarak di antara mereka di atas ranjang itu mungkin hanya satu lengan. Tapi rasanya seperti ada jurang yang begitu dalam dan begitu lebar, yang tidak akan pernah bisa diseberangi lagi.Alvin menatap punggung polos Clarissa dalam cahaya redup lampu tidur.Tangannya terangkat perlahan. Ia ingin menyentuh punggung itu. Entah untuk apa. Mungkin untuk meminta maaf. Mungkin untuk memastikan wanita itu baik-baik saja. Atau mungkin hanya karena kebiasaan la
Last Updated: 2026-10-31
Chapter: Bab 162
“Mas, hentikan!”Clarissa terus menghindar dari Alvin yang sejak tadi berusaha menciumnya. Wanita itu takut melihat tatapan Alvin yang saat ini begitu menakutkan.Ia tidak pernah melihat suaminya seperti ini.Selama menikah dengan Alvin, Clarissa selalu melihat suaminya yang tenang meski mereka sedang ada masalah atau pertengkaran, tetapi Alvin masih bisa terlihat tenang.Tapi pria yang berdiri di depannya sekarang bukan Alvin yang ia kenal.Matanya merah. Rahangnya mengeras. Napasnya memburu seperti seseorang yang baru saja berlari jauh sekali. Dan sorot matanya kosong, seolah ada sesuatu di dalam dirinya yang sudah lama retak dan malam ini akhirnya pecah berkeping-keping.“Mas, kamu kenapa?” suara Clarissa bergetar. “Kamu bikin aku takut.”Alvin berhenti. Ia menatap Clarissa lama. Lalu tertawa. Tawa yang pendek dan getir, yang membuat bulu kuduk Clarissa meremang.“Takut?” ulang Alvin pelan. “Kamu takut sama aku?”Clarissa tidak menjawab. Punggungnya sudah menempel di kepala ranjang
Last Updated: 2026-10-30
Rahasia Papa Mertuaku

Rahasia Papa Mertuaku

Ahh, Mas Zumi, tolong aku..." Rose bermain sendiri di balik pintu, tapi tidak dia sangka, Papa Mertuanya mendengar desahan Rose. Rose di tinggal pergi oleh suaminya, Zumi, tepat setelah mengukir kenangan malam pertama. Zumi pergi ke luar negeri dengan alasan bisnis. Satu-dua bulan, Zumi masih memberi kabar, tapi masuk bulan ketiga, Zumi menghilang. Rose yang gelisah, terus-menerus mengkhawatirkan Zumi. Enam bulan rose menahan gejolak batin, terlebih kenangan termanisnya bersama Zumi adalah malam pertamanya. Saat periksa ke psikolog, Rose mendapati fakta bahwa dia menderita Nymphomania, kelainan seksual yang setiap kali dia gelisah dan paranoid, pelampiasannya ke nafsu dan hasrat yang tidak bisa ditahan lagi. Arthur Bramasta, Papa Mertua Zumi, diam-diam tertarik dengan pesona Rose. Setiap malam Arthur selalu membayangkan Rose berada dalam pelukannya. Sampai suatu malam Rose tidak sengaja minum wine yang sudah di campur dengan obat perangsang membuat hubungan panas antara keduanya terjadi.
Read
Chapter: Bab 463
"Perpustakaan ini dibangun karena impian istri saya," ucap Arthur sambil menatap Rose yang berdiri di sampingnya.Arthur dan Rose sedang berada di atas panggung untuk memberikan sambutan sekaligus membuka perpustakaan ini."Wanita cantik di samping saya ini punya impian besar tentang perpustakaan ini. Sudah lama dia memiliki impian untuk membangun perpustakaan agar semua kalangan bisa menikmati membaca buku dengan mudah." Arthur pun melanjutkan sambutannya sampai pada tahap memotong pita dan membuka kain yang menutup nama perpustakaan.Tadi sebelum acara pembukaan di mulai, baby Belle sedikit rewel hingga Arthur meminta Salimah dan Bi Arum untuk membawa baby triplets ke ruang pribadi milik Rose.Rio yang melihat baby triplets di bawa ke ruang pribadi Rose, pun meminta untuk ikut."Sudah siap Sayang?" bisik Arthur.Rose mengangguk."Dalam hitungan ketiga, bersiap untuk memotong pita dan menurunkan kain penutup nama perpustakaan," ucap sang MC."Satu... dua... tiga..."Rose dan Arthur me
Last Updated: 2026-09-01
Chapter: Bab 462
"Sayang, sudah siap atau belum?" tanya Arthur begitu pria itu masuk ke dalam kamarnya.Langkah Arthur terhenti ketika melihat pemandangan di depannya.Tatapannya terkunci pada satu titik."Pa, gimana penampilanku? Gaunnya aga kesempitan tapi masih nyaman sih," ucap Rose."Cantik.. Cantik banget. Sayang, aku masih di bumi kan ini?" tanya Arthur. Pria itu pun mendekati istrinya dan tatapannya sama sekali tidak berpindah dari Rose."Papa ngomong apa sih?""Aku seperti melihat seorang bidadari yang sangat cantik sekali."Blussh!Rose tersipu malu. Wajahnya sudah memanas. Ia yakin saat ini wajahnya sudah seperti kepiting rebus."Aku cocok nggak pakai gaun ini?" tanya Rose."Cocok banget Sayang. Perfect. Mamanya baby triplets memang luar biasa cantik," puji Arthur.Lagi lagi Rose tersipu malu mendapat pujian dari sang suami. Ini bukan pertama kali suaminya memujinya tetapi tetap saja Rose masih tersipu."Aku pakai gaun yang ada di lemari aja. Sayang kalau nggak di pakai," ucap Rose."Kamu
Last Updated: 2026-09-01
Chapter: Bab 461
Begitu tiba di basement hotel, Arthur langsung mematikan mesin mobilnya.Buru-buru ia naik ke lantai lima puluh dimana kamar pribadinya berada.Ting!Pintu lift terbuka, Arthur berjalan buru-buru menuju kamar. Di depan kamar masih ada Restu yang berjaga di sana."Tuan..""Terima kasih Restu. Kamu boleh istirahat sekarang," ucap Arthur sambil menepuk bahu Restu.Arthur juga sudah menyewakan satu kamar untuk Restu menginap di hotel malam ini. Pria itu pun masuk ke dalam kamar. Ia melihat posisi tidur Rose masih sama dengan tadi sebelum ia meninggalkan istrinya.Arthur masuk ke kamar mandi untuk mencuci tangan dan kaki. Setelah itu ia keluar lalu buru-buru melepaskan pakaiannya dan hanya menyisakan celana boxernya saja.Ia naik ke atas ranjang, bergabung dengan istrinya.Di tariknya tubuh Rose masuk dalam pelukannya. Rose sama sekali tidak terbangun meski ia sudah menggerakkan tubuh wanita itu."Ngantuk banget ya Sayang," bisik Arthur.Sebenarnya sejak tadi Arthur sudah menahan rasa kan
Last Updated: 2026-08-31
Chapter: Bab 460
Arthur menatap istrinya yang sudah terlelap di pelukannya.Mereka beru saja menyelesaikan pergulatan panas di atas ranjang beberapa menit yang lalu.Awalnya hanya ingin satu ronde saja mengingat ini kali pertama penyatuan mereka setelah Rose melahirkan tetapi justru sampai empat ronde tanpa jeda sedikit pun.Jika Rose tidak merengek pada Arthur untuk berhenti, mungkin mereka saat ini masih melanjutkan ronde selanjutnya.Arthur mengusap pipi Rose dengan lembut. Rambut wanita itu sangat berantakan. Kulit putihnya di penuhi oleh jejak-jejak cinta mahakarya Arthur."Kamu memang selalu membuatku menggila Sayang," bisik Arthur.Ia menarik selimut agar menutupi tubuh polos mereka.Drett... drett... drett...Arthur menoleh ke arah nakas dimana ponselnya berada.Di layar ponselnya ada nama Ken di sana.Arthur pun menarik lengannya yang dijadikan bantal oleh Rose. Saking lelahnya Rose sama sekali tidak terganggu dengan pergerakan Arthur.Masih dengan tubuh polosnya, Arthur mengambil ponselnya l
Last Updated: 2026-08-31
Chapter: Bab 459
"Pa, pelan-pelan ya," bisik Rose."Kamu takut ya Sayang?"Rose mengangguk. Bagaimanapun ini adalah pertama kali mereka melakukan penyatuan setelah ia melahirkan.Arthur mencium kening Rose dengan lembut."Aku akan melakukannya dengan pelan Sayang. Aku tidak ingin menyakitimu," bisik Arthur."Huufft.. Aku gugup," lirih Rose.Arthur menoel ujung hidung mancung Rose sambil terkekeh."Kamu terlihat seperti gadis yang ingin diperawanin oleh suaminya, Sayang. Rileks Sayang.""Sudah aku coba sejak tadi kita masih di rumah," jawab Rose."Pantesan di mobil sampai kita masuk kamar ini kamu banyak diam," ucap Arthur.Posisi mereka saat ini sudah sama-sama polos. Arthur mengungkung tubuh Rose. Pria itu menahan tubuhnya dengan menggunakan lengannya agar tidak begitu menindih sang istri."Sayang kita mulai ya," ucap Arthur yang gemas dengan istrinya.Rose mengangguk lirih. Ia juga sama seperti suaminya yang sudah merindukan aktivitas ini. Hanya saja ia tidak bisa menghilangkan rasa gugupnya.Arthu
Last Updated: 2026-08-30
Chapter: Bab 458
Ting!Pintu lift terbuka.Arthur mengandeng Rose berjalan keluar dari dalam lift menuju kamar pribadi Arthur di hotel ini.Kamar yang memang biasa mereka lakukan jika ingin mencari suasana baru saat memadu kasih.Sepanjang mereka melewati lorong hotel, baik Rose dan Arthur sama-sama diam.Di lorong itu sangat sepi tidak ada satu pun orang ada di sana kecuali mereka berdua.Semakin dekat dengan kamar mereka, jantung Rose semakin berdetak cepat. Ia semakin gugup padahal ini bukan pertama kali untuknya."Kok aku makin deg-degan," batin Rose.Arthur membuka pintu kamar lalu mereka pun masuk ke dalam.Begitu di dalam kamar, Rose terkejut melihat apa yang ia lihat di depannya."Papa yang menyiapkan semua ini?" tanya Rose.Di atas ranjang ada sebuket bunga mawar yang sangat besar. Bahkan lebih besar dari yang pernah ia dapat dari suaminya selama ini.Di samping bucket bunga mawar ada satu kotak beludru bewarna merah senada dengan bunga mawah.Rose menutup mulutnya tidak menyangka suaminya me
Last Updated: 2026-08-29
You May Also Like
Rembulan yang Terluka
Rembulan yang Terluka
Romansa · Nafi Thook
5.8K views
Choose Me!!
Choose Me!!
Romansa · Cherry Sakura
5.8K views
My Beautiful FAT Girl
My Beautiful FAT Girl
Romansa · Rizki Fadllillah
5.8K views
Cinta seorang dokter
Cinta seorang dokter
Romansa · Luluk masluhah
5.8K views
Romantic Hospital
Romantic Hospital
Romansa · Lanavay
5.8K views
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status