author-banner
Nabila Ara
Nabila Ara
Author

Novels by Nabila Ara

Sentuhan Panas Papa Mertua

Sentuhan Panas Papa Mertua

Ahh, Mas Zumi, tolong aku..." Rose bermain sendiri di balik pintu, tapi tidak dia sangka, Papa Mertuanya mendengar desahan Rose. Rose di tinggal pergi oleh suaminya, Zumi, tepat setelah mengukir kenangan malam pertama. Zumi pergi ke luar negeri dengan alasan bisnis. Satu-dua bulan, Zumi masih memberi kabar, tapi masuk bulan ketiga, Zumi menghilang. Rose yang gelisah, terus-menerus mengkhawatirkan Zumi. Enam bulan rose menahan gejolak batin, terlebih kenangan termanisnya bersama Zumi adalah malam pertamanya. Saat periksa ke psikolog, Rose mendapati fakta bahwa dia menderita Nymphomania, kelainan seksual yang setiap kali dia gelisah dan paranoid, pelampiasannya ke nafsu dan hasrat yang tidak bisa ditahan lagi. Arthur Bramasta, Papa Mertua Zumi, diam-diam tertarik dengan pesona Rose. Setiap malam Arthur selalu membayangkan Rose berada dalam pelukannya. Sampai suatu malam Rose tidak sengaja minum wine yang sudah di campur dengan obat perangsang membuat hubungan panas antara keduanya terjadi.
Read
Chapter: Bab 463
"Perpustakaan ini dibangun karena impian istri saya," ucap Arthur sambil menatap Rose yang berdiri di sampingnya.Arthur dan Rose sedang berada di atas panggung untuk memberikan sambutan sekaligus membuka perpustakaan ini."Wanita cantik di samping saya ini punya impian besar tentang perpustakaan ini. Sudah lama dia memiliki impian untuk membangun perpustakaan agar semua kalangan bisa menikmati membaca buku dengan mudah." Arthur pun melanjutkan sambutannya sampai pada tahap memotong pita dan membuka kain yang menutup nama perpustakaan.Tadi sebelum acara pembukaan di mulai, baby Belle sedikit rewel hingga Arthur meminta Salimah dan Bi Arum untuk membawa baby triplets ke ruang pribadi milik Rose.Rio yang melihat baby triplets di bawa ke ruang pribadi Rose, pun meminta untuk ikut."Sudah siap Sayang?" bisik Arthur.Rose mengangguk."Dalam hitungan ketiga, bersiap untuk memotong pita dan menurunkan kain penutup nama perpustakaan," ucap sang MC."Satu... dua... tiga..."Rose dan Arthur me
Last Updated: 2026-09-01
Chapter: Bab 462
"Sayang, sudah siap atau belum?" tanya Arthur begitu pria itu masuk ke dalam kamarnya.Langkah Arthur terhenti ketika melihat pemandangan di depannya.Tatapannya terkunci pada satu titik."Pa, gimana penampilanku? Gaunnya aga kesempitan tapi masih nyaman sih," ucap Rose."Cantik.. Cantik banget. Sayang, aku masih di bumi kan ini?" tanya Arthur. Pria itu pun mendekati istrinya dan tatapannya sama sekali tidak berpindah dari Rose."Papa ngomong apa sih?""Aku seperti melihat seorang bidadari yang sangat cantik sekali."Blussh!Rose tersipu malu. Wajahnya sudah memanas. Ia yakin saat ini wajahnya sudah seperti kepiting rebus."Aku cocok nggak pakai gaun ini?" tanya Rose."Cocok banget Sayang. Perfect. Mamanya baby triplets memang luar biasa cantik," puji Arthur.Lagi lagi Rose tersipu malu mendapat pujian dari sang suami. Ini bukan pertama kali suaminya memujinya tetapi tetap saja Rose masih tersipu."Aku pakai gaun yang ada di lemari aja. Sayang kalau nggak di pakai," ucap Rose."Kamu
Last Updated: 2026-09-01
Chapter: Bab 461
Begitu tiba di basement hotel, Arthur langsung mematikan mesin mobilnya.Buru-buru ia naik ke lantai lima puluh dimana kamar pribadinya berada.Ting!Pintu lift terbuka, Arthur berjalan buru-buru menuju kamar. Di depan kamar masih ada Restu yang berjaga di sana."Tuan..""Terima kasih Restu. Kamu boleh istirahat sekarang," ucap Arthur sambil menepuk bahu Restu.Arthur juga sudah menyewakan satu kamar untuk Restu menginap di hotel malam ini. Pria itu pun masuk ke dalam kamar. Ia melihat posisi tidur Rose masih sama dengan tadi sebelum ia meninggalkan istrinya.Arthur masuk ke kamar mandi untuk mencuci tangan dan kaki. Setelah itu ia keluar lalu buru-buru melepaskan pakaiannya dan hanya menyisakan celana boxernya saja.Ia naik ke atas ranjang, bergabung dengan istrinya.Di tariknya tubuh Rose masuk dalam pelukannya. Rose sama sekali tidak terbangun meski ia sudah menggerakkan tubuh wanita itu."Ngantuk banget ya Sayang," bisik Arthur.Sebenarnya sejak tadi Arthur sudah menahan rasa kan
Last Updated: 2026-08-31
Chapter: Bab 460
Arthur menatap istrinya yang sudah terlelap di pelukannya.Mereka beru saja menyelesaikan pergulatan panas di atas ranjang beberapa menit yang lalu.Awalnya hanya ingin satu ronde saja mengingat ini kali pertama penyatuan mereka setelah Rose melahirkan tetapi justru sampai empat ronde tanpa jeda sedikit pun.Jika Rose tidak merengek pada Arthur untuk berhenti, mungkin mereka saat ini masih melanjutkan ronde selanjutnya.Arthur mengusap pipi Rose dengan lembut. Rambut wanita itu sangat berantakan. Kulit putihnya di penuhi oleh jejak-jejak cinta mahakarya Arthur."Kamu memang selalu membuatku menggila Sayang," bisik Arthur.Ia menarik selimut agar menutupi tubuh polos mereka.Drett... drett... drett...Arthur menoleh ke arah nakas dimana ponselnya berada.Di layar ponselnya ada nama Ken di sana.Arthur pun menarik lengannya yang dijadikan bantal oleh Rose. Saking lelahnya Rose sama sekali tidak terganggu dengan pergerakan Arthur.Masih dengan tubuh polosnya, Arthur mengambil ponselnya l
Last Updated: 2026-08-31
Chapter: Bab 459
"Pa, pelan-pelan ya," bisik Rose."Kamu takut ya Sayang?"Rose mengangguk. Bagaimanapun ini adalah pertama kali mereka melakukan penyatuan setelah ia melahirkan.Arthur mencium kening Rose dengan lembut."Aku akan melakukannya dengan pelan Sayang. Aku tidak ingin menyakitimu," bisik Arthur."Huufft.. Aku gugup," lirih Rose.Arthur menoel ujung hidung mancung Rose sambil terkekeh."Kamu terlihat seperti gadis yang ingin diperawanin oleh suaminya, Sayang. Rileks Sayang.""Sudah aku coba sejak tadi kita masih di rumah," jawab Rose."Pantesan di mobil sampai kita masuk kamar ini kamu banyak diam," ucap Arthur.Posisi mereka saat ini sudah sama-sama polos. Arthur mengungkung tubuh Rose. Pria itu menahan tubuhnya dengan menggunakan lengannya agar tidak begitu menindih sang istri."Sayang kita mulai ya," ucap Arthur yang gemas dengan istrinya.Rose mengangguk lirih. Ia juga sama seperti suaminya yang sudah merindukan aktivitas ini. Hanya saja ia tidak bisa menghilangkan rasa gugupnya.Arthu
Last Updated: 2026-08-30
Chapter: Bab 458
Ting!Pintu lift terbuka.Arthur mengandeng Rose berjalan keluar dari dalam lift menuju kamar pribadi Arthur di hotel ini.Kamar yang memang biasa mereka lakukan jika ingin mencari suasana baru saat memadu kasih.Sepanjang mereka melewati lorong hotel, baik Rose dan Arthur sama-sama diam.Di lorong itu sangat sepi tidak ada satu pun orang ada di sana kecuali mereka berdua.Semakin dekat dengan kamar mereka, jantung Rose semakin berdetak cepat. Ia semakin gugup padahal ini bukan pertama kali untuknya."Kok aku makin deg-degan," batin Rose.Arthur membuka pintu kamar lalu mereka pun masuk ke dalam.Begitu di dalam kamar, Rose terkejut melihat apa yang ia lihat di depannya."Papa yang menyiapkan semua ini?" tanya Rose.Di atas ranjang ada sebuket bunga mawar yang sangat besar. Bahkan lebih besar dari yang pernah ia dapat dari suaminya selama ini.Di samping bucket bunga mawar ada satu kotak beludru bewarna merah senada dengan bunga mawah.Rose menutup mulutnya tidak menyangka suaminya me
Last Updated: 2026-08-29
Bodyguard Idaman Nona Muda

Bodyguard Idaman Nona Muda

"Mulai hari ini, Tara yang akan gantikan posisiku di rumah ini." Tara ditugaskan menjaga Luna, istri muda dari Alvin Mahawira yang selalu di tinggalkan oleh pria itu sampai berbulan-bulan hingga Luna kesepian. Awalnya, hubungan mereka seperti biasa layaknya hubungan majikan dan bodyguard sampai suatu malam mereka terlibat dalam cinta satu malam. Tapi yang tidak Luna ketahui, Tara adalah seorang miliarder yang menyamar, demi menyelamatkan Luna, dan menjadikan wanita itu sebagai cinderella seutuhnya!
Read
Chapter: Bab 71
Tara dan Luna berjalanan beriringan masuk ke dalam rumah mewah Alvin. Ada dua orang yang memakai seragam pelayan menyambut kedatangan mereka."Silakan masuk," ucap keduanya mempersilahkan mereka."Terima kasih," jawab Luna.Lalu mereka berdua di arahkan oleh pelayan untuk mengikutinya. "Acara makan malam diadakan di taman samping," ucap pelayan itu.Baik Tara maupun Luna sama-sama mengangguk saja sambil mengikuti pelayan itu. Luna mengedarkan pandangannya ke sekeliling ruangan. Hampir mirip dengan rumah yang ia tempati hanya saja rumah ini lebih besar saja. Beberapa guci besar di sudut ruangan dan hiasan dinding.Ketika sudah tiba di taman samping, seperti dugaan mereka tadi memang sudah banyak yang datang.Tetapi tidak ada satu pun yang Luna kenal di sana kecuali Clarissa dan Alvin."Tara, kamu lihat Mbak Clarissa deh," bisik Luna.Tara langsung mengikuti arah pandangan Luna yang tertuju pada satu titik yaitu keberadaan Alvin dan Clarissa."Andai kita nggak melihatnya di kafe tempo
Last Updated: 2026-09-21
Chapter: Bab 70
Acara makan malam di rumah Alvin akhirnya tiba.Sejak tadi sore, Luna sudah tampak sibuk karena gadis itu ingin tampil memukau di acara makan malam di rumah suaminya bersama istri pertamanya. Luna memilih memakai gaun hitam dengan belahan panjang di bagian kaki, gaun yang dibelinya dari butik langganannya. Bahkan, ia juga memesan satu pakaian untuk Tara dengan warna yang senada.Namun, berbeda dengan Luna yang memilih gaun, Tara cukup mengenakan setelan jas hitam sederhana dengan kemeja putih di dalamnya. Ia tidak memakai dasi karena menurutnya acara malam ini hanyalah makan malam keluarga, bukan pesta resmi. Tapi meski pria itu memakai jas hitam sederhana, pesona ketampanannya tetap saja menguar. Tara baru saja keluar dari kamarnya. Kali ini ia tidak memakai kacamata lagi karena tadi Luna memintanya untuk tidak menggunakannya. Tara menata rambutnya dengan rapi, menyisir bagian depannya sedikit ke samping."Mas Tara tampan sekali," puji Mentari yang memang berada di dekat ruang kelu
Last Updated: 2026-09-20
Chapter: Bab 69
Mobil yang dikendarai oleh Tara baru saja masuk ke pekarangan rumah Luna."Ada apa Tari?" tanya Tara saat Mentari terus melihat ke arahnya."Mas Tara nggak mau kasih tahu siapa pria tadi. Kalian tampak akrab sekali," ucap Mentari."Tadi kan aku udah bilang kalau dia itu teman aku. Nggak sengaja ketemu di sana.""Hmmm... Oke deh. Aku duluan ya Mas Tara."Mentari langsung membuka pintu mobil. Lalu ia langsung keluar sambil membawa belanjaan tadi kecuali milik Tara.Tara hanya geleng-geleng saja melihat Mentari. Lalu ia pun menyusul Mentari untuk segera masuk ke dalam rumah.Saat ia masuk ke dalam, ternyata Luna sudah berada di lantai satu. Gadis itu menatapanya dengan tatapan datar. "Kamu dari mana saja Tara?" tanya Luna."Habis dari supermarket. Tadi Mentari minta antar untuk beli jagung. Ada apa?""Alasan dia aja itu. Padahal stok jagung masih ada loh. Pasti dia sengaja ngajak kamu biar bisa berduaan sama kamu," ketus Luna.Kening Tara mengernyit pura-pura tidak tahu maksud Luna. "Ma
Last Updated: 2026-09-20
Chapter: Bab 68
"Kenapa Mas Tara terkejut seperti itu? Mas Tara nggak suka kalau aku suka sama Mas Tara?""Bukan begitu Tari. Tapi... Ehmm, lebih baik kamu tidak lanjutkan perasaaan kamu Tari," jawab Tara."Kenapa? Mas Tara sudah punya pacar?"Tara menggeleng. "Aku mana sempat untuk pacaran Tari. Lagian siapa yang mau punya pacar kayak aku.""Ish Mas Tara terlalu merendah. Mas Tara tuh ganteng kayak model-model papan atas loh. Aku yakin kalau Mas Tara jadi model, pasti akan terkenal."Tara terkekeh kecil, tetapi tidak ikut menanggapi pujian itu. Ia justru mengalihkan pandangan ke arah lain.“Jangan ngomong begitu, Tari.”“Loh Kenapa? Mas Tara bahkan lebih tampan dari Tuan Alvin loh. Tuan Alvin itu menang kayanya aja, tapi jadi pria nggak bertanggung jawab,” ucap Mentari."Nggak boleh ngomongin Tuan kamu begitu. Kamu kan kerja sama dia.""Aku bicara fakta kok Mas. Kasihan tuh Nona Luna di anggurin jadi istri kurang belaian. Aku salut sama Nona yang tahan lama nggak di sentuh sama suaminya."Uhuuk!Tib
Last Updated: 2026-09-19
Chapter: Bab 67
"Apa yang kamu dapatkan Gilang?" tanya Tara.Bagaimana bisa kebetulan sekali. Tadi ia baru saja melihat Hardiman Wibisana bersama Clarissa tetapi saat ini Gilang memberitahu kalau ia mendapat informasi baru tentang kedua orang itu."Kamu masih ingat waktu itu aku bilang kalau Hardiman Wibisana berada di rumah sakit saat Clarissa kecelakaan."Tara mengangguk meski Gilang tidak bisa melihatnya. "Iya.""Aku sudah dapat rekaman cctv tempat kecelakaan Clarissa. Kecelakaan mobil itu bukan kecelakaan biasa karena di rekaman itu, mobil yang didalamnya ada Clarissa sempat berhenti tetapi tiba-tiba dari arah yang berbeda ada mobil yang menabrak mobil itu. Dan kamu Tara.." Gilang terdiam sesaat."Apa?" tanya Tara."Mobil yang menabrak itu nomor kendaraannya terdaftar atas nama Hardiman Wibisana.""Maksud kamu? Hardiman Wibisana sengaja menabrak mobil yang di kendarai Clarissa?" tanya Tara."Iya. Tapi motifnya apa masih belum aku ketahui."Tara terdiam sesaat. Ia mencoba menghubungkan dengan apa
Last Updated: 2026-09-18
Chapter: Bab 66
"Mas Tara, Nona Luna kenapa?" tanya Mentari sambil melihat kepergian Luna.Gadis itu hampir terjatuh saat Luna menyenggolnya tadi, tetapi ia sempat memegang tangan Tara hingga tidak jadi terjatuh."Mungkin Nona Luna lagi buru-buru masuk ke dalam rumah makanya nggak sengaja nyenggol kamu. Ayo kita masuk ke dalam," ucap Tara."Hmm... Tapi nggak biasanya loh Mas Tara, Nona Luna kayak gitu. Memangnya tadi di pasar terjadi sesuatu yang buat mood Nona Luna menjadi buruk?"Tara diam sambil mengingat sesuatu, lalu sesaat kemudian ia pun menggeleng. "Nggak ada kok," ucap Tara.Ia tidak mungkin memberitahu Mentari apa yang terjadi saat sebelum mereka pulang tadi."Kamu sama Nona beli seafoodnya di pasar mana? Tumben lama banget. Kalau di pasar yang biasanya, harusnya kan sebentar aja. Pasarnya aja nggak begitu jauh dari rumah ini.""Eh anu.. Tadi kami singgah ke tempat lain lagi makanya pulangnya agak lama.""Oh. Kirain kalian pergi ke pasar yang berbeda. Aku udah nungguin dari tadi tapi lama
Last Updated: 2026-09-17
You May Also Like
The Calendula
The Calendula
Romansa · willia ds
6.9K views
My Light
My Light
Romansa · Nurul Haruna
6.9K views
Suami Sekaku Batako
Suami Sekaku Batako
Romansa · Si Mendhut
6.9K views
Cinta Dalam Skandal
Cinta Dalam Skandal
Romansa · RibyNabe
6.9K views
Kutukan Mantan Terindah
Kutukan Mantan Terindah
Romansa · Syamwiek
6.9K views
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status