author-banner
Lyla Veil
Lyla Veil
Author

Novels by Lyla Veil

Menikahi Tuan Tanah Misterius

Menikahi Tuan Tanah Misterius

Demi menghindari kejaran penagih hutang yang mengincar kehormatannya, Silvia Gunawan (mahasiswi kedokteran) yang manja melarikan diri ke desa terpencil yang tak memiliki sinyal dan sulit akses. Di sana, ia terpaksa menikah di depan kakeknya dengan Abimanyu Bara (seorang pemuda ‘ndeso’ kaku yang ia remehkan). Silvia tak menyadari bahwa Bara adalah pemuda berpendidikan, lulusan Agribisnis dari luar negeri yang sengaja menyembunyikan kekayaannya demi membangun desa dan kunci bagi keselamatan keluarga Silvia. Malam pertamanya adalah malam tak terlupakan sekaligus kesalahan. Bagaimana kelanjutan pernikahan Silvia dan Bara? Bagaimana jika Silvia bertemu kembali dengan pria idamannya di masa kuliah? Apakah ia akan meninggalkan Bara demi pria idamannya? Ikuti kelanjutan...
Read
Chapter: Bab 221 Selesai
Suasana di lorong lantai tiga RS Medika Utama mendadak tegang. Mas Bara mendorong sendiri kursi roda yang kukenakan dengan hati-hati, didampingi dokter Diandra dan Hans yang berlari lebih dulu untuk membuka jalan. Keringat dingin membahasahi pelipis suamiku, raut wajahnya yang biasa tenang kini memancarkan kepanikan luar biasa.Perawat yang sudah bersiap di depan pintu bersalin segera membukakannya lebar-lebar."Napasnya diatur, Sil! Kita sudah sampai di kamar bersalin," seru dokter Diandra memberi instruksi tegas seraya bergerak cepat mengecek kesiapan peralatan."Pindah ke kasur ya, Sil..." ujar Dokter Diandra memandu.Mas Bara dengan sigap mengangkat tubuhku ke kasur bersalin dengan mudah."Mas... sakit sekali, Mas!" ringisku memegangi erat kemeja Mas Bara hingga kainnya kusut. Kontraksi yang makin rapat membuat seluruh persendianku bergetar hebat."Sabar ya, Sayang, Mas di sini. Pegang tangan Mas yang kuat," bisik Mas Bara dengan suara bergetar. Ia menggenggam erat jemariku, membi
Last Updated: 2026-10-17
Chapter: Bab 220
Memasuki usia kehamilan sembilan bulan, aktivitas sehari-hariku belum sepenuhnya surut. Aku masih nekat bekerja di RS Medika Utama. Mas Bara sebenarnya tidak mau mengambil risiko sedikit pun dan bersikap jauh lebih protektif. Sesuai kesepakatan awal kami, begitu kehamilan masuk usia delapan bulan, aku seharusnya sudah istirahat dari seluruh kegiatan rumah sakit. Namun, dasar aku yang keras kepala, aku terus merajuk meminta kelonggaran hingga usia kehamilanku genap sembilan bulan.Selama tiga bulan belakangan ini, aku memang giat belajar kembali menjadi dokter yang utuh. Aku terjun dalam praktik penuh bersama dokter-dokter di RS Medika Utama. Aku ingin memahami seluruh seluk-beluk pekerjaan medis dari dokter yang kupimpin, bukan sekadar duduk di kursi direksi tanpa tahu dinamika lapangan. Ijazahku pun sudah berhasil diurus kembali, dan aku resmi mengantongi izin praktik. Aku punya impian besar untuk mengambil spesialisasi dokter anak kelak, walau tentu membutuhkan proses dan waktu yang
Last Updated: 2026-10-17
Chapter: Bab 219
Kondisi fisik Mas Bara kini sudah jauh lebih bugar. Bekas luka operasi di dadanya tak lagi membatasi geraknya, dan stamina suamiku itu telah pulih hampir sempurna. Hanya bekas garis jahitan operasi yang tentu masih terlihat jelas jika ia membuka kemejanya. Ia tak lagi merasa minder dengan penampilan baru tubuhnya itu, terlebih setelah aku memujinya berkali-kali dan membiasakan diri menyapa dadanya dengan kecupan-kecupan hangat setiap kami bercinta. Pria itu tampak jauh lebih percaya diri saat hanya berdua denganku.Pagi itu, udara di sekitar pendopo utama Mansion Ananta terasa sejuk. Mas Bara berdiri tegak di tengah ruangan, meninjau langsung penataan dekorasi didampingi Hans, sekaligus memberikan arahan pengamanan utama saat prosesi berlangsung nanti.Pernikahan Dwi dan Yumna hari ini akan menjadi penutup manis seluruh kenangan di Mansion ini, sebelum bangunan megah tersebut benar-benar dilepas ke pembeli. Proses penataan tempat tinggal para selir pun sudah tuntas dipantau langsung o
Last Updated: 2026-10-17
Chapter: Bab 218
Sudah satu bulan berlalu sejak malam pengakuan di ruang tunggu rumah sakit itu. Dalam perhitungan hari, ini adalah hari ke-30 sejak dokter Diandra tiba-tiba memintaku menjadi kekasihnya.Meskipun kami sudah beberapa kali bertemu, lidahku yang kaku ini masih saja sering keliru memanggilnya. Di luar jam tugas, saat kami hanya berdua, aku masih kerap keceplosan memanggilnya "Dokter" alih-alih Diandra. Wanita itu tentu saja akan langsung mendengus kesal, meski setelah itu ia kembali tersenyum.Aku sendiri terkadang masih merasa tidak percaya. Bagaimana mungkin seorang pria kaku sepertiku, yang hidupnya hanya berputar di sekitar instruksi pengamanan dan pengawalan Tuan Sinyo, bisa memiliki kekasih secantik dan sehebat Diandra. Tuan dan Nyonya tentunya tidak mengetahui hubungan ini. Diandra ternyata sangat pintar menyimpan rahasia. Ia bisa bersikap begitu biasa saja saat bertemu Nyonya Silvia atau berbicara dengan Tuan Muda, padahal sesekali ia kerap mencuri pandang penuh arti ke arahku di
Last Updated: 2026-10-14
Chapter: Bab 217
Tugas utamaku sangat sederhana, namun menuntut kesetiaan, menjaga keselamatan Tuan Muda Sinyo dan Nyonya Silvia dalam situasi apa pun.Bagi seorang pria sepertiku yang besar dalam kedisiplinan tinggi, hidup ini berjalan dengan garis-garis instruksi yang sangat jelas. Selama Tuan Bara menjalani perawatan intensif pascaoperasi di ruang VVIP RS Medika Utama, seluruh fokus dan indra saya tercurah penuh pada lorong tempat beliau beristirahat. Baru ketika malam melarut sekitar pukul sepuluh, saat Nyonya Silvia sudah berada di dalam kamar dan pintu kayu tebal itu terkunci dari dalam, aku bisa menurunkan sedikit ketegangan di bahuku dan duduk di kursi ruang tunggu.Aku sengaja membuat shift pagi dan malam bergantian, agar ruangan rawat Tuan Muda selalu terjaga maksimal. Semenjak Nyonya mengambil alih, perhatianku pun beralih pada Nyonya Silvia. Wanita yang kunikahi atas perintah Tuan Muda Sinyo. Padahal aku tau, Tuan Muda sangat mencintainya.Aku menghormati Nyonya Silvia, pernikahan itu hany
Last Updated: 2026-10-14
Chapter: Bab 216
Gina terisak di kemeja Mas Bara. Mas Bara menoleh padaku, mataku sempat terbelalak melihat tingkah gadis remaja itu. Selama ini, Gina sama sekali tidak pernah berinteraksi dengan Mas Bara ataupun keluarga Paviliun Lavender. Sikap tertutup dan jarak yang membentang di antara kami selama ini meluruh begitu saja di momen perpisahan ini.“Kak...” disela isak tangisnya yang tertahan, Gina menatap suamiku. “Terima kasih...”Mas Bara memegang kedua bahu Gina, memberi jarak lembut di antara mereka. Pria itu kemudian sedikit berjongkok agar posisi pandangannya sejajar dengan mata adik tirinya.“Gina, Kakak yang terima kasih karena Gina selama ini sudah menjadi anak yang baik. Maafkan Kakak ya karena jarang bermain sama Gina,” ujar Mas Bara dengan nada suara yang begitu lembut.Aku tersenyum kecil melihat pemandangan itu. Ada kepuasan dan haru tersendiri melihat bagaimana luka-luka lama di keluarga ini perlahan terobati secara alami di akhir masa tinggal kami di Mansion.Gina memeluk sang kakak
Last Updated: 2026-10-14
Candu Pelukan Hangat Bos Dingin

Candu Pelukan Hangat Bos Dingin

Dinara Arumi diremehkan Elang Adikara, seorang CEO di perusahaan properti villa besar, ketika sesi wawancara sebagai sekretarisnya. Namun betapa terkejutnya Dinara ketika mengetahui bahwa ia justru diterima! Bekerja bersama Elang Adikara memang sulit, Dinara harus selalu menyesuaikan ritmenya. Tetapi, jauh lebih sulit untuk melupakan kejadian yang menimpa Dinara di malam panas itu bersama Elang.
Read
Chapter: Bab 192
Dinara memandangi jari manisnya yang kini kembali dihiasi cincin pernikahan dari Elang. Cincin itu berkilau di jarinya yang masih bernoda tanah cokelat. Tatapannya kemudian beralih, menatap sepasang mata Elang yang memerah, menahan air mata dan menyiratkan ketakutan luar biasa akan kehilangan dirinya.Pria tegap, dingin, dan selalu berwibawa di matanya... kini berlutut pasrah di atas tanah pemakaman, memohon dengan tulus.“Mas...” bisik Dinara, suaranya yang parau meluncur pelan. “Apa kamu benar-benar tidak merasa jijik padaku?”Elang tak lagi sanggup mendengarkan keraguan istrinya. Tanpa menjawab dengan kata-kata, Elang menarik tengkuk Dinara dan langsung menangkup bibir perempuan itu dengan ciuman yang dalam dan penuh kehangatan.Dinara tersentak kecil, membelalakkan mata saat rasa manis dan ketulusan melumat habis seluruh rasa hina dan rasa bersalah di dadanya. Ciuman Elang begitu intens, seolah ia tak ingin lagi mendengar kata-kata yang menyakiti diri istrinya sendiri.Di kejauhan,
Last Updated: 2026-07-31
Chapter: Bab 191
“Ju-le?” lirih Dinara, suaranya hampir tenggelam di tenggorokan.Pandangannya yang samar oleh genangan air mata kemudian menyapu dua sosok pria tegap yang berdiri tak jauh di belakang Julia. Matanya membelalak seketika. “Abang? Mas Elang?”Belum sempat Dinara mencerna kehadiran mereka, Julia sudah berlari kecil menghampirinya. Tanpa peduli pada pakaian Dinara yang kotor terkena noda tanah dan peluh, Julia langsung berlutut di depan sahabatnya dan merengkuh tubuh rapuh itu erat-erat.“Kamu ke mana aja sih, Din? Kami semua panik nyariin kamu!” bisik Julia terisak haru di bahu Dinara.“Jule... kenapa kalian bisa ada di sini?” gumam Dinara bingung, tatapannya beralih menatap Ibrahim dan Elang bergantian.Ibrahim melangkah mendekat, matanya memerah menatap adik perempuannya yang berantakan di dekat nisan orangtuanya.“Kamu pikir Abang bakal diam aja pas Pak Elang datang ke rumah nyariin kamu, Dinara? Kamu ini adik Abang... ke mana pun kamu pergi saat hancur, Abang sama Pak Elang pasti baka
Last Updated: 2026-07-30
Chapter: Bab 190
Elang terdiam kaku. Setiap kata yang terlontar dari bibir istrinya terasa menghantam dadanya begitu telak. Rasanya ia ingin menuli dan mengabaikan semua ucapan itu sebagai angin lalu, namun ia sangat mengenal Dinara—istrinya bukan perempuan pembohong, dan raut wajah hancur itu membuktikan ia sama sekali tidak sedang bercanda.Melihat suaminya terpaku dalam guncangan syok yang begitu hebat, Dinara membulatkan tekad untuk menyudahi penderitaan ini. Ia melangkah mundur perlahan, menciptakan jarak, lalu berbalik keluar dari ruangan yang mendadak terasa menyiksa itu.Namun, dering nyaring dari ponsel Elang di atas meja seketika menahan langkah Dinara di dekat pintu. Elang sempat membiarkan panggilan itu berulang kali memecah hening, sebelum akhirnya mengulurkan tangan kaku meraihnya.“Ya?” suara Elang terdengar parau, hampir tenggelam oleh tenggorokannya yang tercekat.Namun, detik berikutnya raut wajah Elang berubah drastis.“Apa?! Bastian?!” serunya tegang.Mendengar nama Bastian disebut
Last Updated: 2026-07-30
Chapter: Bab 189
Hingga akhirnya, keheningan menyergap dari balik pintu. Suara percakapan bahasa Jepang itu perlahan mereda, disusul bunyi ketukan jemari Elang di atas meja dan dentang pelan gagang cangkir yang diletakkan. Meeting itu telah selesai.Dinara mengumpulkan sisa keberaniannya, lalu mengayunkan jemarinya mengetuk pintu kayu mahoni itu pelan.Tok... tok... tok...“Masuk,” sahut suara Elang dari dalam.Dinara mendorong pintu perlahan. Di balik meja kerjanya, Elang yang baru saja menutup laptopnya tampak agak terkejut mendapati sang istri menghampirinya ke ruang kerja di pagi hari. Namun, terkejut itu seketika berganti dengan senyuman miring yang menggoda.“Mas, ada yang ingin aku bicarakan denganmu,” tutur Dinara pelan, suaranya terdengar begitu berat.Melihat raut wajah Dinara dan teringat akan kehangatan gila-gilaan mereka semalam, Elang berpikiran lain. Ia mengira istrinya masih merindukan sentuhannya dan ingin mengulang percintaan semalam mereka.“Sini, Sayang... duduk di pangkuanku,” pang
Last Updated: 2026-07-28
Chapter: Bab 188
Di tengah keheningan ruang kerja yang kini dipenuhi napas mereka yang berangsur teratur, setetes air mata lolos menetes menyusuri pipi Dinara. Isakan pelan yang berusaha ia tahan akhirnya pecah juga di atas dada bidang Elang.Elang yang merasakan tubuh istrinya bergetar seketika panik. Pria itu menguraikan pelukannya sedikit, menangkup kedua pipi Dinara dan menatap wajah istrinya penuh kekhawatiran.“Kenapa nangis, Sayang?” tanya Elang lembut, jemarinya mengusap jejak air mata di pipi Dinara. “Ada yang sakit, ya? Kita... terlalu hot tadi.”Dinara terisak pelan, namun ia berusaha keras menyunggingkan sebuah senyuman di balik matanya yang berkaca-kaca. Perempuan itu menggeleng cepat.“Enggak, Mas... malah enak banget,” bisik Dinara dengan suara serak. “Aku bukan sedih... tapi terharu bisa sampai di titik ini.”Mendengar penuturan dari sang istri, kekhawatiran di wajah Elang seketika sirna. Pendar hangat penuh lega terpancar dari sepasang matanya. Elang tersenyum manis, lalu mendekatkan
Last Updated: 2026-07-28
Chapter: Bab 187
Tanpa menyela penyatuan mereka, Elang menyusupkan kedua lengan kokohnya ke bawah paha dan punggung Dinara. Dengan satu hentakan mantap, ia mengangkat tubuh istrinya dari atas meja kerja. Dinara melingkarkan kedua kakinya erat-erat di pinggang Elang, menyandarkan punggungnya pada permukaan tembok dingin ruang kerja itu. Tumpuan tembok dan dominasi Elang membuat setiap hunian terasa semakin dalam dan menghujam.“Aaah! Mas... jangan keluar dulu, Mas...” pangkas Dinara terengah-engah di ceruk leher suaminya, menyadari gerakan Elang yang mulai tak terkendali menandakan puncaknya sudah di ambang batas.Elang yang napasnya sudah memburu hebat terpaksa menahan diri. Dengan ketahanan tubuhnya, ia menarik perlahan pusakanya keluar dari kehangatan Dinara, membiarkan gelinjang gairah itu tertahan menggantung di udara.Tanpa membuang waktu, Dinara melangkah menuntun suaminya menuju sofa panjang di sudut ruangan. Ia menarik Elang untuk duduk bersandar. Di hadapan suaminya, Dinara berlutut anggun. M
Last Updated: 2026-07-27
You May Also Like
MISSION COMPLETED [INDONESIA]
MISSION COMPLETED [INDONESIA]
Romansa · Ayu Tarigan
67.4K views
Pelakor itu Adikku
Pelakor itu Adikku
Romansa · Rina Novita
67.3K views
Don't Leave Me
Don't Leave Me
Romansa · nura0484
67.3K views
Aku dan Wanita-wanita Simpanan Suamiku
Aku dan Wanita-wanita Simpanan Suamiku
Romansa · Asda Witah busrin
67.2K views
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status